• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 2, 2026
in News
0
Tak Ada Alasan Berhenti Hidup, Warga Ukraina Bertahan Di Tengah Pemadaman Listrik Akibat Serangan Rusia

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Ukraina terus mencari cara untuk bertahan dan melanjutkan hidup meski pemadaman listrik berkepanjangan kembali melanda, seiring Rusia menggempur sistem energi negara itu dengan serangan drone dan rudal. Pemadaman yang bisa berlangsung hingga 16 jam sehari kini menjadi bagian dari rutinitas, terutama saat musim dingin dengan suhu beku.

Liudmyla Shramko, warga Kyiv berusia 40 tahun, meninggalkan ibu kota Ukraina pada 2024 bersama dua anak kembarnya demi menghindari serangan dan pemadaman. Namun setahun kemudian, kondisi serupa justru ia alami di wilayah barat Ukraina. Ia mengenang pengalaman sulit saat pemadaman listrik tak terjadwal selama dua hari di Kyiv pada musim panas 2024, ketika suhu mencapai 40 derajat Celsius dan ia tak bisa menyalakan pendingin ruangan, memasak, atau menggunakan lift.

Saat pindah kota, Shramko memilih apartemen dengan fasilitas yang lebih tahan pemadaman, seperti kompor gas. Namun kini, pemadaman kembali terjadi di musim dingin, saat listrik padam berarti pemanas rumah juga berhenti bekerja. Serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir telah membuat puluhan ribu warga kehilangan listrik dan pemanas. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan ini bertujuan menciptakan kekacauan dan tekanan psikologis bagi masyarakat.

Di Kyiv, serangan besar pada 27 Desember menyebabkan lebih dari 40% bangunan tempat tinggal kehilangan pemanas. Sepanjang Desember, warga ibu kota rata-rata mengalami pemadaman listrik selama 9,5 jam per hari. Dengan sistem energi yang tertekan, pemadaman bergilir kini mengatur ritme kehidupan sehari-hari.

Para ibu berlomba mencuci pakaian anak saat listrik menyala. Warga lanjut usia menunggu listrik kembali agar bisa menggunakan lift. Kafe dan restoran menyesuaikan menu serta harga, tergantung apakah mereka memakai listrik dari jaringan atau generator diesel.

Di Kamianets-Podilskyi, kota tempat Shramko kini tinggal, penerangan jalan hampir tak ada di malam hari. Ia dan suaminya membawa anak-anak keluar rumah di pagi hari sebelum gelap. Anak-anak kembarnya bahkan sudah terbiasa dengan suara generator dan bisa tidur nyenyak meski bising.

Bagi banyak warga, ketidakpastian adalah beban terberat. Serangan Rusia yang terus berlanjut memperparah dampak pemadaman terjadwal. Kekhawatiran utama adalah jika listrik padam berhari-hari dan baterai tak bisa diisi ulang untuk lampu, ponsel, atau laptop.

Di Odesa, serangan Rusia pada pertengahan Desember juga memutus pasokan air. Seorang warga bernama Valeriya menggambarkan malam itu sebagai “apokaliptik,” dengan rudal balistik, drone Shahed, dan tembakan pertahanan udara. Listrik, air, dan pemanas langsung terputus. Keesokan harinya, ia pergi ke kafe untuk mengisi daya ponsel dan menghangatkan diri, meski kafe itu pun kehabisan air.

Di tengah keterbatasan, kreativitas muncul. Seorang penari Opera Odesa memamerkan “mandi tak terkalahkan” menggunakan dispenser air dan power bank. Di Kyiv, pelatihan olahraga dan sekolah musik tetap berjalan meski peralatan harus dioperasikan secara manual.

“Kurangnya cahaya bukan alasan untuk berhenti hidup,” kata Oksana Daniluk, ibu tiga anak di Kyiv. Senada dengan itu, Shramko menegaskan dunia tak perlu mengasihani Ukraina, melainkan mendukungnya. Menurutnya, meski empat tahun perang telah mengubah kehidupan, rakyat Ukraina semakin kuat dan layak mendapat solidaritas global.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comKrisisEnergiPemadamanListrikPerangRusiaUkrainaUkraina

Related Posts

Teluk Oman Memanas Lagi! AS dan Iran Saling Gempur Meski Gencatan Senjata Berlaku

Teluk Oman Memanas Lagi! AS dan Iran Saling Gempur Meski Gencatan Senjata Berlaku

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat. Meski begitu, gencatan senjata masih berlaku. Kedua negara dilaporkan...

Retret Ketua DPRD 2026 Jadi Ujian Integritas dan Pengawasan Daerah

Retret Ketua DPRD 2026 Jadi Ujian Integritas dan Pengawasan Daerah

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Meningkatnya perhatian publik terhadap kasus korupsi di daerah membuat peran DPRD kembali menjadi sorotan. DPRD tidak hanya...

BSI Perkuat Literasi Digital, Dorong Konsumen Cerdas di Era Keuangan Modern

BSI Perkuat Literasi Digital, Dorong Konsumen Cerdas di Era Keuangan Modern

by Dwi Natasya
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital yang aman dan inklusif. Langkah ini...

Gempa M 7,4 Guncang Jepang Bagian Utara, Peringatan Tsunami Resmi Dikeluarkan

Gempa M 7,4 Guncang Jepang Bagian Utara, Peringatan Tsunami Resmi Dikeluarkan

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan utara Jepang pada Senin sore (20/4/2026) waktu setempat. Setelah...

Pramono Anung Tanggapi Kritik MUI soal Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

Pramono Anung Tanggapi Kritik MUI soal Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu

by Desti Dwi Natasya
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat suara terkait kritik Majelis Ulama Indonesia mengenai metode pemusnahan ikan sapu-sapu. Pemerintah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

April 20, 2026
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

April 20, 2026
Teluk Oman Memanas Lagi! AS dan Iran Saling Gempur Meski Gencatan Senjata Berlaku

Teluk Oman Memanas Lagi! AS dan Iran Saling Gempur Meski Gencatan Senjata Berlaku

April 20, 2026
Retret Ketua DPRD 2026 Jadi Ujian Integritas dan Pengawasan Daerah

Retret Ketua DPRD 2026 Jadi Ujian Integritas dan Pengawasan Daerah

April 20, 2026
BSI Perkuat Literasi Digital, Dorong Konsumen Cerdas di Era Keuangan Modern

BSI Perkuat Literasi Digital, Dorong Konsumen Cerdas di Era Keuangan Modern

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved