• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bukan Sekadar Nyaman, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Menenangkanmu

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
June 27, 2026
in Lifestyle
0
Bukan Sekadar Nyaman, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Seseorang Bisa Menenangkanmu

JAKARTA, Cobisnis.com – Banyak orang merasa lebih tenang saat berada di dekat sosok tertentu. Ternyata, kondisi itu bukan sekadar perasaan atau kecocokan karakter.

Para ahli menjelaskan bahwa tubuh memiliki mekanisme biologis bernama koregulasi (co-regulation). Melalui proses ini, sistem saraf seseorang dapat membantu menenangkan sistem saraf orang lain.

Karena itu, seseorang bisa merasa lebih rileks tanpa harus banyak berbicara. Ekspresi wajah yang lembut, bahasa tubuh yang santai, dan nada suara yang menenangkan dapat mengurangi ketegangan fisik maupun tekanan emosional.

Terapis keluarga sekaligus pendiri Empower Family Therapy, Tina Shrader, menggambarkan koregulasi sebagai proses “meminjam” sistem saraf yang lebih stabil.

Menurutnya, manusia sudah mengenal mekanisme tersebut sejak masih bayi. Saat bayi menangis, orangtua biasanya menggendong, memeluk, atau berbicara dengan suara lembut.

Namun, yang paling berpengaruh bukan hanya tindakan itu. Orangtua yang mampu tetap tenang membantu bayi ikut merasa aman dan lebih rileks.

Sementara itu, Shrader menegaskan bahwa koregulasi berbeda dengan empati maupun dukungan emosional.

Empati membantu seseorang memahami perasaan orang lain. Dukungan emosional memberi kenyamanan atau bantuan. Sebaliknya, koregulasi bekerja langsung melalui sistem saraf dengan menghadirkan rasa aman.

Selain itu, otak dan tubuh manusia terus membaca berbagai sinyal dari lingkungan. Ekspresi wajah, gerakan tubuh, hingga intonasi suara menjadi petunjuk apakah situasi di sekitar terasa aman atau mengancam.

Ketika seseorang merasa aman, tubuh akan memperlambat detak jantung dan ritme pernapasan secara alami.

Penelitian pemindaian otak juga menunjukkan hal serupa. Aktivitas pada area otak yang berkaitan dengan respons terhadap ancaman menurun saat seseorang berada di dekat sosok yang menghadirkan rasa aman.

Karena itu, kehadiran orang tertentu dapat membuat seseorang merasa lebih nyaman. Bukan hanya karena kedekatan emosional, tetapi juga karena sistem saraf ikut merespons rasa aman yang diterima.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comempatihubungankesehatan mentalkoregulasipsikologirasa amansistem saraf

Related Posts

Kunyit Disebut Rempah Terbaik untuk Otak dan Jantung, Ini Penjelasan Ahli

Kunyit Disebut Rempah Terbaik untuk Otak dan Jantung, Ini Penjelasan Ahli

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunyit dikenal sebagai salah satu rempah yang sering digunakan dalam berbagai masakan. Namun, rempah dari keluarga jahe...

Hasil Spanyol vs Uruguay: La Furia Roja Melenggang ke 32 Besar Sebagai Juara Grup

Hasil Spanyol vs Uruguay: La Furia Roja Melenggang ke 32 Besar Sebagai Juara Grup

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Spanyol memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup H. La Furia...

Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Sinopsis Film Men in Black: International, Misi Ungkap Pengkhianat dalam Organisasi

by Desti Dwi Natasya
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Men in Black: International merupakan film aksi fiksi ilmiah yang menghadirkan petualangan baru dari organisasi rahasia Men...

Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Sinopsis Film Run, Teror Anak Berkursi Roda yang Dibuat Sakit Ibunya

by Desti Dwi Natasya
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Run merupakan thriller psikologis yang menyuguhkan ketegangan sejak awal hingga akhir cerita. Disutradarai Aneesh Chaganty, film...

Prancis Menang Telak atas Norwegia, Senegal Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Prancis Menang Telak atas Norwegia, Senegal Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Prancis mengunci posisi puncak klasemen Grup I Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Norwegia dengan skor 4-1...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

June 26, 2026
Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

Dr. Suardi: Penyelesaian Damai Kasus BNI Parigi Sejalan dengan Hukum Privat

June 26, 2026
UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

June 26, 2026
Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

June 27, 2026
Kunyit Disebut Rempah Terbaik untuk Otak dan Jantung, Ini Penjelasan Ahli

Kunyit Disebut Rempah Terbaik untuk Otak dan Jantung, Ini Penjelasan Ahli

June 27, 2026
Hasil Spanyol vs Uruguay: La Furia Roja Melenggang ke 32 Besar Sebagai Juara Grup

Hasil Spanyol vs Uruguay: La Furia Roja Melenggang ke 32 Besar Sebagai Juara Grup

June 27, 2026
Kemenkes Dorong Aturan Baru Setelah Jumlah Perokok Anak di Indonesia Tembus 5,9 Juta

Kemenkes Dorong Aturan Baru Setelah Jumlah Perokok Anak di Indonesia Tembus 5,9 Juta

June 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved