JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menyalurkan bantuan perlengkapan bagi Rumah Singgah Rumah Sakit Kanker Dharmais (RSKD) Jakarta. Bantuan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan keluarga pasien yang harus mendampingi proses pengobatan dalam waktu yang cukup lama.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy kepada Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais Eniarti di Rumah Singgah RSKD, Kamis (16/7). Perlengkapan yang diberikan meliputi tempat tidur, bantal, guling, sprei, selimut microfiber, kulkas mini, sofa, rak penyimpanan, jemuran, hingga berbagai kebutuhan penunjang lainnya.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen BSI sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual yang terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Bantuan difokuskan untuk mendukung keluarga pasien kanker yang berasal dari luar daerah dan harus tinggal sementara selama proses pengobatan.
Saat ini Rumah Singgah RS Kanker Dharmais memiliki 27 kamar yang tersebar di lantai 11, 12, dan 13 Gedung B. Fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat keluarga pasien selama mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membuat keluarga pasien beristirahat dengan lebih nyaman setelah mendampingi proses pengobatan yang tidak mudah,” ujar Kemas Erwan Husainy. Ia menambahkan banyak keluarga datang dari luar kota sehingga harus mengeluarkan biaya tambahan selama berada di Jakarta.
Erwan menjelaskan bantuan tersebut merupakan hasil optimalisasi dana ZISWAF BSI yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, sebagai bank syariah, BSI berkomitmen agar dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
Selain menyalurkan bantuan sosial, BSI juga terus mempermudah masyarakat dalam berdonasi melalui aplikasi BYOND by BSI. Lewat fitur Berbagi Sesama dan Donasi, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun donasi secara mudah, aman, dan transparan.
Erwan menegaskan keberhasilan BSI tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari manfaat sosial yang dirasakan masyarakat. “Kami percaya bahwa nilai sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada sesama,” tutupnya.













