JAKARTA, Cobisnis.com – Pare adalah sayuran dikenal karena rasa pahitnya yang khas dan berbagai manfaat kesehatannya. Pare dikonsumsi secara luas dalam pengobatan tradisional, karena pare telah mendapatkan popularitasnya akan potensi khasiat terapeutiknya.
Namun, konsumsi pare secara teratur membawa manfaat dan potensi risiko yang perlu dipertimbangkan.
Menurut Dt Suhani Seth Agarwal, Kepala Departemen Dietetik, Rumah Sakit Spesialisasi Super Yatharth, Noida, menggabungkan pare ke dalam diet mingguan dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Berikut adalah manfaat mengonsumsi pare yang dilansir cobisnis dari Indianexpress, Sabtu (12/9/2026).
1. Pengaturan Gula Darah : Pare mengandung senyawa seperti polipeptida-p dan charantin, yang telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengelola diabetes. Senyawa-senyawa ini dapat menurunkan kadar gula darah, menjadikan pare pilihan yang tepat bagi penderita diabetes tipe 2.
2. Kesehatan Pencernaan : Kaya akan serat makanan, pare meningkatkan kesehatan usus dengan membantu pencernaan dan mencegah sembelit. Konsumsi serat secara teratur dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar dan meningkatkan fungsi pencernaan.
3. Kepadatan Nutrisi : Pare kaya akan nutrisi penting, termasuk vitamin C, A, dan folat. Selain itu, karela juga mengandung mineral penting seperti kalium dan magnesium, yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
4. Sifat Antioksidan : Pare kaya akan antioksidan yang melawan stres oksidatif dan peradangan. Antioksidan ini membantu melindungi dari kondisi kronis seperti penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
5. Dukungan Sistem Kekebalan Tubuh : Kandungan vitamin C yang tinggi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memungkinkan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit dengan lebih efektif.
Lebih lanjut, Agarwal menjelaskan bahwa sayuran ini dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, membantu pencernaan, mendukung pengelolaan berat badan, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Manfaat-manfaat ini menjadikan pare sebagai tambahan yang berharga untuk diet sehat, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang menginginkan kesejahteraan dan hidup sehat.
Meskipun bermanfaat, pare dapat menimbulkan risiko bagi beberapa individu. Kadang-kadang dapat berinteraksi dengan obat diabetes, menyebabkan gula darah rendah, dan dapat menyebabkan masalah pencernaan.
“Wanita hamil sebaiknya menghindari karela karena potensi risikonya. Selain itu, orang dengan alergi atau mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu harus berhati-hati saat mengonsumsi sayuran ini,” jelas Agarwal.













