• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Isu “Agustus Kelabu” Sengaja Digoreng untuk Ciptakan Kepanikan Publik

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 7, 2026
in News
0
Isu “Agustus Kelabu” Sengaja Digoreng untuk Ciptakan Kepanikan Publik

JAKARTA, Cobisnis.com  – Lembaga kajian Evident Institute menemukan indikasi bahwa gelombang percakapan isu “Agustus Kelabu” yang ramai di media sosial dalam sepekan terakhir tidak tumbuh secara alami. Pola penyebarannya yang sangat cepat, ditambah tren kenaikan konten disinformasi sejak beberapa bulan sebelumnya, menunjukkan adanya pihak yang sengaja mendorong isu ini untuk memicu kepanikan dan amarah publik.

Direktur Komunitas Evident Institute Algooth Putranto menjelaskan, analisis dilakukan menggunakan mesin pemantauan *Reportica* selama periode 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Hasilnya, tercatat 154 percakapan publik yang menyedot 1,4 juta interaksi, dan seluruh keramaian itu hanya bersumber dari 130 akun berbeda.

“Jangkauan 1,4 juta interaksi yang dihasilkan dari jumlah akun yang relatif kecil ini patut dicermati. Ini bukan pola perbincangan publik yang tumbuh organik, melainkan ada indikasi amplifikasi yang terkoordinasi,” ujar Algooth.

Pola lonjakan percakapan juga dinilai tidak wajar. Pada 31 Juli hanya tercatat dua percakapan, lalu melonjak menjadi 33 pada 1 Agustus dan mencapai puncaknya 56 percakapan pada 2 Agustus 2026, sebelum menurun menjadi 48 percakapan pada 3 Agustus dan 15 percakapan pada 4 Agustus.

“Lonjakan dari 2 percakapan menjadi 56 percakapan hanya dalam tiga hari bukan pertumbuhan yang alami. Ada sesuatu yang mendorong isu ini naik secara serentak dalam waktu sangat singkat,” kata Algooth.

Platform X menjadi kanal paling ramai dengan 78 percakapan, disusul pemberitaan media daring dengan 58 percakapan. Nada perbincangan didominasi sentimen negatif sebesar 64,3 persen, dengan amarah sebagai emosi paling sering muncul (18,1 persen) disusul rasa takut (16,1 persen). Frasa “gas air mata” paling banyak disebut, muncul dalam 67 percakapan dengan nada negatif hingga 76,1 persen, disusul tagar #AgustusKelabu dengan 55 percakapan.

Temuan lebih penting, keramaian isu ini tidak berdiri sendiri. Data tren bulanan konten disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang terekam Reportica menunjukkan kenaikan mencolok. Pada Januari sampai Maret 2026 jumlah konten DFK lebih rendah dibanding periode sama tahun 2025, namun mulai April 2026 melonjak dan terus menanjak hingga Juli 2026 mendekati angka 300 konten.

“Bukan kebetulan isu ini menyebar begitu cepat dan didominasi emosi marah serta takut. Ruang digital kita sudah dipanaskan oleh konten disinformasi, fitnah, dan kebencian yang terus meningkat sejak April. Ketika suasananya sudah keruh, isu sensitif apapun akan lebih mudah digoreng dan lebih cepat viral,” ujar Algooth.

“Yang paling dirugikan sebenarnya adalah masyarakat sendiri. Aspirasi yang murni jadi ditunggangi. Karena itu kami mengajak publik untuk lebih jeli, jangan mudah terpancing konten yang sengaja dirancang untuk membuat panik,” katanya.

Evident Institute menilai langkah pemerintah yang terus membuka ruang dialog dan menyampaikan informasi secara transparan merupakan penyeimbang penting di tengah ruang digital yang rentan dimanipulasi.

“Situasi seperti ini hanya bisa dijawab dengan informasi yang jernih, cepat, dan konsisten. Kami melihat komitmen pemerintah ke arah itu, dan kami berharap semua pihak ikut menjaga ruang digital agar tidak dibajak oleh kepentingan yang ingin memperkeruh suasana,” tutup Algooth.

Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Agustus Kelabucobisnis.comDisinformasiEvident InstituteKepanikan PublikMedia sosialReportica

Related Posts

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana...

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)...

IRESS meminta pemerintah memprioritaskan batu bara kalori menengah dan tinggi untuk PLN sebelum diekspor demi menjaga pasokan listrik nasional.

IRESS Minta Batu Bara Berkualitas Diprioritaskan untuk PLN

by Rizki Meirino
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia Resources Studies (IRESS) meminta pemerintah memprioritaskan pasokan batu bara kalori menengah dan tinggi untuk pembangkit listrik...

Standard Chartered Indonesia menggelar Treasury Leadership Forum 2026 untuk membahas pembayaran digital, AI, dan peluang Indonesia di tengah perubahan rantai pasok global.

Standard Chartered Bahas Masa Depan Pembayaran Digital

by Dwi Natasya
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Standard Chartered Indonesia menggelar Indonesia Treasury Leadership Forum 2026 di Jakarta pada Selasa (13/10/2026) untuk membahas masa...

TransJakarta Bakal Pakai Bus Listrik, Hidrogen, dan Hybrid pada 2029

TransJakarta Bakal Pakai Bus Listrik, Hidrogen, dan Hybrid pada 2029

by Hidayat Taufik
October 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan dana Rp 5,07 triliun untuk mempercepat penggunaan bus berbasis energi ramah lingkungan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.

SYAFIF Aceh Hadirkan Edukasi Keuangan dan 39 UMKM

October 13, 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

Guru PPPK Paruh Waktu Ditargetkan Beralih Status pada Awal 2027

October 13, 2026
Asuransi Jasindo memperkuat perlindungan aset negara melalui pendekatan manajemen risiko. Pada 2026, sebanyak 20.838 objek BMN terlindungi dengan nilai Rp29,19 triliun.

Jasindo Perkuat Perlindungan Aset Negara Rp29,19 Triliun

October 13, 2026
Rocky Gerung Jadi Penasihat Presiden, Apakah Sikap Kritisnya Akan Berubah?

Rocky Gerung Jadi Penasihat Presiden, Apakah Sikap Kritisnya Akan Berubah?

October 13, 2026
Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

Pejabat BNPB Dikabarkan Kena OTT KPK, Kasusnya Apa?

October 13, 2026
Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

Kementerian PKP dan BNI Dorong Percepatan Penyaluran KPP dan FLPP

October 13, 2026
Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Perkuat Transformasi Digital BTN

Balé by BTN Tembus 5 Juta Pengguna, Perkuat Transformasi Digital BTN

October 13, 2026
Pemprov DKI Jakarta memperkuat kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah melalui 15 kesepakatan strategis untuk mengejar target kota global pada 2030.

Jakarta Perkuat Sinergi BUMD-BUMN Menuju Kota Global

October 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved