• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Analis Singapura: Produksi Minyak Sawit Asia Tenggara Diprediksi Turun, Perdagangan Global Hadapi Tekanan Baru

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi minyak sawit.

Ilustrasi minyak sawit.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Pasar minyak sawit regional diperkirakan menghadapi tekanan baru pada 2025–2026. Menurut Kian Pang Tan, Lead Analyst Agricultural Research LSEG Singapore, pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara yang diproyeksikan stabil di kisaran 4,3% tidak sepenuhnya mampu mengimbangi risiko yang muncul dari ketegangan perdagangan global, terutama akibat tarif Amerika Serikat dan meningkatnya persaingan AS–Tiongkok.

Dinamika geopolitik ini mulai memengaruhi alur perdagangan minyak nabati, termasuk minyak sawit, seiring perubahan pola permintaan, biaya logistik, dan ketidakpastian regulasi di berbagai pasar utama.

Produksi minyak sawit Asia Tenggara diperkirakan melemah dalam dua tahun mendatang. Indonesia, sebagai produsen terbesar dunia, diproyeksikan hanya menghasilkan 51–52 juta ton pada 2025–2026.

“Penurunan ini dipicu tingginya proporsi pohon tua, lambatnya program peremajaan, penyitaan lahan, serta periode cuaca kering pada pertengahan tahun,” kata Kian Pang Tan di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Jumat (14/11/2025).

Malaysia juga diperkirakan mengalami penurunan sekitar 1% menjadi 19,2 juta ton akibat rendahnya tingkat replanting, serangan hama, dan tekanan dari tanaman berumur tua.

Sebaliknya, Thailand menjadi satu-satunya negara yang mencatat pertumbuhan, yakni sekitar 0,8%, ditopang cuaca stabil dan ekspansi area tanam.

Cuaca kering pada Mei–Juli 2025 turut memperburuk kondisi produksi, memicu stres tanaman di Aceh dan Sumatera Utara. Meski hujan pada Agustus–September membantu pemulihan, risiko belum mereda.

Fase La Niña dan transisi monsun diperkirakan memunculkan kekeringan jangka pendek di Sumatera dan wilayah barat Indonesia pada akhir tahun.

Dari sisi perdagangan, Indonesia diperkirakan akan memangkas ekspor hingga 1,5–3 juta ton untuk mendukung implementasi B50. Langkah ini berpotensi membuka ruang bagi Malaysia, yang diprediksi mampu meningkatkan ekspor hingga 1 juta ton, serta Thailand yang perlahan memperluas aksesnya ke Uni Eropa berkat status risiko deforestasi yang lebih rendah.

Perubahan pola ekspor juga semakin nyata. Indonesia mulai memusatkan pengiriman ke ASEAN dan Sub-Sahara Afrika, sembari tetap mempertahankan Asia Selatan sebagai pasar inti. Malaysia mencatat peningkatan permintaan dari Afrika, sementara Thailand masih bertumpu pada pasar Asia Selatan.

Konsumsi dalam negeri turut meningkat. Indonesia diprediksi menambah 1–3 juta ton permintaan karena ekspansi menuju B50. Malaysia mencatat kenaikan konsumsi dari sektor pangan dan uji coba biodiesel berbasis ESG, sementara permintaan domestik Thailand cenderung stabil.

“Akibatnya, stok minyak sawit regional diperkirakan menyusut, Indonesia sekitar 2,5 juta ton, Malaysia 2 juta ton, dan Thailand 0,4 juta ton,” paparnya.

Harga minyak sawit dalam beberapa waktu terakhir berada di bawah tekanan akibat perlambatan permintaan musiman India, penguatan ringgit, serta dampak dari pergerakan pasar minyak nabati global. Meski demikian, harga diperkirakan stabil pada 2025–2026 didukung faktor musiman dan penurunan stok.

Prospek pasar ke depan akan sangat dipengaruhi cuaca, kebijakan B50 Indonesia, risiko produktivitas dan lahan, serta regulasi internasional, termasuk implementasi EUDR yang dinilai menambah beban biaya kepatuhan.

Di sisi lain, permintaan dari India dan Tiongkok serta potensi gangguan panen akibat cuaca ekstrem dapat menjadi faktor penentu utama pergerakan harga.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comGAPKIIPOC 2025SawitSingapura

Related Posts

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
May 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Lisa dari BLACKPINK dipastikan tampil dalam upacara pembukaan FIFA World Cup 2026. Acara ini akan digelar di...

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 487.814 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek selama libur panjang Kenaikan Yesus...

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membawa 11 tersangka jaringan narkoba dari Samarinda ke Jakarta, Sabtu (16/5/2026)....

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Rombongan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuang sejumlah barang dari China sebelum kembali ke Washington. Laporan itu...

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

Dolar AS Tembus Rp 17.500, Prabowo Sindir Menteri Berlatar Pengusaha

by Hidayat Taufik
May 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Prabowo Subianto menanggapi pelemahan rupiah terhadap dolar AS dengan santai. Ia menyampaikan hal itu saat berbicara di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Dirikan PT Nine Koeln Indonesia

May 16, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat Arab dan Artinya

May 16, 2026
Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

Timwas DPR Pantau Pelayanan Jemaah Haji di Makkah dan Madinah

May 16, 2026
FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

FIFA Umumkan Lisa BLACKPINK Akan Meriahkan Opening Piala Dunia 2026

May 17, 2026
Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

Arus Keluar Jabotabek Capai 487 Ribu Kendaraan Selama Libur Panjang 2026

May 16, 2026
Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

Polisi Amankan 11 Anggota Jaringan Narkoba Samarinda, Langsung Dibawa ke Jakarta

May 16, 2026
Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

Trump Terapkan Prosedur Ketat, Semua Barang dari China Dibuang Sebelum Pulang

May 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved