• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Yuk Berhitung! Berapa Dana yang Dibutuhkan Jika Jakarta Lakukan Local Lockdown?

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
March 27, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Selamat Jalan Pahlawan, Inilah Tiga Dokter yang Meninggal Terpapar Covid-19

Ilustrasi Covid-19 (Sumber: Dok. Sekretariat Kabinet)

Cobisnis.com –  Dewan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia memberikan pertimbangan kepada pemerintah untuk melakukan local lockdown atau karantina wilayah secara selektif. Pertimbangan ini dinilai dapat menjadi salah satu alternatif bagi Indonesia dalam meminimalisasi penyebaran covid-19.

Pertimbangan tersebut merupakan salah satu poin yang disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dalam surat terbuka yang ditandatangani di Jakarta, tertanggal 26 Maret 2020.

Ketua Dewan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD, K-Ger, MEpid, FINASIM mengatakan, melihat dari negara-negara lain, partial atau local lockdown dapat menjadi pilihan bagi Indonesia.

Apa itu local lockdown? Local lockdown atau karantina wilayah, menurut UU no 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, merupakan sebuah langkah menutup sebuah wilayah atau provinsi yang sudah terjangkit infeksi covid-19. “Dengan demikian diharapkan dapat memutuskan rangkai penularan infeksi baik di dalam maupun di luar wilayah,” katanya dalam surat terbuka tersebut.

Karantina wilayah disarankan dilakukan selama minimal 14 hari, di provinsi-provinsi yang menjadi episentrum (zona merah) penyebaran covid-19 atau daerah lain dengan berbagai pertimbangan. Karantina wilayah akan memudahkan negara untuk menghitung kebutuhan sumber daya untuk penanganan di rumah sakit, seperti sumber daya manusia, alat pelindung diri atau APD, serta fasilitas Rumah Sakit.

“Pelaksanaan local lockdown ini dilakukan dengan melibatkan kerjasama lintas sektor yang matang dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Pelaksanaan lockdown dan aturan pembatasan aktivitas sosial yang ketat di Provinsi Hubei, Cina telah terbukti efektif menurunkan kasus sebesar 37% lebih rendah dibandingkan kota lain yang tidak menerapkan sistem ini.

Sebelum pemberlakuan lockdown, para peneliti memperkirakan SARS-CoV 2 akan menginfeksi 40% populasi Cina atau sekitar 50 juta penduduk, atau 1 pasien terinfeksi akan menularkan virus ke 2 orang atau lebih. Namun pada pekan pertama lockdown, angka ini turun menjadi 1.05.

Hingga pada tanggal 16 Maret 2020, WHO mencatat 81.000 kasus di Cina. Simulasi model oleh Lai Shengjie dan Andrew Tatem dari University of Southampton, United Kingdom menunjukkan, jika sistem deteksi dini dan isolasi ini diberlakukan 1 pekan lebih awal, dapat mencegah 67% kasus, dan jika diimplentasikan 3 pekan lebih awal, dapat memotong 95% dari jumlah total yang terinfeksi.

Studi Wells dkk menunjukkan pada 3,5 pekan pertama penutupan wilayah dapat mengurangi 81,3% kasus infeksi ekspor. Penurunan ini sangat berguna untuk daerah yang masih belum atau minimal terjangkit untuk melakukan koordinasi sistem kesehatan.

Opsi lockdown lokal atau karantina wilayah secara selektif perlu dipertimbangkan oleh pemerintah Indonesia, kata dia, melihat upaya social distancing atau pembatasan sosial berskala besar belum secara konsisten diterapkan di masyarakat.

“Masih terlihat kepadatan di beberapa sarana  transportasi publik, sebagian tempat wisata tetap dikunjungi, sebagian perkantoran, tempat makan, taman terbuka, dan pusat perbelanjaan tetap beraktivitas,” papar dia.

Situasi ini dapat menjadi lebih buruk dan tidak terhindarkan dengan adanya arus mudik pada bulan Ramadan. “Melandaikan kurva dan memperlambat proses penularan covid-19 merupakan hal yang paling krusial karena sistem kesehatan kita saat ini belum mampu menerima beban kasus infeksi covid-19 yang masif,” tuturnya.

Namun dia menggarisbawahi, perlu diperhatikan bagaimana dengan pekerja yang mendapatkan upah dengan kerja harian. Negara perlu menjamin hajat hidup seluruh warga dalam wilayah karantina, terutama warga miskin selama minimal 2 pekan karena kegiatan perekonomian akan lumpuh total!

Mari berhitung apabila Jakarta melakukan local lockdown dengan total penduduk 9,6 juta:

Makan 3x sehari dengan asumsi:

Makan pagi: Rp5.000,00

Makan siang: Rp10.000,00

Makan malam: Rp10.000,00

Total untuk makan adalah Rp 25.000,00 (untuk membeli beras, tahu, telor, per orang)

Untuk 1 hari, di Jakarta: 9,6 juta x Rp25.000,00 = Rp240.000.000.000,00

Untuk 14 hari di Jakarta: Rp 3.360.000.000.000,00 = Rp3,3 triliun

Kebutuhan listrik/orang/hari kira-kira Rp4.543,00

Untuk 1 hari, di Jakarta: 9,6 juta x Rp4.543,00 = Rp43.000.000.000,00

Untuk 14 hari di Jakarta: Rp610.000.000.000,00 = Rp610 miliar

Kebutuhan air/orang/hari kira-kira Rp735,00

Untuk 1 hari, di Jakarta: 9,6 juta x Rp 735,00 = Rp7.000.000.000,00

Untuk 14 hari di Jakarta: Rp98.000.000.000,00 = Rp98 miliar

Total Dana 14 hari di Jakarta: Rp4 triliun

Total Penerimaan Pajak Indonesia per November 2019: Rp1.312,4 triliun

Dengan penghitungan demikian, menurut dia, maka rasanya mungkin apabila melakukan local lockdown atau karantina wilayah demi mencegah penularan covid-19 lebih lanjut. Pengembalian sebagian uang pajak dari rakyat untuk rakyat dengan adanya kejadian pandemi seperti ini merupakan tindakan yang wajar.

“Semoga hal ini juga menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan sedikit keringanan biaya hidup dasar 14 hari bagi masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
free online course
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisFakultas Kedokteran UIKarantina WilayahLocal LockdownLockdownUI

Related Posts

Harga BBM Ditahan, Pertamina Jadi Penyangga di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Harga BBM Ditahan, Pertamina Jadi Penyangga di Tengah Gejolak Minyak Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memutuskan menahan harga BBM di April 2026 meski harga minyak dunia bergejolak, dengan beban sementara ditanggung...

ECB Buka Suara Soal Minyak Mahal, Eropa Terancam Tekanan Ekonomi

ECB Buka Suara Soal Minyak Mahal, Eropa Terancam Tekanan Ekonomi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Sentral Eropa (ECB) memperingatkan risiko resesi jika harga minyak global melonjak tajam akibat konflik Timur Tengah....

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rusia membuka peluang kerja sama energi dengan Indonesia di tengah gangguan pasokan global akibat konflik di Timur...

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

Harga BBM Tetap per 1 April 2026, Pertamina Pastikan Stabil di Seluruh Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga BBM Pertamina per 1 April 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan, baik untuk subsidi maupun nonsubsidi di...

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

Pasar Masih Cemas, Harga Minyak Belum Turun Meski Ada Sinyal Damai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak dunia masih tinggi meski Amerika Serikat memberi sinyal akan keluar dari konflik dengan Iran, menunjukkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah 2025 Catat Laba Rp141 Miliar, Tumbuh Signifikan

April 1, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

Tekan Emisi Karbon, PLN Indonesia Power Tanam 80.724 Pohon Sepanjang 2025

April 1, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

Tangis Gli Azzurri: Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia 2026

April 2, 2026
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

Aura Misterius Gunung Guntur? Remaja Hilang Ditemukan Tanpa busana dan Linglung

April 1, 2026
Rismon Sianipar Datangi Polda Metro Jaya, Sepakati Damai Kasus Ijazah Joko Widodo

Rismon Sianipar Datangi Polda Metro Jaya, Sepakati Damai Kasus Ijazah Joko Widodo

April 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved