• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 2, 2026
in News
0
Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Ukraina terus mencari cara untuk bertahan dan melanjutkan hidup meski pemadaman listrik berkepanjangan kembali melanda, seiring Rusia menggempur sistem energi negara itu dengan serangan drone dan rudal. Pemadaman yang bisa berlangsung hingga 16 jam sehari kini menjadi bagian dari rutinitas, terutama saat musim dingin dengan suhu beku.

Liudmyla Shramko, warga Kyiv berusia 40 tahun, meninggalkan ibu kota Ukraina pada 2024 bersama dua anak kembarnya demi menghindari serangan dan pemadaman. Namun setahun kemudian, kondisi serupa justru ia alami di wilayah barat Ukraina. Ia mengenang pengalaman sulit saat pemadaman listrik tak terjadwal selama dua hari di Kyiv pada musim panas 2024, ketika suhu mencapai 40 derajat Celsius dan ia tak bisa menyalakan pendingin ruangan, memasak, atau menggunakan lift.

Saat pindah kota, Shramko memilih apartemen dengan fasilitas yang lebih tahan pemadaman, seperti kompor gas. Namun kini, pemadaman kembali terjadi di musim dingin, saat listrik padam berarti pemanas rumah juga berhenti bekerja. Serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah membuat puluhan ribu warga kehilangan listrik dan pemanas. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan ini bertujuan menciptakan kekacauan dan tekanan psikologis bagi masyarakat.

Di Kyiv, serangan besar pada 27 Desember menyebabkan lebih dari 40% bangunan tempat tinggal kehilangan pemanas. Sepanjang Desember, warga ibu kota rata-rata mengalami pemadaman listrik selama 9,5 jam per hari. Dengan sistem energi yang tertekan, pemadaman bergilir kini mengatur ritme kehidupan sehari-hari.

Para ibu berlomba mencuci pakaian anak saat listrik menyala. Warga lanjut usia menunggu listrik kembali agar bisa menggunakan lift. Kafe dan restoran menyesuaikan menu serta harga, tergantung apakah mereka memakai listrik dari jaringan atau generator diesel.

Di Kamianets-Podilskyi, kota tempat Shramko kini tinggal, penerangan jalan hampir tak ada di malam hari. Ia dan suaminya membawa anak-anak keluar rumah di pagi hari sebelum gelap. Anak-anak kembarnya bahkan sudah terbiasa dengan suara generator dan bisa tidur nyenyak meski bising.

Bagi banyak warga, ketidakpastian adalah beban terberat. Serangan Rusia yang terus berlanjut memperparah dampak pemadaman terjadwal. Kekhawatiran utama adalah jika listrik padam berhari-hari dan baterai tak bisa diisi ulang untuk lampu, ponsel, atau laptop.

Di Odesa, serangan Rusia pada pertengahan Desember juga memutus pasokan air. Seorang warga bernama Valeriya menggambarkan malam itu sebagai “apokaliptik,” dengan rudal balistik, drone Shahed, dan tembakan pertahanan udara. Listrik, air, dan pemanas langsung terputus. Keesokan harinya, ia pergi ke kafe untuk mengisi daya ponsel dan menghangatkan diri, meski kafe itu pun kehabisan air.

Di tengah keterbatasan, kreativitas muncul. Seorang penari Opera Odesa memamerkan “mandi tak terkalahkan” menggunakan dispenser air dan power bank. Di Kyiv, pelatihan olahraga dan sekolah musik tetap berjalan meski peralatan harus dioperasikan secara manual.

“Kurangnya cahaya bukan alasan untuk berhenti hidup,” kata Oksana Daniluk, ibu tiga anak di Kyiv. Senada dengan itu, Shramko menegaskan dunia tak perlu mengasihani Ukraina, melainkan mendukungnya. Menurutnya, meski empat tahun perang telah mengubah kehidupan, rakyat Ukraina semakin kuat dan layak mendapat solidaritas global.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: cobisnis.comKrisisEnergiPemadamanListrikPerangRusiaUkrainaUkraina

Related Posts

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak orang kesulitan menyisihkan penghasilan untuk tabungan. Namun, metode pengelolaan uang...

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan imigrasi atas kerusuhan yang melanda Prancis setelah demonstrasi pada Sabtu (17/10/2026)....

Serangan Udara Saudi Sasar Yaman Utara, 9 Orang Dilaporkan Tewas

Serangan Udara Saudi Sasar Yaman Utara, 9 Orang Dilaporkan Tewas

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan serangan udara Arab Saudi di wilayah utara Yaman dilaporkan menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai 16...

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki usia dua tahun pada 20 Oktober...

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

Demo Ricuh Guncang Prancis, Macron Segera Bertemu Para Menteri

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan memberikan pernyataan kepada publik pada Minggu (18/10/2026) pukul 18.00 GMT. Pidato tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

October 18, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

October 19, 2026
Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

October 19, 2026
Saklar rel memungkinkan kereta berpindah jalur dengan aman. Kenali cara kerja lidah wesel, rel persilangan, cek rel, dan motor penggeraknya.

Begini Cara Kerja Saklar Rel Kereta Api

October 19, 2026
Serangan Udara Saudi Sasar Yaman Utara, 9 Orang Dilaporkan Tewas

Serangan Udara Saudi Sasar Yaman Utara, 9 Orang Dilaporkan Tewas

October 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved