• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Konsumsi 40 tahun Air Kemasan, Masyarakat Perlu Waspada Kandungan Ethylene Glicol pada Botol Air Kemasan?

Mukhtar by Mukhtar
October 23, 2022
in Industri
0
Konsumsi 40 tahun Air Kemasan, Masyarakat Perlu Waspada Kandungan Ethylene Glicol pada Botol Air Kemasan?

JAKARTA, Cobisnis.com Dipakai Lebih Dari 40 Tahun di Botol PET Air Minum, Amankah Ethylene Glicol pada Kemasan?

Kekhawatiran masyarakat muncul terhadap senyawa Etilen Glikol dan Dietilen Glikol setelah merebaknya kasus gangguan ginjal akut pada anak di sejumlah negara, termasuk indonesia.

Awalnya, dampak dari senyawa ini menjadi perhatian setelah sejumlah kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak di gambia akibat mengkonsumsi obat batuk sirop yang mengandung etilen glikol.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah temuan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal atau dikenal dengan istilah gagal ginjal misterius di Indonesia mencapai 206 orang per Selasa (18/10).

Dari ratusan kasus gagal ginjal misterius itu, 99 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia –dapat dikatakan tingkat kematian kasus ini mencapai 48 persen dari total kasus terdeteksi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan saat ini telah meminta penarikan 5 macam obat sirop yang dianggap mengandung senyawa etilen glikol melebihi ambang batas meskipun hasil uji cemaran etilen glikol pada obat-obat itu belum dapat mendukung kesimpulan bahwa penggunaan sirup obat tersebut memiliki keterkaitan dengan kejadian gagal ginjal akut.

Namun ternyata, ada pihak-pihak yang mencoba mengaitkannya kandungan senyawa Etilon Glikol yang ada pada obat sirop dengan campuran untuk bahan baku pembuat kemasan air mineral berbahan PET (Polietilen Tereftalat).

Diketahui kemasan plastik PET menggunakan senyawa Etilen Glikol sebagai aditif. Adapun kemasan PET ini banyak digunakan pada kemasan air minum, dan yang paling banyak beredar masif di pasaran saat ini adalah kemasan botol, dan dikuasai oleh salah satu produsen.Sesuai dengan survei Nielsen 2016, produsen terbesar yakni Aqua yang mengusai pasar mencapai 46,7%, Klub 4%, Le Minerale 3%, 2 tang 2,8%, Oasis 1,8%, super O2 1,7% dan Prima 1,4%, serta 38,1% merupakan merek-mereka lain.

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta BPOM untuk melakukan penelitian ulang terhadap semua kemasan pangan yang menggunakan bahan Etilen Glikol dalam proses pembuatannya, termasuk kemasan air mineral yang berbahan PET (Polietilen Tereftalat).

“Terhadap kemasan pangan yang berpotensi mengandung Etilen Glikol, karena itu bisa menyebabkan bahaya kesehatan pada anak-anak seperti yang terjadi di Gambia, BPOM perlu melakukan suatu kajian atau penelitian lagi untuk mengetahui kadar Etilen Glikol di dalam produknya,” ujar Rahmad melalui keterangan tertulis, Selasa (18/10).

Penelitian terhadap kemasan pangan yang mengandung Etilen Glikol tersebut sangat diperlukan, meski pun sudah diberikan izin edar mengingat terus berkembangnya ilmu pengetahuan.

“Data-data empiris harus dilakukan termasuk penyebab anak-anak kita yang tengah mengalami gangguan penyakit ginjal akut. Jadi, saya kira hal-hal yang menyangkut itu tidak salah BPOM melakukan satu kajian yang melibatkan peneliti dari universitas yang sangat berkompeten,” tulis Rahmad.

Hal senada sempat diutarakan Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait yang meminta (BPOM) memberikan peringatan berupa pelabelan “Berpotensi Mengandung Etilen Glikol” terhadap kemasan-kemasan pangan berbahan etilon glikol.

Kajian

Ahli Teknologi Polimer dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Mochamad Chalid mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kandungan etilen glikol (EG) pada kemasan pangan berbahan PET karena memiliki kadar rendah dan proses yang aman.

“Publik tidak perlu panik terkait kandungan EG dan DEG dalam kemasan Botol PET. Karena ada batas-batas zat tersebut dalam produk pangan yang bisa ditoleransi,” ujar Chalid di Jakarta.

Apalagi, sebenarnya kandungan Etilen Glikol pada kemasan botol air minum PET masih dalam tahap aman dan selalu dalam pengawasab BPOM. Meskipun berasal dari senyawa yang sama, namun proses dan kadarnya berbeda.

Jika dalam obat sirop Etilen Glikol dicampurkan dalam bentuk cari dan ikut diminum, berbeda dengan penggunaan EG sebagai senyawa pengikat dalam plastik PET yang sulit untuk luruh.

Pada obat, kandungan EG dianggap berbahaya karena digunakan untuk melarutkan bahan-bahan obat dan masuk ke tubuh karena ikut diminum. Sedangkan untuk PET senyawa ini sekedar dipakai sebagai aditif untuk mengikat polimer, dan hanya bermigrasi jika kondisi ekstrem, yakni terpapar panas yang mencapai 200 derajat celsius.(*)

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: Air kemasanair mineralCobisnisEthylene

Related Posts

Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pertandingan matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 kembali berlangsung pada Senin (5/10/2026) dini hari WIB dengan...

Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelompok Houthi di Yaman mengklaim melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan drone terhadap fasilitas energi Saudi Aramco...

Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin ketat setelah Marc Marquez meraih kemenangan pada Grand Prix...

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

Di Tengah Perang dengan AS, Menteri Perminyakan Iran Pilih Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengundurkan diri dari jabatannya di tengah perang Iran dengan Amerika Serikat yang...

Evolusi terjadi melalui variasi dan seleksi alam dalam waktu sangat panjang. Proses ini menjelaskan hubungan berbagai makhluk hidup dalam pohon kehidupan.

Begini Cara Evolusi Mengubah Makhluk Hidup

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perubahan bentuk makhluk hidup yang terjadi selama jutaan tahun merupakan hasil dari proses evolusi yang berlangsung secara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

WIG Artisan Market 2026 Perkuat Ekosistem Gastronomi Berkelanjutan

October 4, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

October 5, 2026
Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

October 5, 2026
Marc Marquez menang di GP Jepang 2026 dan memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi dua poin menjelang MotoGP Indonesia di Mandalika.

Marc Marquez Pangkas Jarak dari Jorge Martin

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved