• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

UEA Sudah Beri Rp815 Miliar, Tapi Kondisi Hutan Masih Seperti Sebelumya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 12, 2025
in News
0
UEA Sudah Beri Rp815 Miliar, Tapi Kondisi Hutan Masih Seperti Sebelumya

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab sejak 1 Februari 2025 menyiapkan pendanaan 50 juta dolar AS atau sekitar Rp815 miliar untuk mendukung program reforestasi nasional. Kesepakatan ini diklaim menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara dalam pemulihan lingkungan.

Pendanaan tersebut diarahkan untuk memperbaiki kondisi hutan yang terus tertekan akibat deforestasi jangka panjang. Pemerintah menargetkan pemulihan ekosistem dapat menurunkan risiko bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor yang makin sering terjadi.

Namun kondisi lapangan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan hal yang berlawanan. Banjir besar di Sumatra justru membuka gambaran luas tentang kerusakan hutan, dengan gelondongan kayu yang terbawa arus di berbagai titik.

Situasi ini membuat publik mempertanyakan progres reforestasi yang selama ini disebut menjadi program prioritas. Realitas di lapangan menegaskan bahwa kerusakan lahan masih jauh dari perbaikan, meski pendanaan besar sudah disiapkan sejak awal tahun.

Kritik semakin menguat karena belum ada laporan terperinci tentang alokasi penggunaan dana Rp815 miliar tersebut. Informasi resmi mengenai lokasi program, capaian bibit, maupun indikator keberhasilannya belum dipaparkan secara terbuka.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan dana hibah UEA digunakan sesuai tujuan. Namun publik menilai transparansi tetap menjadi aspek penting agar kemajuan reforestasi dapat dipantau secara objektif.

Sejumlah pengamat lingkungan menilai momentum banjir Sumatra seharusnya menjadi alarm bahwa program reforestasi tak bisa hanya berfokus pada komitmen anggaran. Penguatan eksekusi di lapangan dianggap lebih mendesak daripada sekadar perencanaan.

Masyarakat juga menyoroti relevansi program ini terhadap kondisi sosial ekonomi warga sekitar hutan. Kerusakan lahan tak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga pada sumber mata pencaharian dan keamanan permukiman.

Pemerintah diharapkan memberikan penjelasan lebih rinci mengenai status pendanaan, progres aksi di lapangan, serta langkah korektif jika program belum berjalan optimal. Kejelasan data dan pelaporan reguler dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Dengan kondisi bencana yang terus berulang, realisasi program reforestasi menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan ketahanan lingkungan Indonesia ke depan. Publik menunggu bukti bahwa pendanaan besar tersebut dapat menghasilkan perubahan nyata.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnislingkungannasionalPebisnismudaReforestasi IndonesiaUea

Related Posts

Gaji CEO Baru Apple John Ternus Terungkap, Hampir Rp1 Triliun Setahun?

Gaji CEO Baru Apple John Ternus Terungkap, Hampir Rp1 Triliun Setahun?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple pada Selasa, 1 September 2026. Ia menggantikan Tim Cook yang...

Komdigi Ingin Industri Internet Nasional Tak Sekadar Jadi Penonton

Komdigi Minta Tambahan Rp3,23 Triliun untuk 2027, Mau Dipakai untuk Apa?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Komunikasi dan Digital, Komdigi, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp3,23 triliun untuk menjalankan sejumlah program pada 2027....

Ekonomi 2025 Tertekan, Ivan Tanjaya Ungkap Strategi Bisnis Hadapi 2026

Ekonomi 2025 Tertekan, Ivan Tanjaya Ungkap Strategi Bisnis Hadapi 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kondisi ekonomi 2025 disebut memberi tekanan cukup besar terhadap bisnis yang menyasar segmen masyarakat menengah ke atas....

Komisi XI DPR Pilih Destry Damayanti Jadi Gubernur BI hingga 2031

DPR Setujui Destry Damayanti Pimpin BI untuk Periode 2026-2031

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026 sampai...

1 Orang Tewas Ditikam di Times Square, Polisi Tembak Pelaku di Lokasi

1 Orang Tewas Ditikam di Times Square, Polisi Tembak Pelaku di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Insiden penikaman terjadi di kawasan Times Square, New York, Amerika Serikat, Senin (31/8). Seorang perempuan yang membawa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Karhutla Kalimantan Ancam Flora dan Satwa Endemik Indonesia

Karhutla Kalimantan Ancam Flora dan Satwa Endemik Indonesia

September 3, 2026
Muhadjir Effendy menyebut penyelenggaraan Haji 2024 semakin membaik dan menegaskan pemerintah wajib mematuhi MoU Indonesia-Arab Saudi.

Muhadjir Sebut Haji 2024 Semakin Membaik

September 3, 2026
GIIAS Bandung 2026 digelar 9–13 September dengan 19 merek kendaraan, termasuk lima merek baru dan yang kembali berpartisipasi.

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek Otomotif

September 3, 2026
Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

Makan Bareng Ternyata Punya Efek Bikin Hidup Lebih Bahagia

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved