JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan keterlibatan istri dan anak Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, dalam agenda perjalanan dinas ke Amerika Serikat masih menjadi perbincangan publik.
Persoalan tersebut ikut menyita perhatian di DPR RI. Meski demikian, jajaran pimpinan Komisi V DPR memilih tidak banyak berkomentar saat dimintai tanggapan mengenai isu yang tengah ramai diperbincangkan.
Ketua Komisi V DPR, Lasarus, mengarahkan agar pertanyaan mengenai polemik tersebut disampaikan langsung kepada pihak Istana.
“Tanya saja ke Istana,” kata Lasarus usai mengikuti rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Respons serupa ditunjukkan Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PKB, Syaiful Huda. Ia memilih tidak membahas persoalan itu dan hanya memberikan jawaban singkat sambil tertawa.
“Lagi enggak mood,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi V DPR, Ridwan Bae, juga enggan memberikan komentar ketika dimintai tanggapan terkait polemik tersebut.
Perdebatan bermula setelah beredarnya surat dinas Kementerian Pekerjaan Umum mengenai rencana kunjungan ke Amerika Serikat. Dalam dokumen yang beredar luas di media sosial itu tercantum nama Dody Hanggodo bersama istrinya, Irma Hermawati, serta putrinya, Aurellia Tsabitha Meidirama.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Apri Artoto, membenarkan bahwa nama istri dan anak Dody memang tercantum dalam surat tersebut. Namun, ia memastikan biaya perjalanan keluarga tidak dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Apri menegaskan, apabila anggota keluarga ikut dalam kunjungan tersebut, seluruh biaya keberangkatan maupun kebutuhan selama perjalanan ditanggung menggunakan dana pribadi.
Ia menambahkan, pencantuman nama istri dan anak Menteri PU dilakukan untuk memenuhi persyaratan administrasi pengurusan visa melalui Kementerian Luar Negeri. Adapun penggunaan paspor diplomatik oleh istri Dody, menurutnya, telah mengikuti ketentuan yang berlaku.













