• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, November 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 29, 2026
in Nasional
0
Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

JAKARTA, Cobisnis.com – Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Para pengemudi ojol terlihat berkumpul di kawasan Gedung DPR dengan mengenakan jaket dari masing-masing perusahaan platform tempat mereka bekerja.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan menetapkan pengemudi ojol sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mereka meminta pemerintah dan DPR mengakui pengemudi ojol sebagai pekerja platform. Menurut massa aksi, perubahan status menjadi pelaku UMKM berpotensi berdampak terhadap sejumlah hak yang selama ini diterima pengemudi.

“Kawan-kawan yang hadir hari ini aksi di DPR ingin menuntut kepada wakil rakyat yang ada di Gedung DPR yang sedang mencanangkan Undang Undang Perlindungan Ketenagakerjaan untuk memasukkan status driver online sebagai status pekerja platform.Karena ini penting buat kami sebagai driver online untuk masa depan kami,” ujar Deputi Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) Yanto di depan Gedung DPR, Senayan, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (29/9).

Yanto menyatakan pengemudi ojol tidak semestinya dikategorikan sebagai pelaku UMKM. Ia menilai status tersebut dapat berpengaruh terhadap perlindungan dan jaminan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka.

“Tapi kalau menggeser status pengemudi ojek online yang tadinya pekerja menjadi UMKM, itu banyak hak-hak driver online yang akan hilang. Ya, misalnya jaminan. Apakah di UMKM ada jaminan sosial? Kan tidak ada. Apakah di UMKM ada jaminan kecelakaan? Kan tidak ada,” ujarnya.

Menurut Yanto, karakteristik pekerjaan pengemudi ojol menunjukkan adanya hubungan kerja karena terdapat perintah, pekerjaan, upah, serta sanksi.

“Kalau kita ada perintah, ada pekerjaan, ada upah, ada sanksi di driver online. Maka tidak patut empat karakter ini kita sebut sebagai status UMKM,” lanjutnya.

Meski menolak perubahan status, Yanto tidak mempermasalahkan apabila keluarga pengemudi ojol mendapatkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditujukan bagi UMKM.

“Jadi kalau mau dikasih KUR ya keluarganya enggak apa-apa, keluarga driver onlinenya, enggak apa-apa dikasih KUR. Tapi jangan driver onlinenya dijadikan status UMKM. Itu yang menggeser hak-hak pekerja nantinya,” ucap Yanto.

Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyebut pengemudi ojol telah menyepakati rencana penetapan status sebagai pelaku usaha mikro.

Maman mengatakan status tersebut dapat memberikan sejumlah manfaat, termasuk fleksibilitas dalam bekerja dan akses terhadap program pemerintah bagi pelaku UMKM.

Salah satu fasilitas yang disebut dapat dimanfaatkan adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pengajuan pinjaman hingga Rp100 juta disebut dapat dilakukan tanpa agunan.

Maman juga membantah anggapan bahwa pengemudi ojol akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) setelah dikategorikan sebagai pengusaha mikro.

Rencana perubahan status tersebut akan dimuat dalam Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ekosistem transportasi digital. Pemerintah menyatakan aturan itu masih dalam tahap finalisasi.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta proses penerbitan aturan tersebut dipercepat dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol.

Pemerintah bersama DPR RI saat ini masih melakukan sinkronisasi terhadap dua pasal terakhir dalam rancangan aturan tersebut.

“Kita sepakat dengan menteri-menteri dan juga tadi kita hearing juga, bicara dengan pimpinan DPR, kita sepakat mau kita tuntaskan secepat-cepatnya. Mudah-mudahan dalam seminggu inilah kita tuntaskan,” ujar Maman.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: cobisnis.comdemo ojolDPR RIKURojek onlineOjolpekerja platformumkm

Related Posts

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan bersama 10 mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Hambalang, Kabupaten...

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif dalam balapan Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Lusail,...

Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kondisi kuku ternyata tidak hanya berkaitan dengan kebersihan dan penampilan. Perubahan warna, munculnya garis, hingga tekstur yang...

Siapa Dalang Penyadapan Prabowo? Komisi III Panggil Kapolri Pekan Ini

Siapa Dalang Penyadapan Prabowo? Komisi III Panggil Kapolri Pekan Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi III DPR RI menjadwalkan rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto pada Kamis (12/11/2026). Pertemuan...

Indonesia Pilih TC, Malaysia dan Vietnam Siapkan Laga FIFA Matchday

Indonesia Pilih TC, Malaysia dan Vietnam Siapkan Laga FIFA Matchday

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Indonesia, Malaysia, dan Vietnam memiliki agenda berbeda dalam menyambut FIFA Matchday November 2026 yang berlangsung pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

November 8, 2026
5 Hal yang Harus diperhatikan saat Beli Makanan Kemasan Tinggi Protein

5 Hal yang Harus diperhatikan saat Beli Makanan Kemasan Tinggi Protein

November 8, 2026
Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

Perubahan Kondisi Kuku Bisa Ungkap Gangguan Kesehatan, Ini Tandanya

November 8, 2026
Stok iPhone 18 Pro Burgundy Terbatas, Ini Daftar Harga di Indonesia

Stok iPhone 18 Pro Burgundy Terbatas, Ini Daftar Harga di Indonesia

November 8, 2026
Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

November 8, 2026
Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

November 8, 2026
Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

November 8, 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,58 Juta per Gram

Harga Emas Antam Berfluktuasi, Ditutup Rp2,545 Juta per Gram

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved