• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 29, 2026
in Nasional
0
Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

JAKARTA, Cobisnis.com – Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Para pengemudi ojol terlihat berkumpul di kawasan Gedung DPR dengan mengenakan jaket dari masing-masing perusahaan platform tempat mereka bekerja.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan menetapkan pengemudi ojol sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mereka meminta pemerintah dan DPR mengakui pengemudi ojol sebagai pekerja platform. Menurut massa aksi, perubahan status menjadi pelaku UMKM berpotensi berdampak terhadap sejumlah hak yang selama ini diterima pengemudi.

“Kawan-kawan yang hadir hari ini aksi di DPR ingin menuntut kepada wakil rakyat yang ada di Gedung DPR yang sedang mencanangkan Undang Undang Perlindungan Ketenagakerjaan untuk memasukkan status driver online sebagai status pekerja platform.Karena ini penting buat kami sebagai driver online untuk masa depan kami,” ujar Deputi Presiden Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) Yanto di depan Gedung DPR, Senayan, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (29/9).

Yanto menyatakan pengemudi ojol tidak semestinya dikategorikan sebagai pelaku UMKM. Ia menilai status tersebut dapat berpengaruh terhadap perlindungan dan jaminan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka.

“Tapi kalau menggeser status pengemudi ojek online yang tadinya pekerja menjadi UMKM, itu banyak hak-hak driver online yang akan hilang. Ya, misalnya jaminan. Apakah di UMKM ada jaminan sosial? Kan tidak ada. Apakah di UMKM ada jaminan kecelakaan? Kan tidak ada,” ujarnya.

Menurut Yanto, karakteristik pekerjaan pengemudi ojol menunjukkan adanya hubungan kerja karena terdapat perintah, pekerjaan, upah, serta sanksi.

“Kalau kita ada perintah, ada pekerjaan, ada upah, ada sanksi di driver online. Maka tidak patut empat karakter ini kita sebut sebagai status UMKM,” lanjutnya.

Meski menolak perubahan status, Yanto tidak mempermasalahkan apabila keluarga pengemudi ojol mendapatkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditujukan bagi UMKM.

“Jadi kalau mau dikasih KUR ya keluarganya enggak apa-apa, keluarga driver onlinenya, enggak apa-apa dikasih KUR. Tapi jangan driver onlinenya dijadikan status UMKM. Itu yang menggeser hak-hak pekerja nantinya,” ucap Yanto.

Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyebut pengemudi ojol telah menyepakati rencana penetapan status sebagai pelaku usaha mikro.

Maman mengatakan status tersebut dapat memberikan sejumlah manfaat, termasuk fleksibilitas dalam bekerja dan akses terhadap program pemerintah bagi pelaku UMKM.

Salah satu fasilitas yang disebut dapat dimanfaatkan adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pengajuan pinjaman hingga Rp100 juta disebut dapat dilakukan tanpa agunan.

Maman juga membantah anggapan bahwa pengemudi ojol akan dikenai Pajak Penghasilan (PPh) setelah dikategorikan sebagai pengusaha mikro.

Rencana perubahan status tersebut akan dimuat dalam Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ekosistem transportasi digital. Pemerintah menyatakan aturan itu masih dalam tahap finalisasi.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta proses penerbitan aturan tersebut dipercepat dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol.

Pemerintah bersama DPR RI saat ini masih melakukan sinkronisasi terhadap dua pasal terakhir dalam rancangan aturan tersebut.

“Kita sepakat dengan menteri-menteri dan juga tadi kita hearing juga, bicara dengan pimpinan DPR, kita sepakat mau kita tuntaskan secepat-cepatnya. Mudah-mudahan dalam seminggu inilah kita tuntaskan,” ujar Maman.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.comdemo ojolDPR RIKURojek onlineOjolpekerja platformumkm

Related Posts

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan...

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan...

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak orang kesulitan menyisihkan penghasilan untuk tabungan. Namun, metode pengelolaan uang...

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan imigrasi atas kerusuhan yang melanda Prancis setelah demonstrasi pada Sabtu (17/10/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

October 18, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

WITF 2026: Tingkatkan Promosi dan Akses Pasar Pariwisata Indonesia

October 18, 2026
Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

October 19, 2026
Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

October 19, 2026
BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

October 19, 2026
Kepolisian Israel menangkap 10 tersangka terkait serangan terhadap Wali Kota Prancis Bernard Baudoux dan fotografer AS Heidi Levine di Tepi Barat.

Israel Tangkap 10 Tersangka Serangan di Tepi Barat

October 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved