• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk berinvestasi pada saham-saham dengan dividen tinggi di tengah ketidakpastian global.

“Ada 80 saham yang dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan keuntungan investasi ketika pasar saham penuh ketidakpastian tahun ini,” ujar Head of Proprietary Investment Mirae Asset Handiman Soetoyo saat Media Day, Selasa, 14 Januari 2025.

Handiman mengatakan, terdapat 80 saham Perusahaan berdividen tinggi yang tersebar di seluruh sektor usaha, kecuali sektor properti. Dari 80 saham tersebut, yaitu PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

Menurut Handiman, kelima saham tersebut akan menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2025 yaitu total dividen yang diperkirakan sebesar Rp322,4 triliun atau turun 11,4 persen dibandingkan tahun 2024.

Handiman memprediksi dividen pada 2025 akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh adanya kejadian luar biasa pada tahun lalu, seperti pembayaran dividen spesial PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang mencapai Rp41,53 triliun.

Meskipun demikian, Handiman menyampaikan perusahaan-perusahaan berdividen tinggi tersebut diperkirakan akan kembali menawarkan dividen menarik tahun ini, mengingat catatan historis pembayaran dividen tahun lalu.

Pada 2025, Handiman mencatat total nilai dividen yang dibagikan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2024 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yaitu Rp364,2 triliun atau naik 1,9 persen (yoy).

Nilai dividen tersebut mencakup dividen tahun buku 2023, termasuk dividen interim.

Untuk musim dividen, Handiman mengatakan puncak musim dividen biasanya terjadi pada Maret-Juni dan di sepanjang kuartal IV.

Adapun sepanjang 2024, Handiman menyampaikan sektor keuangan dan energi masih menjadi dua sektor dengan kontribusi dividen terbesar dengan kontributor utama seperti ADRO, BBRI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

“Hal ini mengonfirmasi kedua sektor tersebut masih menjadi sektor yang paling menarik bagi investor yang mengincar dividen,” tuturnya.

Tahun lalu, jumlah perusahaan tercatat yang membagikan dividen meningkat yaitu mencapai 342 perusahaan dibandingkan pada 2023 sebanyak 323 perusahaan, seiring dengan bertambahnya emiten baru di pasar saham.

Meskipun jumlah perusahaan pembagi dividen meningkat, rasio perusahaan yang membagikan dividen terhadap total perusahaan yang tercatat di bursa menurun menjadi 38,3 persen pada 2024, dari sebelumnya 39,4 persen pada 2023, akibat semakin sedikitnya perusahaan baru yang membagikan dividen.

Pada 2024, ADRO dan BBRI menjadi emiten dengan dividen terbesar, masing-masing dengan nilai Rp54,4 triliun dan Rp48,1 triliun.

Sementara dari sisi imbal hasil dividen (dividend yield), emiten pembagi dividen terbesar adalah ADRO sebesar 49,4 persen, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) 20,5 persen, dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) 19,8 persen.

Handiman menyampaikan dengan setoran dividen besar dari BBRI dan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya, total setoran dividen perusahaan pelat merah ke pemerintah hingga November 2024 telah melebihi target, mencapai Rp86,4 triliun.

Dari jumlah tersebut, Handiman menyampaikan perusahaan BUMN yang sahamnya tercatat di bursa berkontribusi sebesar 68,6 persen terhadap total dividen yang disetorkan ke kas negara, dengan sektor BUMN perbankan masih mendominasi kontribusi sebesar 57,4 persen.

“Mengingat target penerimaan dividen BUMN 2025 yang masih meningkat yaitu Rp90 triliun, kami meyakini BUMN yang listed akan tetap memberikan dividen yang besar tahun ini,” tuturnya.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: cobisnis.comDividen tinggiPT mirae asset sekuritas Indonesia

Related Posts

TOTM Technologies dan KORIKA Jalin Kolaborasi untuk Perkuat Adopsi Teknologi di ASEAN

TOTM Technologies dan KORIKA Jalin Kolaborasi untuk Perkuat Adopsi Teknologi di ASEAN

by Rizki Meirino
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TOTM Technologies Limited (SGX: 42F) dan Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) menjalin kerja sama...

Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

by Rizki Meirino
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi setelah gempa berdampak pada sejumlah wilayah...

Update Gempa NTT: BNPB Sebut Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

Update Gempa NTT: BNPB Sebut Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

by Hidayat Taufik
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak ada lagi laporan warga yang hilang setelah gempa bumi berkekuatan...

Wabah Ebola di Kongo

Wabah Ebola di Kongo Makin Ganas, 2.325 Orang Tewas dan 101 Kasus Baru

by Desti Dwi Natasya
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kini menjadi wabah paling mematikan dalam sejarah negara tersebut. Berdasarkan data...

BI meluncurkan Kartu Kredit Indonesia

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Transaksi Diproses di Dalam Negeri

by Desti Dwi Natasya
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Indonesia (BI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian sistem pembayaran nasional. Melalui...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

August 8, 2026
6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

August 7, 2026
Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

August 17, 2026
Kolonel Priyo Pimpin Upacara HUT RI dengan Khidmat, Prabowo Beri Apresiasi

Kolonel Priyo Pimpin Upacara HUT RI dengan Khidmat, Prabowo Beri Apresiasi

August 17, 2026
TOTM Technologies dan KORIKA Jalin Kolaborasi untuk Perkuat Adopsi Teknologi di ASEAN

TOTM Technologies dan KORIKA Jalin Kolaborasi untuk Perkuat Adopsi Teknologi di ASEAN

August 18, 2026
Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

August 18, 2026
Update Gempa NTT: BNPB Sebut Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

Update Gempa NTT: BNPB Sebut Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

August 18, 2026
Wabah Ebola di Kongo

Wabah Ebola di Kongo Makin Ganas, 2.325 Orang Tewas dan 101 Kasus Baru

August 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved