• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Isu “Agustus Kelabu” Sengaja Digoreng untuk Ciptakan Kepanikan Publik

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 7, 2026
in News
0
Isu “Agustus Kelabu” Sengaja Digoreng untuk Ciptakan Kepanikan Publik

JAKARTA, Cobisnis.com  – Lembaga kajian Evident Institute menemukan indikasi bahwa gelombang percakapan isu “Agustus Kelabu” yang ramai di media sosial dalam sepekan terakhir tidak tumbuh secara alami. Pola penyebarannya yang sangat cepat, ditambah tren kenaikan konten disinformasi sejak beberapa bulan sebelumnya, menunjukkan adanya pihak yang sengaja mendorong isu ini untuk memicu kepanikan dan amarah publik.

Direktur Komunitas Evident Institute Algooth Putranto menjelaskan, analisis dilakukan menggunakan mesin pemantauan *Reportica* selama periode 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Hasilnya, tercatat 154 percakapan publik yang menyedot 1,4 juta interaksi, dan seluruh keramaian itu hanya bersumber dari 130 akun berbeda.

“Jangkauan 1,4 juta interaksi yang dihasilkan dari jumlah akun yang relatif kecil ini patut dicermati. Ini bukan pola perbincangan publik yang tumbuh organik, melainkan ada indikasi amplifikasi yang terkoordinasi,” ujar Algooth.

Pola lonjakan percakapan juga dinilai tidak wajar. Pada 31 Juli hanya tercatat dua percakapan, lalu melonjak menjadi 33 pada 1 Agustus dan mencapai puncaknya 56 percakapan pada 2 Agustus 2026, sebelum menurun menjadi 48 percakapan pada 3 Agustus dan 15 percakapan pada 4 Agustus.

“Lonjakan dari 2 percakapan menjadi 56 percakapan hanya dalam tiga hari bukan pertumbuhan yang alami. Ada sesuatu yang mendorong isu ini naik secara serentak dalam waktu sangat singkat,” kata Algooth.

Platform X menjadi kanal paling ramai dengan 78 percakapan, disusul pemberitaan media daring dengan 58 percakapan. Nada perbincangan didominasi sentimen negatif sebesar 64,3 persen, dengan amarah sebagai emosi paling sering muncul (18,1 persen) disusul rasa takut (16,1 persen). Frasa “gas air mata” paling banyak disebut, muncul dalam 67 percakapan dengan nada negatif hingga 76,1 persen, disusul tagar #AgustusKelabu dengan 55 percakapan.

Temuan lebih penting, keramaian isu ini tidak berdiri sendiri. Data tren bulanan konten disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang terekam Reportica menunjukkan kenaikan mencolok. Pada Januari sampai Maret 2026 jumlah konten DFK lebih rendah dibanding periode sama tahun 2025, namun mulai April 2026 melonjak dan terus menanjak hingga Juli 2026 mendekati angka 300 konten.

“Bukan kebetulan isu ini menyebar begitu cepat dan didominasi emosi marah serta takut. Ruang digital kita sudah dipanaskan oleh konten disinformasi, fitnah, dan kebencian yang terus meningkat sejak April. Ketika suasananya sudah keruh, isu sensitif apapun akan lebih mudah digoreng dan lebih cepat viral,” ujar Algooth.

“Yang paling dirugikan sebenarnya adalah masyarakat sendiri. Aspirasi yang murni jadi ditunggangi. Karena itu kami mengajak publik untuk lebih jeli, jangan mudah terpancing konten yang sengaja dirancang untuk membuat panik,” katanya.

Evident Institute menilai langkah pemerintah yang terus membuka ruang dialog dan menyampaikan informasi secara transparan merupakan penyeimbang penting di tengah ruang digital yang rentan dimanipulasi.

“Situasi seperti ini hanya bisa dijawab dengan informasi yang jernih, cepat, dan konsisten. Kami melihat komitmen pemerintah ke arah itu, dan kami berharap semua pihak ikut menjaga ruang digital agar tidak dibajak oleh kepentingan yang ingin memperkeruh suasana,” tutup Algooth.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Agustus Kelabucobisnis.comDisinformasiEvident InstituteKepanikan PublikMedia sosialReportica

Related Posts

Danareksa bersama tujuh kawasan industri menghimpun Rp423 juta dan menyalurkan 9,5 ton beras serta bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak gempa NTT.

Danareksa Salurkan 9,5 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT

by Rizki Meirino
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Danareksa (Persero) bersama tujuh anggota holding kawasan industri, tenant, karyawan, dan mitra menghimpun bantuan senilai Rp423...

Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tak Naik di Tahun 2027

by Desti Dwi Natasya
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak memiliki rencana menaikkan tarif pajak pada 2027. Pemerintah justru...

Bakar Lahan Setengah Hektare, Pasutri di Samarinda Ditangkap

Bakar Lahan Setengah Hektare, Pasutri di Samarinda Ditangkap

by Hidayat Taufik
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Polisi mengamankan pasangan suami istri yang diduga membakar lahan secara sengaja untuk mempercepat pembukaan area pertanian di...

Italia menyiapkan aturan baru yang mengancam pejalan kaki yang menggunakan ponsel saat menyeberang jalan dengan denda lebih dari Rp1,5 juta.

Menyeberang Sambil Main HP Bakal Didenda di Italia

by Desti Dwi Natasya
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pejalan kaki di Italia yang menggunakan ponsel saat menyeberang jalan terancam dikenai denda lebih dari 75 euro...

Stok Bantuan Minim, BNPB Dorong Gudang Bencana Daerah

Stok Bantuan Minim, BNPB Dorong Gudang Bencana Daerah

by Hidayat Taufik
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan agar pemerintah daerah di seluruh Indonesia menyediakan gudang khusus untuk menyimpan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

August 27, 2026
Komisi XI DPR Pilih Destry Damayanti Jadi Gubernur BI hingga 2031

Komisi XI DPR Pilih Destry Damayanti Jadi Gubernur BI hingga 2031

August 27, 2026
Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran, Bidik Semifinal AVC Continental 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran, Bidik Semifinal AVC Continental 2026

August 27, 2026
11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Ungkap Daftarnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Ungkap Daftarnya

August 27, 2026
Danareksa bersama tujuh kawasan industri menghimpun Rp423 juta dan menyalurkan 9,5 ton beras serta bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak gempa NTT.

Danareksa Salurkan 9,5 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT

August 28, 2026
Wikimania Paris 2026 mempertemukan 1.200 relawan Wikimedia untuk membahas masa depan pengetahuan terbuka di tengah perkembangan AI dan ancaman terhadap informasi.

Wikipedia 25 Tahun, Wikimedia Hadapi Era AI

August 28, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tak Naik di Tahun 2027

August 28, 2026
Bakar Lahan Setengah Hektare, Pasutri di Samarinda Ditangkap

Bakar Lahan Setengah Hektare, Pasutri di Samarinda Ditangkap

August 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved