• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Tanpa MSG Kaldu Organik Ini Dapat Meningkatkan Selera Makan Anak

Indra Purnama by Indra Purnama
March 3, 2021
in Industri
0
Tanpa MSG Kaldu Organik Ini Dapat Meningkatkan Selera Makan Anak

Cobisnis.com – GTM (Gerakan Tutup Mulut) adalah istilah yang sering dipakai oleh ibu milenial untuk menyebutkan bahwa anaknya susah makan. Mungkin untuk orang awam anak susah makan adalah hal yang wajar.

Namun hal ini merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan bagi ibu-ibu. Bagaimana tidak, ketika di fase GTM anak benar-benar menolak hampir setiap makanan yang diberikan. Hal ini dapat menyebabkan anak berat badan menurun dan kekurangan nutrisi. Salah satu faktor yang menyebabkan GTM adalah rasa yang monoton/hambar.

Indra perasa anak justru lebih peka dibandingkan orang dewasa, karena anak yang mudah mengenal rasa. Jika menu makanan yang diberikan monoton atau itu-itu saja akan mendorong anak melakukan GTM. Hal ini terjadi karena anak akan merasa bosan dengan rasa yang diberikan itu-itu saja. Sehingga menu yang bervariatif sering kali dianjurkan dalam pembuatan MPASI.

Tak jarang pula hal ini yang menyebabkan para ibu sering pusing mengenai pembuatan jadwal MPASI.
Salah satu trik yang dilakukan oleh Ibu milenial saat ini adalah dengan menambah cita rasa alami pada MPASI si kecil,yakni membuat kaldu homemade.

Tetapi untuk ibu bekerja, hal ini menjadi momok karena membutuhkan waktu lama dalam pembuatannya. Mengerti akan kebutuhan Ibu milenial, PT. Hasana Boga Sejahtera melakukan terobosan baru dengan mengeluarkan produk bumbu alami berbahan dasar ekstrak daging asli dengan tambahan sayuran organik.
Saat ini Nayz sebagai pelopor MPASI Homemade Organik Pertama di Indonesia, memberikan solusi bagi selera makan anak dengan membuat beberapa varian bumbu dengan sayuran organik dengan ekstrak Ayam dan yang terbaru adalah BUmbu dengan eksrak Ikan dan Sapi.

Lutfiel Hakim selaku CEO dari Nayz mengutarakan bahwa Bumbu dengan ekstrak daging dari Nayz ini terbuat dari ekstrak ayam, ikan dan daging sapi asli dengan penambahan sayuran organik, sehingga aman dikonsumsi oleh anak –anak. “Dan juga setiap produk yang di kreasikan oleh Nayz harus sesuai dengan visi kita yaitu sedekat mungkin dengan alam” ujar Lutfiel.

Menurut Dr. Achmad Yudha AP SpA,Mkes, memberikan bumbu berbahan organik dalam pembuatan MPASI merupakan hal yang boleh dilakukan. “Asalkan tidak mengalami perlakuan radiasi atau rekayasa genetik dan juga tanpa kandungan MSG” imbuh Dr. Achmad Yudha.

Hal ini sesuai dengan standar baku WHO untuk bahan makan bayi dimana dilarang menggunakan MSG. Legalitas dan sertifikasi dalam pemilihan kaldu yang berkualitas sangat penting, karena sudah melalui quality control BPOM sesuai ketentuan Codex WHO.

Penggunaan bumbu dengan ekstrak danging dan sayuran organik ini merupakan cara yang praktis dan mudah bagi orang tua yang ingin tetap membuat MPASI homemade dengan sehat dan rasa yang gurih serta lezat sehingga meningkatkan keinginan makan anak dan mencegah GTM.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
online free course

Related Posts

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved