• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk berinvestasi pada saham-saham dengan dividen tinggi di tengah ketidakpastian global.

“Ada 80 saham yang dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan keuntungan investasi ketika pasar saham penuh ketidakpastian tahun ini,” ujar Head of Proprietary Investment Mirae Asset Handiman Soetoyo saat Media Day, Selasa, 14 Januari 2025.

Handiman mengatakan, terdapat 80 saham Perusahaan berdividen tinggi yang tersebar di seluruh sektor usaha, kecuali sektor properti. Dari 80 saham tersebut, yaitu PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

Menurut Handiman, kelima saham tersebut akan menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2025 yaitu total dividen yang diperkirakan sebesar Rp322,4 triliun atau turun 11,4 persen dibandingkan tahun 2024.

Handiman memprediksi dividen pada 2025 akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh adanya kejadian luar biasa pada tahun lalu, seperti pembayaran dividen spesial PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang mencapai Rp41,53 triliun.

Meskipun demikian, Handiman menyampaikan perusahaan-perusahaan berdividen tinggi tersebut diperkirakan akan kembali menawarkan dividen menarik tahun ini, mengingat catatan historis pembayaran dividen tahun lalu.

Pada 2025, Handiman mencatat total nilai dividen yang dibagikan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2024 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yaitu Rp364,2 triliun atau naik 1,9 persen (yoy).

Nilai dividen tersebut mencakup dividen tahun buku 2023, termasuk dividen interim.

Untuk musim dividen, Handiman mengatakan puncak musim dividen biasanya terjadi pada Maret-Juni dan di sepanjang kuartal IV.

Adapun sepanjang 2024, Handiman menyampaikan sektor keuangan dan energi masih menjadi dua sektor dengan kontribusi dividen terbesar dengan kontributor utama seperti ADRO, BBRI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

“Hal ini mengonfirmasi kedua sektor tersebut masih menjadi sektor yang paling menarik bagi investor yang mengincar dividen,” tuturnya.

Tahun lalu, jumlah perusahaan tercatat yang membagikan dividen meningkat yaitu mencapai 342 perusahaan dibandingkan pada 2023 sebanyak 323 perusahaan, seiring dengan bertambahnya emiten baru di pasar saham.

Meskipun jumlah perusahaan pembagi dividen meningkat, rasio perusahaan yang membagikan dividen terhadap total perusahaan yang tercatat di bursa menurun menjadi 38,3 persen pada 2024, dari sebelumnya 39,4 persen pada 2023, akibat semakin sedikitnya perusahaan baru yang membagikan dividen.

Pada 2024, ADRO dan BBRI menjadi emiten dengan dividen terbesar, masing-masing dengan nilai Rp54,4 triliun dan Rp48,1 triliun.

Sementara dari sisi imbal hasil dividen (dividend yield), emiten pembagi dividen terbesar adalah ADRO sebesar 49,4 persen, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) 20,5 persen, dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) 19,8 persen.

Handiman menyampaikan dengan setoran dividen besar dari BBRI dan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya, total setoran dividen perusahaan pelat merah ke pemerintah hingga November 2024 telah melebihi target, mencapai Rp86,4 triliun.

Dari jumlah tersebut, Handiman menyampaikan perusahaan BUMN yang sahamnya tercatat di bursa berkontribusi sebesar 68,6 persen terhadap total dividen yang disetorkan ke kas negara, dengan sektor BUMN perbankan masih mendominasi kontribusi sebesar 57,4 persen.

“Mengingat target penerimaan dividen BUMN 2025 yang masih meningkat yaitu Rp90 triliun, kami meyakini BUMN yang listed akan tetap memberikan dividen yang besar tahun ini,” tuturnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.comDividen tinggiPT mirae asset sekuritas Indonesia

Related Posts

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia setelah pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir...

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Brent Naik 2%

Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Brent Naik 2%

September 28, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Harga Lengkap 28 September 2026

September 28, 2026
Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

September 28, 2026
Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved