• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kenapa Nyamuk Makin Banyak Saat Musim Kemarau?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 20, 2026
in Lifestyle
0
Kenapa Nyamuk Makin Banyak Saat Musim Kemarau?

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah warga belakangan mengeluhkan jumlah nyamuk di lingkungan rumah yang terasa semakin meningkat. Kondisi tersebut bahkan membuat sebagian warga terganggu saat beristirahat pada malam hari.

Fenomena ini banyak dirasakan masyarakat, terutama di wilayah Jabodetabek. Lantas, apakah meningkatnya keberadaan nyamuk berkaitan dengan musim kemarau yang sedang berlangsung di Indonesia?

Peneliti entomologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Awit Suwito menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyamuk terasa lebih banyak saat periode kemarau. Salah satunya berkaitan dengan meningkatnya suhu udara.

“Mengapa populasi nyamuk pada musim kemarau (lebih tepatnya akhir kemarau dan awal musim hujan) rasanya lebih meningkat? Ini berkaitan dengan beberapa faktor. Faktor pertama, suhu lingkungan yang meningkat menjadikan waktu siklus hidup nyamuk semakin pendek,” kata Awit di kutip dari beberapa sumber, Kamis  (20/08/26).

Menurut Awit, saat kemarau jumlah genangan air di luar rumah cenderung berkurang. Padahal, genangan tersebut menjadi salah satu lokasi yang digunakan nyamuk untuk berkembang biak.

Minimnya sumber air di luar rumah kemudian membuat nyamuk lebih banyak mencari tempat perindukan di dalam maupun sekitar hunian.

“Sehingga nyamuk, terutama nyamuk Aedes aegypti, yang lebih menyukai habitat air jernih, akan terpusat pada tempat-tempat air yang ada di dalam atau sekitar rumah, seperti bak mandi, kolam, tempat minuman hewan peliharaan, dan lain-lain,” tutur Awit.

Selain itu, telur nyamuk memiliki kemampuan bertahan dalam kondisi kering. Dengan demikian, keberlangsungan siklus hidup nyamuk tetap dapat terjaga meski kondisi lingkungan sedang minim air.

Telur yang bertahan selama kemarau tersebut kemudian dapat kembali berkembang ketika musim hujan tiba. Munculnya berbagai genangan air baru menjadi tempat yang memungkinkan telur melanjutkan proses perkembangannya.

“Telur nyamuk tahan akan kondisi kering sehingga, bila memasuki awal musim hujan, menciptakan genangan-genangan air yang memungkinkan telur tersebut melanjutkan siklus hidupnya. Sehingga seolah-olah penambahan populasi nyamuk makin tinggi dan serempak,” tutur Awit.

Karena itu, peningkatan jumlah nyamuk yang dirasakan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kemarau. Kondisi tersebut juga dapat menjadi bagian dari siklus populasi nyamuk menjelang peralihan dari akhir musim kemarau menuju awal musim hujan.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: Aedes aegyptiBRINcobisnis.comgenangan airmusim kemaraunyamukpopulasi nyamuk

Related Posts

124 Ribu Kasus WNI di Luar Negeri Berhasil Ditangani Kemlu

124 Ribu Kasus WNI di Luar Negeri Berhasil Ditangani Kemlu

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berhasil menyelesaikan 124.000 kasus yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di berbagai negara....

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan...

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

11 Pengasuh Daycare Little Aresha Dituntut 5 Tahun, 83 Anak Dapat Restitusi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sebanyak 11 pengasuh Daycare Little Aresha dituntut hukuman penjara selama lima tahun dalam perkara dugaan kekerasan dan...

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

Dari Perang Saudara hingga Serangan Riyadh, Ini Sejarah Konflik Houthi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketegangan antara kelompok bersenjata Houthi di Yaman dan Arab Saudi kembali meningkat setelah serangan terhadap bandara Riyadh...

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Umrah RI, Hindari Kawasan Berbahaya di Saudi

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, termasuk jemaah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

Guardian Indonesia Luncurkan MyGuardian Rewards, Ada Poin Belanja hingga Voucher Rp100.000

October 12, 2026
IHCSA

Bisnis Makin Lintas Batas, Risiko Hukum Makin Kompleks

October 12, 2026
BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pembayaran Iuran JKN Makin Mudah

October 12, 2026
Persediaan obat, perlengkapan medis, dan bahan bakar di Taiz, Yaman, menipis sehingga layanan darurat hingga perawatan intensif terancam terganggu.

Krisis Medis Mengancam Warga Taiz di Yaman

October 12, 2026
124 Ribu Kasus WNI di Luar Negeri Berhasil Ditangani Kemlu

124 Ribu Kasus WNI di Luar Negeri Berhasil Ditangani Kemlu

October 13, 2026
Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

October 12, 2026
Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

October 12, 2026
MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

MALAKA Kupas Misteri G30S, dari Tuduhan terhadap PKI hingga Peran CIA

October 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved