• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 2, 2026
in News
0
Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Ukraina terus mencari cara untuk bertahan dan melanjutkan hidup meski pemadaman listrik berkepanjangan kembali melanda, seiring Rusia menggempur sistem energi negara itu dengan serangan drone dan rudal. Pemadaman yang bisa berlangsung hingga 16 jam sehari kini menjadi bagian dari rutinitas, terutama saat musim dingin dengan suhu beku.

Liudmyla Shramko, warga Kyiv berusia 40 tahun, meninggalkan ibu kota Ukraina pada 2024 bersama dua anak kembarnya demi menghindari serangan dan pemadaman. Namun setahun kemudian, kondisi serupa justru ia alami di wilayah barat Ukraina. Ia mengenang pengalaman sulit saat pemadaman listrik tak terjadwal selama dua hari di Kyiv pada musim panas 2024, ketika suhu mencapai 40 derajat Celsius dan ia tak bisa menyalakan pendingin ruangan, memasak, atau menggunakan lift.

Saat pindah kota, Shramko memilih apartemen dengan fasilitas yang lebih tahan pemadaman, seperti kompor gas. Namun kini, pemadaman kembali terjadi di musim dingin, saat listrik padam berarti pemanas rumah juga berhenti bekerja. Serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah membuat puluhan ribu warga kehilangan listrik dan pemanas. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan ini bertujuan menciptakan kekacauan dan tekanan psikologis bagi masyarakat.

Di Kyiv, serangan besar pada 27 Desember menyebabkan lebih dari 40% bangunan tempat tinggal kehilangan pemanas. Sepanjang Desember, warga ibu kota rata-rata mengalami pemadaman listrik selama 9,5 jam per hari. Dengan sistem energi yang tertekan, pemadaman bergilir kini mengatur ritme kehidupan sehari-hari.

Para ibu berlomba mencuci pakaian anak saat listrik menyala. Warga lanjut usia menunggu listrik kembali agar bisa menggunakan lift. Kafe dan restoran menyesuaikan menu serta harga, tergantung apakah mereka memakai listrik dari jaringan atau generator diesel.

Di Kamianets-Podilskyi, kota tempat Shramko kini tinggal, penerangan jalan hampir tak ada di malam hari. Ia dan suaminya membawa anak-anak keluar rumah di pagi hari sebelum gelap. Anak-anak kembarnya bahkan sudah terbiasa dengan suara generator dan bisa tidur nyenyak meski bising.

Bagi banyak warga, ketidakpastian adalah beban terberat. Serangan Rusia yang terus berlanjut memperparah dampak pemadaman terjadwal. Kekhawatiran utama adalah jika listrik padam berhari-hari dan baterai tak bisa diisi ulang untuk lampu, ponsel, atau laptop.

Di Odesa, serangan Rusia pada pertengahan Desember juga memutus pasokan air. Seorang warga bernama Valeriya menggambarkan malam itu sebagai “apokaliptik,” dengan rudal balistik, drone Shahed, dan tembakan pertahanan udara. Listrik, air, dan pemanas langsung terputus. Keesokan harinya, ia pergi ke kafe untuk mengisi daya ponsel dan menghangatkan diri, meski kafe itu pun kehabisan air.

Di tengah keterbatasan, kreativitas muncul. Seorang penari Opera Odesa memamerkan “mandi tak terkalahkan” menggunakan dispenser air dan power bank. Di Kyiv, pelatihan olahraga dan sekolah musik tetap berjalan meski peralatan harus dioperasikan secara manual.

“Kurangnya cahaya bukan alasan untuk berhenti hidup,” kata Oksana Daniluk, ibu tiga anak di Kyiv. Senada dengan itu, Shramko menegaskan dunia tak perlu mengasihani Ukraina, melainkan mendukungnya. Menurutnya, meski empat tahun perang telah mengubah kehidupan, rakyat Ukraina semakin kuat dan layak mendapat solidaritas global.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comKrisisEnergiPemadamanListrikPerangRusiaUkrainaUkraina

Related Posts

Wisata Bogor Ramai Saat Libur Panjang, Ini Destinasi yang Paling Diminati

Wisata Bogor Ramai Saat Libur Panjang, Ini Destinasi yang Paling Diminati

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Libur panjang kembali mendorong lonjakan wisatawan ke Bogor. Selain dekat dari Jakarta, Bogor menawarkan banyak pilihan wisata...

Astra Agro Berbagi Kiat Operasional Terbaik dan Komitment Keberlanjutan dalam Bisnis Sawit

Astra Agro Berbagi Kiat Operasional Terbaik dan Komitment Keberlanjutan dalam Bisnis Sawit

by Iwan Supriyatna
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Praktik Operasional terbaik dan komitmen keberlanjutan menjadi kunci bisnis minyak sawit yang berkesinambungan bukan hanya secara komersial...

Dampak Emosional Anak Saat Usaha Tidak Dihargai Orang Dewasa di LCC 4 Pilar

Dampak Emosional Anak Saat Usaha Tidak Dihargai Orang Dewasa di LCC 4 Pilar

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Perdebatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI masih menjadi sorotan publik pada 2026. Selain itu,...

Ngertakeun Bumi Lamba : Tradisi Sunda yang Menguatkan Kepedulian terhadap Alam

Ngertakeun Bumi Lamba : Tradisi Sunda yang Menguatkan Kepedulian terhadap Alam

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Upacara adat Ngertakeun Bumi Lamba akan kembali digelar pada 2026 di Gunung Tangkuban Perahu, Bandung Barat. Acara...

Posisi Tidur yang Tepat untuk Mengatasi Berbagai Gangguan Kesehatan

Posisi Tidur yang Tepat untuk Mengatasi Berbagai Gangguan Kesehatan

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Banyak orang bangun tidur dengan tubuh segar. Namun, sebagian lainnya justru merasa pegal meski sudah tidur cukup....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 13, 2026
Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

Trump dan Xi Bertemu di Beijing, Iran dan Taiwan Jadi Agenda Utama 2026

May 13, 2026
Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

May 13, 2026
Wisata Bogor Ramai Saat Libur Panjang, Ini Destinasi yang Paling Diminati

Wisata Bogor Ramai Saat Libur Panjang, Ini Destinasi yang Paling Diminati

May 14, 2026
Astra Agro Berbagi Kiat Operasional Terbaik dan Komitment Keberlanjutan dalam Bisnis Sawit

Astra Agro Berbagi Kiat Operasional Terbaik dan Komitment Keberlanjutan dalam Bisnis Sawit

May 14, 2026
Dampak Emosional Anak Saat Usaha Tidak Dihargai Orang Dewasa di LCC 4 Pilar

Dampak Emosional Anak Saat Usaha Tidak Dihargai Orang Dewasa di LCC 4 Pilar

May 14, 2026
Ngertakeun Bumi Lamba : Tradisi Sunda yang Menguatkan Kepedulian terhadap Alam

Ngertakeun Bumi Lamba : Tradisi Sunda yang Menguatkan Kepedulian terhadap Alam

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved