• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Tradisi Membersihkan Lingkungan Bentuk Kebiasaan Unik Jepang di Ajang Piala Dunia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
June 15, 2026
in Sport
0
Gen Z Makin Takut Risiko, Asmara Jadi Korban

JAKARTA, Cobisnis.com — Tim nasional Jepang dikenal sebagai salah satu peserta paling tertib di ajang Piala Dunia. Selain permainan di lapangan, perhatian publik juga tertuju pada kebiasaan pemain dan suporter Jepang yang selalu menjaga kebersihan.

Kebiasaan itu ternyata berakar dari budaya yang diajarkan sejak usia dini di sekolah. Nozomi Morgan, pakar kepemimpinan lintas budaya, mengingat pengalamannya saat pindah dari Seattle ke Tokyo ketika berusia delapan tahun.

Ia terkejut karena setiap siswa harus mengganti sepatu luar dengan sepatu khusus di dalam sekolah. Selain itu, para siswa juga bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan belajar.

Morgan mengatakan setiap anak membawa kain lap sendiri yang digunakan untuk membersihkan kelas. Setelah pelajaran selesai, siswa memindahkan meja dan kursi. Setelah itu, mereka menyapu dan mengepel lantai bersama-sama.

Menurut Morgan, kegiatan tersebut terasa seperti permainan. Karena itu, anak-anak menjalankannya sebagai bagian dari rutinitas, bukan sebagai beban. Selama sekolah dasar hingga menengah, para siswa juga membersihkan tangga, halaman, dan kamar mandi.

Ia mengatakan masyarakat Jepang mengenal pepatah, “Burung yang terbang tidak meninggalkan jejak.” Pepatah itu mencerminkan nilai untuk meninggalkan tempat dalam kondisi bersih setelah digunakan.

Sejak 2008, Tsunoda rutin menghadiri Olimpiade dan Piala Dunia. Selain mendukung tim Jepang, ia juga membantu membersihkan area stadion setelah pertandingan. Menurutnya, stadion bukan tempat untuk berbuat sesuka hati hanya karena sudah membeli tiket.

Ia menilai stadion sebagai tempat yang istimewa bagi para penggemar olahraga. Karena itu, ia merasa perlu menjaga kebersihannya. Tsunoda juga menanggapi kritik yang menyebut aksi suporter Jepang hanya untuk mencari perhatian.

Menurutnya, pengalaman membersihkan sampah orang lain justru membuat seseorang lebih menghargai kebersihan. Di sisi lain, kebiasaan tersebut juga terlihat pada tim nasional Jepang.

Pada Piala Dunia 2018 dan 2022, para pemain meninggalkan ruang ganti dalam kondisi bersih setelah pertandingan. Selain itu, mereka hanya meninggalkan catatan ucapan terima kasih dan beberapa origami sebagai tanda penghargaan kepada tuan rumah.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: Budaya jepangcobisnis.comFIFA World CupHirokazu TsunodajepangkebersihanNozomi Morganpiala duniaSuporter JepangTimnas Jepang

Related Posts

Pengamat: Party ID Rendah karena Partai Aktif Saat Pemilu

Pengamat: Party ID Rendah karena Partai Aktif Saat Pemilu

by Hidayat Taufik
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Keterikatan masyarakat terhadap partai politik atau party ID di Indonesia dinilai masih rendah. Kondisi tersebut bahkan cenderung...

BFI Finance menjadi sponsor utama JFIVER Camping Journey 2026 di Cikole, sekaligus memperkenalkan solusi pembiayaan kendaraan listrik.

BFI Finance Gandeng Komunitas JFIVER Dorong Ekosistem EV

by Rizki Meirino
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lebih dari 57 unit Jaecoo J5 EV bersama sekitar 200 peserta memeriahkan JFIVER Camping Journey 2026 di...

Atletico Madrid, Liverpool, Anfield, Alexander Sorloth, Arnau Ortiz, Diego Simeone,

Atletico Bawa 24 Pemain Hadapi Liverpool di Anfield

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Atletico Madrid bertolak ke Inggris untuk menghadapi Liverpool pada laga perdana fase grup Liga Champions musim ini...

Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

by Hidayat Taufik
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu fenomena vulkanik yang menarik perhatian. Gunung yang berada di tengah perairan...

Sebanyak 110 buron Interpol dari berbagai negara diketahui bersembunyi di Korea Selatan, dengan kasus penipuan menjadi yang terbanyak.

110 Buron Interpol Bersembunyi di Korea Selatan

by Desti Dwi Natasya
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 110 warga negara asing yang masuk dalam daftar buronan Interpol diketahui bersembunyi di Korea Selatan berdasarkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

Badan Geologi dan BMKG Akan Diintegrasikan Prabowo, Apa Bedanya?

September 8, 2026
Pemprov Jawa Tengah memastikan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau belum terpantau sampai Jateng, meski warga tetap diminta waspada.

Jateng Pastikan Aman dari Abu Krakatau

September 8, 2026
Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

September 8, 2026
Pengamat: Party ID Rendah karena Partai Aktif Saat Pemilu

Pengamat: Party ID Rendah karena Partai Aktif Saat Pemilu

September 9, 2026
BFI Finance menjadi sponsor utama JFIVER Camping Journey 2026 di Cikole, sekaligus memperkenalkan solusi pembiayaan kendaraan listrik.

BFI Finance Gandeng Komunitas JFIVER Dorong Ekosistem EV

September 9, 2026
Atletico Madrid, Liverpool, Anfield, Alexander Sorloth, Arnau Ortiz, Diego Simeone,

Atletico Bawa 24 Pemain Hadapi Liverpool di Anfield

September 9, 2026
Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

Dari Kehancuran Krakatau, Begini Proses Gunung Anak Krakatau Muncul di Tengah Laut

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved