JAKARTA, Cobisnis.com – Ratusan perempuan pelaku usaha mengikuti pelatihan kekayaan intelektual dan pemasaran digital bertajuk Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini yang digelar di Jakarta pada 22 April 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian Perdagangan RI.
Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan kekayaan intelektual dan digitalisasi di kalangan UMKM. Dari total 64 juta UMKM di Indonesia, sekitar 88,95 persen belum memiliki kekayaan intelektual dan 68 persen belum memanfaatkan ruang digital.
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menyampaikan bahwa mayoritas pelaku UMKM merupakan perempuan. Oleh karena itu, kepemilikan kekayaan intelektual dan kemampuan membuat konten dinilai semakin penting untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Kepemilikan kekayaan intelektual memungkinkan pelaku usaha bergabung dalam ekosistem Mall di kedua platform. Hal ini memberikan visibilitas lebih tinggi, dukungan promosi, serta akses pemasaran eksklusif yang berdampak pada peningkatan transaksi.
Selain itu, konten digital seperti video pendek dan sesi siaran langsung juga terbukti efektif dalam mendorong penjualan. Pada periode Ramadan 2026, sesi LIVE di TikTok tercatat mampu meningkatkan transaksi hingga 15 kali lipat.
Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa perempuan pelaku usaha memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Ia menilai penguatan kapasitas melalui digitalisasi dan perlindungan kekayaan intelektual menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Upaya peningkatan literasi kekayaan intelektual juga membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Pemerintah telah menghadirkan skema Kredit Usaha Rakyat berbasis kekayaan intelektual dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
Di sisi lain, Tokopedia dan TikTok Shop turut memperkuat perlindungan kekayaan intelektual melalui penegakan aturan. Sepanjang Januari hingga Juni 2025, jutaan produk dan konten yang melanggar telah ditindak secara proaktif di kedua platform.
Pelatihan ini juga mencakup lokakarya pembuatan konten video promosi. Peserta dibekali keterampilan untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan interaksi dengan konsumen melalui strategi pemasaran digital.
Selain pelatihan, tersedia berbagai klinik bisnis seperti konsultasi desain, pemasaran, dan pendaftaran kekayaan intelektual. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak UMKM perempuan yang mampu berkembang, berdaya saing, dan memanfaatkan peluang di era digital.













