JAKARTA, Cobisnis.com – Skill dan kemampuan tinggi belum tentu terlihat jika tidak dibarengi komunikasi yang baik. Fellexandro Ruby menilai cara seseorang menyampaikan kemampuan ikut menentukan bagaimana orang lain mempersepsikannya.
Dalam video yang dikutip dari kanal YouTube Fellexandro Ruby, Kamis (27/8/2026), Ruby mengutip Warren Buffett, “Kamu bisa memiliki kemampuan otak sehebat apa pun, tetapi kamu harus mampu menyampaikannya. Penyampaian itu adalah komunikasi.”
Ruby kemudian membahas buku Say It Well, yang berkaitan dengan cara mempersiapkan pidato. Ia membagikan metode 50 25 25, dengan 50% waktu untuk persiapan, 25% menulis naskah pertama, dan 25% memperbaiki naskah setelah latihan.
Menurutnya, persiapan juga harus dimulai dengan mengevaluasi penampilan sebelumnya. Kesalahan dan kekurangan perlu dicatat agar pembicara tahu bagian yang harus diperbaiki.
Hal lain yang penting adalah memahami audiens. Jumlah peserta, latar belakang, suasana hati, hingga tujuan mereka menghadiri acara dapat memengaruhi cara pembicara menyampaikan materi.
Ruby juga menekankan pentingnya memahami kondisi panggung dan perlengkapan teknis. Menurutnya, presentasi perlu dipandang sebagai sebuah pertunjukan, sehingga pembicara harus memperhatikan cara berinteraksi dengan audiens.
Untuk presentasi 15 sampai 20 menit, Ruby memperkirakan kebutuhan naskah sekitar 2.000 sampai 3.000 kata. Sementara presentasi 5 sampai 7 menit membutuhkan sekitar 700 sampai 1.000 kata, tergantung kecepatan berbicara.
Ia menegaskan bahwa materi perlu ditulis dan dilatih berulang kali, terutama bagi pembicara yang belum memiliki banyak jam terbang. Menurut Ruby, belajar tidak cukup hanya dengan mendengarkan, tetapi perlu dipraktikkan sampai kemampuan tersebut melekat.













