JAKARTA, Cobisnis.com – Bulan Ramadan kembali menjadi periode krusial bagi pelaku usaha untuk mendorong performa bisnis. Tokopedia dan TikTok Shop mencatat, penjual yang mengikuti kampanye Ramadan Ekstra Seru tahun lalu mengalami rata-rata kenaikan pesanan hingga dua kali lipat.
Pada Ramadan 2026, konsumsi masyarakat diperkirakan tetap terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi. Sejumlah brand pun berhasil mencetak pertumbuhan signifikan berkat strategi pemasaran yang terukur dan adaptif.
Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, menyampaikan bahwa pihaknya terus menghadirkan fitur serta kampanye yang relevan agar penjual dapat fokus mengembangkan inovasi dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan selama bulan suci.
Berikut lima brand yang membagikan strategi suksesnya:
1. Bittersweet by Najla: Strategi Tiga Pilar, GMV Melonjak 7 Kali
Brand kuliner lokal Bittersweet by Najla mengusung strategi “trinity” yang menggabungkan optimalisasi produk, konten, dan alat pemasaran.
Mereka meluncurkan hamper edisi Ramadan dengan kemasan yang diperkuat untuk pengiriman nasional serta desain yang lebih tematik. Dari sisi promosi, sesi LIVE di TikTok diperpanjang hingga tujuh jam per hari dengan keterlibatan langsung sang pemilik serta kolaborasi bersama kreator.
Partisipasi dalam kampanye Ramadan Ekstra Seru dan peningkatan belanja iklan turut memperkuat hasil, hingga nilai transaksi (GMV) tercatat naik tujuh kali lipat.
2. Kurma Alif: Fokus Produk Musiman, Penjualan Tumbuh 247%
Kurma Alif memusatkan perhatian pada produk yang paling relevan dengan Ramadan, yakni Kurma Safiya. Fokus tersebut berdampak pada lonjakan penjualan hingga 247 persen.
Menariknya, sekitar 90 persen penjualan selama Ramadan berasal dari affiliate content creator. Optimalisasi fitur seperti SiapStok dan kampanye tanggal gajian membantu meningkatkan eksposur sekaligus konversi, terutama sejak fase pra-Ramadan dengan tema “Persiapan Ramadan”.
3. Royal Canin Indonesia: Bangun 200+ Affiliate, Penjualan Naik 356%
Di kategori perlengkapan hewan, Royal Canin Indonesia membangun komunitas lebih dari 200 affiliate aktif. Strategi LIVE streaming 8–10 jam per hari menciptakan interaksi intens dengan konsumen.
Pendekatan bundling seperti Kitten Starter Bundle dan Wet Food Collection juga meningkatkan nilai rata-rata pesanan. Hasilnya, penjualan meningkat lebih dari 356 persen selama Ramadan.
4. LEGO ID Official Distributor: Bundling dan B1G1 Dorong Transaksi
LEGO ID Official Distributor memanfaatkan strategi bundling serta promo buy one get one (B1G1). Langkah ini meningkatkan transaksi hingga 52 persen sekaligus mendorong Average Order Value (AOV).
Kampanye Super Brand Day di Tokopedia dan dukungan Key Opinion Leader (KOL) memperluas jangkauan promosi, dengan capaian performa melampaui target hingga 198 persen.
5. PS Enterprise Official: Flash Sale Jadi Andalan
Penjual game PS Enterprise Official memaksimalkan momentum Ramadan lewat strategi flash sale harga kompetitif. Pendekatan ini mendongkrak penjualan sebesar 42 persen.
Eksposur di banner utama Tokopedia serta dukungan full-funnel advertising dan ekosistem afiliasi membantu brand ini melampaui target penjualan hingga 117 persen pada Ramadan sebelumnya.
Ramadan sebagai Momentum Pertumbuhan
Kisah kelima brand tersebut menunjukkan bahwa strategi berbasis data, pemanfaatan fitur platform, serta optimalisasi LIVE streaming dan affiliate marketing menjadi faktor kunci dalam meningkatkan performa bisnis selama Ramadan.
Dengan ekosistem digital yang terus berkembang, momentum bulan suci terbukti bukan hanya meningkatkan volume penjualan, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang bagi para pelaku usaha di ranah e-commerce.













