JAKARTA, Cobisnis.com – Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini umumnya bukan tanda penyakit serius, tetapi bisa dipengaruhi berbagai faktor yang terjadi selama tubuh beristirahat.
Salah satu penyebab paling umum adalah berkurangnya produksi air liur saat tidur. Kondisi tersebut membuat bakteri lebih mudah berkembang di rongga mulut dan menghasilkan senyawa sulfur yang memicu rasa pahit serta bau mulut.
Fenomena ini dikenal sebagai morning breath. Saat produksi air liur menurun, kemampuan mulut membersihkan bakteri secara alami juga ikut berkurang.
Kurang minum air putih sebelum tidur juga dapat memperparah kondisi tersebut. Tubuh yang mengalami dehidrasi ringan membuat mulut lebih cepat kering sehingga rasa pahit lebih mudah muncul ketika bangun pagi.
Penyebab lainnya adalah penyakit refluks asam lambung atau GERD. Asam lambung yang naik ke kerongkongan saat tidur dapat meninggalkan rasa pahit atau asam di mulut ketika seseorang terbangun.
Risiko refluks dapat meningkat jika seseorang langsung berbaring setelah makan malam. Memberi jeda antara waktu makan dan tidur dapat membantu mengurangi kemungkinan asam lambung naik.
Mulut kering atau xerostomia juga menjadi salah satu faktor yang sering memicu rasa pahit. Kondisi ini terjadi ketika produksi air liur tidak mencukupi sehingga bakteri lebih mudah berkembang di dalam rongga mulut.
Selain faktor fisik, stres dan kecemasan juga dapat memengaruhi indra pengecap. Kondisi tersebut dapat memicu mulut kering yang akhirnya menyebabkan rasa pahit saat bangun tidur.
Untuk mengurangi keluhan tersebut, disarankan segera minum air putih setelah bangun tidur. Air membantu membasahi rongga mulut sekaligus mengurangi rasa tidak nyaman.
Menjaga kebersihan mulut juga tidak kalah penting. Selain menyikat gigi, membersihkan lidah secara rutin dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri penyebab bau mulut dan rasa pahit.













