• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, February 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

DPR Sebut Harga BBM Nonsubsidi Layak Naik, Ini Alasannya

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 2, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno, menilai bahwa PT Pertamina sudah waktunya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax series.

Eddy mengungkapkan, hal itu agar tidak semakin membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pasalnya, Pertamina sejak Maret 2024 sudah menahan harga meski saat itu minyak dunia tengah melonjak dan nilai tukar sedang anjlok.

Eddy menuturkan, penaikan harga tersebut juga untuk menjaga agar keuangan Pertamina tetap stabil.

Pasalnya, lanjut Eddy, Pertamina membutuhkan dana untuk melakukan impor BBM dan harus menunggu waktu cukup lama sampai mendapatkan kembali kompensasi dari pemerintah atas BBM yang diimpornya tersebut.

“Ini membebani APBN dan cashflow (aliran keuangan) Pertamina. Penyesuaian harga Pertamax bisa dilakukan, agar tidak semakin membebani APBN dan kondisi keuangan perusahaan,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu 31 Juli 2024.

Namun, Eddy menyampaikan, penaikan atau penyesuaian harga BBM nonsubsidi itu bisa dilakukan dengan memperhatikan daya beli masyarakat saat ini.

Selain itu, lanjut Eddy, diharapkan agar kenaikan harga tersebut juga tidak memperlebar jarak harga antara BBM nonsubsidi dan BBM subsidi.

Kemudian, Eddy mengingatkan, mayoritas masyarakat tidak membeli BBM BBM nonsubsidi, namun BBM dalam bentuk Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yakni BBM subsidi seperti Pertalite.

Untuk itu, Eddy meminta, pengaturan pembelian BBM subsidi juga dilaksanakan segera, sehingga volume BBM subsidi bisa berkurang dan masyarakat dari kalangan mampu akan membeli BBM nonsubsidi.

“Perbedaan disparitas yang tidak terlalu lebar memang penting. Tetapi yang lebih penting adalah pengaturan agar pembelian BBM subsidi oleh kalangan publik yang masuk kategori tertentu saja, seperti masyarakat ekonomi lemah, UMKM, ojek, angkot dan sebagainya,” ujarnya.

Senada dengan Eddy Soeparno, anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo meminta Pertamina menyesuaikan harga Pertamax series.

Sebab, menurut dia, jika Pertamina terus menahan harga, maka pemasukan negara berpotensi bisa berkurang karena profitabilitas Pertamina yang menurun.

Selain itu, Sartono juga mengingatkan bahwa kesehatan finansial Pertamina harus terjaga karena BUMN tersebut berperan penting menjaga ketahanan energi nasional.

“Sehingga penyesuaian harga BBM nonsubsidi diperlukan untuk menjaga stabilitas keuangan Pertamina,” katanya.

Sebab itu, Sartono mengungkapkan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi dan menyesuaikan harga BBM nonsubsidi.

Hal itu, jelasnya, untuk menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan harga jual agar Pertamina dapat terus beroperasi secara sehat.

Sartono menyebutkan, penyesuaian harga juga akan membantu mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar jika harga minyak dunia terus meningkat atau rupiah semakin terdepresiasi.

Namun demikian, Sartono juga meminta agar kenaikan harga BBM nonsubsidi harus dilakukan dengan bijak dan tetap memperhatikan daya beli masyarakat agar tidak terjadi gejolak sosial.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comDprHarga BBM

Related Posts

Presiden Prabowo Resmikan Rakornas Pusat–Daerah 2026, Dorong Kolaborasi untuk Akselerasi Pembangunan

Presiden Prabowo Resmikan Rakornas Pusat–Daerah 2026, Dorong Kolaborasi untuk Akselerasi Pembangunan

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun...

Dugaan Prabowo Dukung Israel Abaikan Palestina

Dugaan Prabowo Dukung Israel Abaikan Palestina

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Beredar di media sosial potongan video wawancara Presiden Prabowo Subianto yang dipelintir seolah-olah ia hanya membicarakan keamanan...

Apakah Anak- Anak Sekolah Selera Menu MBG Di Bulan Suci Ramadhan !

Apakah Anak- Anak Sekolah Selera Menu MBG Di Bulan Suci Ramadhan !

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan puasa Ramadan 2026. Kepala Badan Gizi Nasional...

Menhan: 4.000 ASN Jakarta Akan Ikut Pelatihan Komponen Cadangan Mulai Awal 2026

Menhan: 4.000 ASN Jakarta Akan Ikut Pelatihan Komponen Cadangan Mulai Awal 2026

by Hidayat Taufik
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai ASN kementerian dan lembaga...

BSI Resmi Berstatus Persero, Perkuat Peran di Pembiayaan Ritel dan UMKM

BSI Resmi Berstatus Persero, Perkuat Peran di Pembiayaan Ritel dan UMKM

by Dwi Natasya
February 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk resmi menyandang status sebagai perusahaan Persero sejak 23 Januari 2026. Perubahan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Beda dari Sebelumnya, Tarawih Masjidil Haram Ramadan 2026 Jadi 10 Rakaat

Beda dari Sebelumnya, Tarawih Masjidil Haram Ramadan 2026 Jadi 10 Rakaat

February 1, 2026
Malam Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Senin 2 Februari 2026, Ini Waktu dan Rangkaian Ibadahnya

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

February 2, 2026
Presiden Prabowo Resmikan Rakornas Pusat–Daerah 2026, Dorong Kolaborasi untuk Akselerasi Pembangunan

Presiden Prabowo Resmikan Rakornas Pusat–Daerah 2026, Dorong Kolaborasi untuk Akselerasi Pembangunan

February 2, 2026
Dugaan Prabowo Dukung Israel Abaikan Palestina

Dugaan Prabowo Dukung Israel Abaikan Palestina

February 2, 2026
Apakah Anak- Anak Sekolah Selera Menu MBG Di Bulan Suci Ramadhan !

Apakah Anak- Anak Sekolah Selera Menu MBG Di Bulan Suci Ramadhan !

February 2, 2026
Menhan: 4.000 ASN Jakarta Akan Ikut Pelatihan Komponen Cadangan Mulai Awal 2026

Menhan: 4.000 ASN Jakarta Akan Ikut Pelatihan Komponen Cadangan Mulai Awal 2026

February 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved