• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
August 23, 2026
in Teknologi
0
TikTok dan ByteDance Sepakati Denda US$400 Juta dalam Kasus Privasi Anak

TikTok mobile icon app on screen smartphone iPhone macro. TikTok is app to create and share videos. Moscow, Russia - June 15, 2021

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok dan perusahaan induknya, ByteDance, menyepakati pembayaran US$400 juta kepada Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pelanggaran privasi anak. Nilainya menjadi salah satu yang terbesar dalam kasus serupa.

Departemen Kehakiman AS pertama kali menggugat TikTok pada 2024. Pemerintah menilai TikTok gagal mencegah anak-anak bergabung dengan platform tersebut.

Selain itu, pemerintah menuduh TikTok mengumpulkan data pribadi anak secara ilegal. Praktik tersebut dinilai melanggar Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA).

Namun, TikTok dan ByteDance memilih menyelesaikan perkara melalui kesepakatan senilai US$400 juta. Departemen Kehakiman menyebutnya sebagai salah satu pemulihan terbesar dalam kasus COPPA.

Dalam kesepakatan tersebut, TikTok akan membayar US$300 juta secara langsung. Perusahaan kemudian membayar tambahan US$100 juta terkait perintah Federal Trade Commission (FTC) pada 2019.

Perintah tersebut berkaitan dengan Musical.ly, aplikasi berbagi video yang diakuisisi ByteDance pada 2017. ByteDance kemudian menggabungkan Musical.ly dengan TikTok. Sementara itu, kasus ini menjadi bagian dari meningkatnya pengawasan terhadap perusahaan teknologi dan platform media sosial.

Sejumlah perusahaan teknologi menghadapi gugatan terkait dampak layanan mereka terhadap anak-anak. Karena itu, isu perlindungan anak semakin menjadi perhatian regulator AS.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: Amerika SerikatByteDancecobisnis.comCOPPADepartemen Kehakiman ASMedia sosialPrivasi AnakTeknologitiktok

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

September 15, 2026
Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

September 15, 2026
Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat storytelling dari Kuliner Khas Aceh

Wamenpar Dorong Aceh Culinary Festival 2026 Perkuat Storytelling Kuliner Khas Aceh

September 15, 2026
Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved