JAKARTA, Cobisnis.com – Sadio Mané resmi memulai proyek agroindustri SM10 Agro di Bambali, Senegal, kampung tempat ia lahir dan tumbuh. Investasi proyek tersebut mencapai sekitar US$20,4 juta atau setara Rp363,6 miliar.
Proyek ini berfokus pada pengembangan perkebunan sekaligus pengolahan mangga. Kehadiran SM10 Agro ditargetkan membuka lebih dari 1.000 lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
SM10 Agro akan memiliki fasilitas pengolahan dengan kapasitas hingga 8.500 ton mangga per tahun. Hasil produksinya mencakup bubur mangga, buah kering, hingga mango butter.
Selain fasilitas pengolahan, proyek tersebut mencakup perkebunan mangga varietas Kent dengan luas mencapai 500 hektare. Pengembangan lahan ini menjadi bagian dari upaya membangun rantai industri mangga dari produksi hingga pengolahan.
SM10 Agro juga akan dilengkapi pusat pelatihan pertanian. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kemampuan masyarakat di sektor pertanian.
Proyek ini turut mencakup fasilitas penelitian yang akan mendukung sektor pertanian di kawasan Casamance. Dengan begitu, investasi Mané tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pengembangan pengetahuan dan kapasitas pertanian.
Bambali bukan wilayah baru bagi Mané dalam menjalankan berbagai kegiatan untuk masyarakat. Sebelumnya, pesepakbola Senegal tersebut telah membangun sejumlah fasilitas, termasuk sekolah, rumah sakit, masjid, dan SPBU di kampung halamannya.
Kini, Mané memperluas kontribusinya melalui investasi di sektor agroindustri. Proyek SM10 Agro diharapkan memberikan aktivitas ekonomi baru sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Bagi Mané, proyek tersebut memiliki makna personal karena dibangun di tempat ia lahir dan tumbuh. Ia ingin kontribusinya diingat bukan hanya melalui pencapaian di lapangan sepak bola.
“Saya tidak ingin hanya dikenang karena gol yang saya cetak. Sebelum stadion, lampu, dan kemenangan, ada Bambali,” ujar Mané.
Investasi tersebut menunjukkan bagaimana proyek di sektor pertanian dapat menjadi bagian dari kontribusi seorang tokoh terhadap daerah asalnya. SM10 Agro kini diarahkan untuk mengembangkan potensi mangga sekaligus memperkuat aktivitas pertanian di Casamance.













