JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku telah memperingatkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, agar tidak melanjutkan serangan terhadap Iran.
Trump mengatakan Netanyahu berisiko menghadapi isolasi diplomatik jika terus meningkatkan konflik dengan Iran. Dalam wawancara dengan Axios, Trump menyebut dirinya telah menyampaikan pesan langsung kepada Netanyahu.
Menurut Trump, Israel memberikan pemberitahuan yang sangat terlambat kepada Amerika Serikat terkait serangan yang dilakukan pada Minggu. Namun, serangan tersebut kini telah berhenti untuk sementara waktu.
Di sisi lain, Netanyahu mengisyaratkan kemungkinan operasi militer terhadap Iran dapat kembali dilakukan. Sementara itu, Trump terus mendorong tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran.
Ia mengungkapkan bahwa lima negara di kawasan mendesaknya untuk turun tangan dan berkomunikasi dengan Netanyahu setelah serangan terbaru terjadi.
Menurut Trump, negara-negara tersebut mendukung proses negosiasi yang sedang berlangsung. Namun, Trump tidak mengungkap identitas lima negara yang menghubunginya.
Selain itu, pejabat Iran juga disebut melakukan komunikasi dengan pemerintah Amerika Serikat. Trump mengatakan Iran menyampaikan bahwa mereka akan menghentikan serangan jika Israel melakukan hal yang sama.
Karena itu, Teheran meminta Washington menyampaikan pesan tersebut kepada pemerintah Israel. Pernyataan Trump menunjukkan meningkatnya upaya diplomatik untuk mencegah konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Meski begitu, ketegangan antara Israel dan Iran masih menjadi perhatian utama komunitas internasional.
Para pengamat menilai keberhasilan negosiasi akan sangat bergantung pada kesediaan kedua pihak menahan eskalasi militer dalam beberapa waktu ke depan.













