• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk berinvestasi pada saham-saham dengan dividen tinggi di tengah ketidakpastian global.

“Ada 80 saham yang dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan keuntungan investasi ketika pasar saham penuh ketidakpastian tahun ini,” ujar Head of Proprietary Investment Mirae Asset Handiman Soetoyo saat Media Day, Selasa, 14 Januari 2025.

Handiman mengatakan, terdapat 80 saham Perusahaan berdividen tinggi yang tersebar di seluruh sektor usaha, kecuali sektor properti. Dari 80 saham tersebut, yaitu PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

Menurut Handiman, kelima saham tersebut akan menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2025 yaitu total dividen yang diperkirakan sebesar Rp322,4 triliun atau turun 11,4 persen dibandingkan tahun 2024.

Handiman memprediksi dividen pada 2025 akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh adanya kejadian luar biasa pada tahun lalu, seperti pembayaran dividen spesial PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang mencapai Rp41,53 triliun.

Meskipun demikian, Handiman menyampaikan perusahaan-perusahaan berdividen tinggi tersebut diperkirakan akan kembali menawarkan dividen menarik tahun ini, mengingat catatan historis pembayaran dividen tahun lalu.

Pada 2025, Handiman mencatat total nilai dividen yang dibagikan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2024 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yaitu Rp364,2 triliun atau naik 1,9 persen (yoy).

Nilai dividen tersebut mencakup dividen tahun buku 2023, termasuk dividen interim.

Untuk musim dividen, Handiman mengatakan puncak musim dividen biasanya terjadi pada Maret-Juni dan di sepanjang kuartal IV.

Adapun sepanjang 2024, Handiman menyampaikan sektor keuangan dan energi masih menjadi dua sektor dengan kontribusi dividen terbesar dengan kontributor utama seperti ADRO, BBRI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

“Hal ini mengonfirmasi kedua sektor tersebut masih menjadi sektor yang paling menarik bagi investor yang mengincar dividen,” tuturnya.

Tahun lalu, jumlah perusahaan tercatat yang membagikan dividen meningkat yaitu mencapai 342 perusahaan dibandingkan pada 2023 sebanyak 323 perusahaan, seiring dengan bertambahnya emiten baru di pasar saham.

Meskipun jumlah perusahaan pembagi dividen meningkat, rasio perusahaan yang membagikan dividen terhadap total perusahaan yang tercatat di bursa menurun menjadi 38,3 persen pada 2024, dari sebelumnya 39,4 persen pada 2023, akibat semakin sedikitnya perusahaan baru yang membagikan dividen.

Pada 2024, ADRO dan BBRI menjadi emiten dengan dividen terbesar, masing-masing dengan nilai Rp54,4 triliun dan Rp48,1 triliun.

Sementara dari sisi imbal hasil dividen (dividend yield), emiten pembagi dividen terbesar adalah ADRO sebesar 49,4 persen, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) 20,5 persen, dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) 19,8 persen.

Handiman menyampaikan dengan setoran dividen besar dari BBRI dan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya, total setoran dividen perusahaan pelat merah ke pemerintah hingga November 2024 telah melebihi target, mencapai Rp86,4 triliun.

Dari jumlah tersebut, Handiman menyampaikan perusahaan BUMN yang sahamnya tercatat di bursa berkontribusi sebesar 68,6 persen terhadap total dividen yang disetorkan ke kas negara, dengan sektor BUMN perbankan masih mendominasi kontribusi sebesar 57,4 persen.

“Mengingat target penerimaan dividen BUMN 2025 yang masih meningkat yaitu Rp90 triliun, kami meyakini BUMN yang listed akan tetap memberikan dividen yang besar tahun ini,” tuturnya.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comDividen tinggiPT mirae asset sekuritas Indonesia

Related Posts

Kejar setoran Sopir Angkot di Tanah Abang, Nekat Bakar Rekan Usai Diprotes Soal Serobot Antrean

Kejar setoran Sopir Angkot di Tanah Abang, Nekat Bakar Rekan Usai Diprotes Soal Serobot Antrean

by Hidayat Taufik
April 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Insiden pembakaran mengejutkan warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi. Seorang sopir angkot diduga membakar rekan...

Milan Design Week 2026 Hadirkan Furnitur Unik dan Provokatif

Milan Design Week 2026 Hadirkan Furnitur Unik dan Provokatif

by Zahra Zahwa
April 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Milan Design Week kembali menghadirkan tren desain rumah yang unik dan berani. Ajang ini menjadi pusat perhatian...

Toprak Razgatlıoğlu, Mulai Babak Baru di MotoGP Setelah Sukses dan Tragedi

Toprak Razgatlıoğlu, Mulai Babak Baru di MotoGP Setelah Sukses dan Tragedi

by Zahra Zahwa
April 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Toprak Razgatlıoğlu memulai babak baru di MotoGP setelah meraih sukses besar di World Superbike. Meski sudah mengoleksi...

300 Pasangan Ikuti Pernikahan Massal “The Dress of Joy” di Gaza

300 Pasangan Ikuti Pernikahan Massal “The Dress of Joy” di Gaza

by Desti Dwi Natasya
April 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 300 pasangan mengikuti pernikahan massal kedua bertajuk “The Dress of Joy” yang digelar di wilayah Gaza. Acara...

Pemangkasan Bantuan AS Picu Krisis Kesehatan Reproduksi di Afrika 2026

Pemangkasan Bantuan AS Picu Krisis Kesehatan Reproduksi di Afrika 2026

by Zahra Zahwa
April 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemangkasan bantuan Amerika Serikat memicu krisis layanan keluarga berencana di berbagai negara berkembang. Kebijakan ini berdampak langsung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Didimax Tawarkan Kemudahan Edukasi Trading Forex Gratis untuk Masyarakat Indonesia

Didimax Tawarkan Kemudahan Edukasi Trading Forex Gratis untuk Masyarakat Indonesia

April 23, 2026
BCA Syariah

BCA Syariah dan Bank Aladin Perkuat Transaksi Money Market Antarbank Melalui Kerja Sama SiPA

April 24, 2026
Survei Elektabilitas Partai Politik di Tengah Debat Ambang Batas Parlemen

Survei Elektabilitas Partai Politik di Tengah Debat Ambang Batas Parlemen

April 24, 2026
R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

April 23, 2026
Kejar setoran Sopir Angkot di Tanah Abang, Nekat Bakar Rekan Usai Diprotes Soal Serobot Antrean

Kejar setoran Sopir Angkot di Tanah Abang, Nekat Bakar Rekan Usai Diprotes Soal Serobot Antrean

April 25, 2026
Milan Design Week 2026 Hadirkan Furnitur Unik dan Provokatif

Milan Design Week 2026 Hadirkan Furnitur Unik dan Provokatif

April 25, 2026
Toprak Razgatlıoğlu, Mulai Babak Baru di MotoGP Setelah Sukses dan Tragedi

Toprak Razgatlıoğlu, Mulai Babak Baru di MotoGP Setelah Sukses dan Tragedi

April 25, 2026
300 Pasangan Ikuti Pernikahan Massal “The Dress of Joy” di Gaza

300 Pasangan Ikuti Pernikahan Massal “The Dress of Joy” di Gaza

April 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved