JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah investor dan pengusaha ternama dunia memiliki pendekatan berbeda dalam membangun kekayaan. Warren Buffett, Mark Cuban, Sam Altman, Bill Ackman hingga Ray Dalio menekankan pentingnya disiplin, riset dan pandangan jangka panjang dalam mengambil keputusan investasi.
Warren Buffett menilai kesabaran menjadi salah satu keunggulan penting bagi investor. “Hal ini membutuhkan kesabaran, yang tidak dimiliki banyak orang,” kata Buffett dalam video yang ditayangkan kanal YouTube Evan Carmichael, dikutip dari kanal Youtube EvanCarmichael, Selasa (25/8/2026).
Buffett menjelaskan, banyak orang lebih tertarik mengejar keuntungan dalam waktu singkat dibandingkan membangun kekayaan secara perlahan. Menurutnya, sikap terlalu mengejar keuntungan jangka pendek dapat membuat hasil investasi dalam jangka panjang menjadi kurang optimal.
Mark Cuban menekankan pentingnya menemukan peluang yang tepat. Menurutnya, seseorang membutuhkan peluang unik dengan potensi pertumbuhan yang besar untuk bisa membangun kekayaan dalam skala sangat tinggi.
Sam Altman juga menilai jangka waktu menjadi salah satu keunggulan investor. “Keunggulan nomor satu yang bisa dimiliki seorang investor adalah memiliki jangka waktu yang lebih panjang dibandingkan orang lain,” ujar Altman dalam video Evan Carmichael.
Bill Ackman menempatkan riset sebagai bagian penting sebelum menempatkan modal. Ia terbiasa mempelajari laporan tahunan, laporan kuartalan, struktur perusahaan, transkrip konferensi, kompetitor hingga berbicara dengan orang yang memahami industri terkait.
Ackman menggambarkan proses tersebut seperti sebuah proyek penelitian besar. Menurutnya, berbagai informasi tersebut membantu investor memahami bagaimana manajemen menjalankan bisnis dan menilai konsistensinya dari waktu ke waktu.
Grant Cardone membedakan utang konsumtif dengan utang yang digunakan untuk investasi. Menurutnya, utang dapat menjadi alat untuk membangun aset ketika pembayaran utang tersebut ditopang oleh arus kas dari investasi.
Charlie Munger menekankan pentingnya menghemat sebagian pendapatan dan menginvestasikan selisihnya. Ia juga mengaitkan proses membangun kekayaan dengan kebiasaan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pribadi.
Howard Marks mengingatkan investor agar tidak terlalu berusaha mengatur waktu keluar masuk pasar. Ia menilai market timing sangat sulit dilakukan secara konsisten dan investor sebaiknya membangun strategi yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Robert Kiyosaki menempatkan arus kas sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun kekayaan. Sementara Ramit Sethi mendorong masyarakat memiliki akun investasi dan membuat proses investasi berjalan otomatis agar dilakukan secara konsisten.
Ray Dalio kemudian menyoroti pentingnya diversifikasi dalam portofolio. Ia menyebut emas dapat berfungsi sebagai aset diversifikasi dan menyebut alokasi sekitar 5% hingga 10% emas dalam portofolio sebagai salah satu pilihan.
Berbagai pandangan tersebut menunjukkan bahwa membangun kekayaan tidak hanya bergantung pada kemampuan memilih aset. Kesabaran, riset, investasi jangka panjang, diversifikasi dan kemampuan membangun arus kas menjadi prinsip yang berulang dari para investor yang dibahas dalam kanal Evan Carmichael.













