• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Tradisi Membersihkan Lingkungan Bentuk Kebiasaan Unik Jepang di Ajang Piala Dunia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
June 15, 2026
in Sport
0
Gen Z Makin Takut Risiko, Asmara Jadi Korban

JAKARTA, Cobisnis.com — Tim nasional Jepang dikenal sebagai salah satu peserta paling tertib di ajang Piala Dunia. Selain permainan di lapangan, perhatian publik juga tertuju pada kebiasaan pemain dan suporter Jepang yang selalu menjaga kebersihan.

Kebiasaan itu ternyata berakar dari budaya yang diajarkan sejak usia dini di sekolah. Nozomi Morgan, pakar kepemimpinan lintas budaya, mengingat pengalamannya saat pindah dari Seattle ke Tokyo ketika berusia delapan tahun.

Ia terkejut karena setiap siswa harus mengganti sepatu luar dengan sepatu khusus di dalam sekolah. Selain itu, para siswa juga bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan belajar.

Morgan mengatakan setiap anak membawa kain lap sendiri yang digunakan untuk membersihkan kelas. Setelah pelajaran selesai, siswa memindahkan meja dan kursi. Setelah itu, mereka menyapu dan mengepel lantai bersama-sama.

Menurut Morgan, kegiatan tersebut terasa seperti permainan. Karena itu, anak-anak menjalankannya sebagai bagian dari rutinitas, bukan sebagai beban. Selama sekolah dasar hingga menengah, para siswa juga membersihkan tangga, halaman, dan kamar mandi.

Ia mengatakan masyarakat Jepang mengenal pepatah, “Burung yang terbang tidak meninggalkan jejak.” Pepatah itu mencerminkan nilai untuk meninggalkan tempat dalam kondisi bersih setelah digunakan.

Sejak 2008, Tsunoda rutin menghadiri Olimpiade dan Piala Dunia. Selain mendukung tim Jepang, ia juga membantu membersihkan area stadion setelah pertandingan. Menurutnya, stadion bukan tempat untuk berbuat sesuka hati hanya karena sudah membeli tiket.

Ia menilai stadion sebagai tempat yang istimewa bagi para penggemar olahraga. Karena itu, ia merasa perlu menjaga kebersihannya. Tsunoda juga menanggapi kritik yang menyebut aksi suporter Jepang hanya untuk mencari perhatian.

Menurutnya, pengalaman membersihkan sampah orang lain justru membuat seseorang lebih menghargai kebersihan. Di sisi lain, kebiasaan tersebut juga terlihat pada tim nasional Jepang.

Pada Piala Dunia 2018 dan 2022, para pemain meninggalkan ruang ganti dalam kondisi bersih setelah pertandingan. Selain itu, mereka hanya meninggalkan catatan ucapan terima kasih dan beberapa origami sebagai tanda penghargaan kepada tuan rumah.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
lynda course free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Budaya jepangcobisnis.comFIFA World CupHirokazu TsunodajepangkebersihanNozomi Morganpiala duniaSuporter JepangTimnas Jepang

Related Posts

Aksi Protes Memanas di Eropa, DPR Ingatkan Kemlu soal WNI

Aksi Protes Memanas di Eropa, DPR Ingatkan Kemlu soal WNI

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di sejumlah negara Eropa mendorong Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri...

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktorat Jenderal Imigrasi membeberkan informasi perjalanan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid,...

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Senin (19/10/2026). Titik...

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus berkembang. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap...

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

October 20, 2026
Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

October 20, 2026
Elon Musk berencana membagikan masing-masing satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat pada 2027, dengan nilai total diproyeksikan mencapai Rp157 triliun.

Elon Musk Janji Beri Saham SpaceX ke Anak AS

October 20, 2026
Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

October 20, 2026
Dwayne "The Rock" Johnson - IST

Resep Smoothie Kaya Protein ala The Rock, Mau Coba?

October 20, 2026
Ilustrasi Diet - pexels/Beyzaa Yurtkuran

Diet Keto atau Defisit Kalori? Mana yang Baik bagi Kesehatan untuk Jangka Panjang?

October 20, 2026
Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved