• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Survei Populix: Kesadaran Meningkat, Mayoritas Pilih Asuransi Kesehatan dan Jiwa

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 10, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Survei Populix: Kesadaran Meningkat, Mayoritas Pilih Asuransi Kesehatan dan Jiwa

JAKARTA,Cobisnis.com – Kesehatan merupakan aset yang begitu berharga. Oleh karena itu, jaminan kesehatan dari asuransi merupakan salah satu bagian penting dari perencanaan keuangan yang sebaiknya dimiliki sebagai perlindungan masa depan. Dengan memiliki asuransi, masyarakat dapat meminimalisasi risiko kerugian finansial ketika sakit maupun kecelakaan.

Baru-baru ini, Populix mengeluarkan hasil survei bertajuk “Indonesia’s Perceptions and Attitude Towards Health & Life Insurance Products” untuk melihat bagaimana persepsi, minat, dan perilaku pembelian masyarakat Indonesia terhadap produk-produk asuransi kesehatan dan jiwa. Dari hasil survei tersebut ditemukan bahwa 73% masyarakat Indonesia, terutama di kalangan laki-laki dan SES atas, menyatakan memiliki asuransi merupakan hal penting, terutama untuk jaminan kesehatan.

“Pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun belakangan mendorong kesadaran masyarakat tentang bagaimana asuransi dapat membantu mengurangi kerugian finansial ketika sakit. Hal ini terlihat dalam hasil survei Populix yang menemukan bahwa 3 dari 10 masyarakat Indonesia mulai memiliki asuransi dalam 1-2 tahun belakangan ini. Survei juga menunjukkan bahwa saat ini, hampir 7 dari 10 masyarakat Indonesia sudah memiliki asuransi, baik BPJS Kesehatan maupun asuransi pribadi,” ujar Eileen Kamtawijoyo, Co-Founder dan COO Populix.

Perilaku Pembelian dan Minat Masyarakat terhadap Asuransi Pribadi

Di antara para responden yang telah memiliki asuransi, sebanyak 72% di antaranya mengatakan bahwa mereka memiliki asuransi pribadi dengan mayoritas memilih asuransi kesehatan (80%) dan asuransi jiwa (55%), diikuti dengan asuransi pensiun (35%), asuransi pendidikan (33%), dan asuransi kendaraan bermotor (31%). Untuk membeli produk-produk asuransi tersebut, 57% masyarakat rela menyisihkan anggaran di bawah Rp750.000 setiap bulannya, dengan mayoritas metode pembayaran premi yang dipilih adalah membayar setiap bulan.

Lebih dari setengah responden telah memiliki asuransi selama lebih dari 2 tahun. Namun, sebagian responden (35%) mengatakan bahwa mereka membeli asuransi dalam 1-2 tahun belakangan ini. Survei menunjukkan beberapa alasan yang mendorong masyarakat untuk memiliki asuransi pribadi, meliputi:
Perlindungan untuk diri sendiri dan aset yang dimiliki (67%) Dapat menanggung biaya rumah sakit hingga biaya operasi (63%) Warisan/perlindungan bagi anggota keluarga apabila terjadi sesuatu (39%)
Investasi (33%) Melihat pengalaman buruk keluarga atau teman yang tidak memiliki asuransi (24%) Tidak mendapatkan fasilitas asuransi swasta dari kantor (21%)

Agen asuransi (67%), media sosial (57%), teman/keluarga (55%), media massa (46%), dan influencer (21%) merupakan sumber informasi bagi masyarakat seputar hal-hal terkait asuransi pribadi. Secara khusus dalam hal media sosial, Instagram (88%) dan YouTube (75%) menjadi dua media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat untuk mencari informasi seputar asuransi pribadi, diikuti dengan Facebook, WhatsApp dan Twitter.

Pertimbangan Masyarakat Memilih Perusahaan Penyedia Asuransi Kesehatan, Asuransi Jiwa dan Asuransi Jiwa Unit Link Pribadi Survei juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki beberapa hal yang menjadi pertimbangan utama mereka memilih perusahaan penyedia layanan asuransi pribadi. Di antaranya, penawaran polis sesuai dengan kebutuhan (83%), biaya premi yang terjangkau dan berkualitas (68%), klaim yang cepat dan tepat (68%), perusahaan memiliki reputasi yang baik (66%), serta ketersediaan rekanan pusat kesehatan yang berkualitas (54%).

Berikut ini adalah asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi jiwa unit link pribadi pilihan masyarakat Indonesia:
Asuransi Kesehatan Pribadi: Ketika memilih asuransi kesehatan pribadi, manfaat-manfaat yang paling dicari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah manfaat penuh rawat inap dan rawat jalan (89%), santunan harian rawat inap (70%), manfaat penyakit kritis (65%), dan asuransi kesehatan untuk keluarga (53%). Merek asuransi kesehatan pribadi yang paling banyak dimiliki oleh masyarakat saat ini adalah Prudential (52%), Manulife (21%), Allianz (20%), AIA (20%), AXA Mandiri (18%), dan Sinarmas (13%).

Asuransi Jiwa: Sebesar 56% masyarakat Indonesia memilih tipe asuransi jiwa berjangka, 34% memilih asuransi jiwa seumur hidup, dan 10% memilih asuransi dwiguna, dengan perusahaan asuransi jiwa pilihan masyarakat Indonesia saat ini yaitu Prudential (37%), AIA (36%), Allianz (32%), Manulife (25%), AXA Mandiri (12%), Zurich (11%), dan Astra Life (10%).
Asuransi Jiwa Unit Link: Meskipun belum banyak dimiliki oleh masyarakat, bagi 12% masyarakat yang mengaku memiliki asuransi jiwa unit link, investasi (90%), banyaknya manfaat tambahan (82%), dan sebagai biaya pendidikan anak di masa depan (77%) menjadi alasan-alasan utama mereka dalam memilih asuransi jiwa unit link. Prudential (65%), Allianz (32%), AIA (21%), AXA Mandiri (19%), dan Manulife (15%) merupakan perusahaan asuransi jiwa unit link yang paling banyak dipilih masyarakat.

Asuransi dari Fasilitas Kantor dan Alasan Masyarakat Tidak Memiliki Asuransi Pribadi Selain asuransi pribadi, 44% responden juga menyatakan bahwa mereka memiliki asuransi swasta yang didapatkan dari fasilitas kantor. Beberapa nama perusahaan penyedia asuransi yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia meliputi Prudential (25%), AXA Mandiri (12%), Lippo Insurance (9%), Generali (9%), dan Allianz (9%).

Sementara itu, di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi, masih terdapat 33% masyarakat Indonesia yang belum memiliki asuransi. Alasan-alasan utama masyarakat belum memiliki asuransi yaitu belum memiliki anggaran untuk membayar premi (57%), biaya premi yang mahal (29%), kurang memahami manfaat asuransi (25%), dan belum membutuhkan jasa asuransi (22%).

Untuk melihat laporan lengkap “Indonesia’s Perceptions and Attitude Towards Health & Life Insurance Products”, silakan mengunjungi tautan berikut ini.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: asuransi jiwaAsuransi kesehatancobisnis.comPopulix

Related Posts

Defisit BPJS Kesehatan Rp2 Triliun per Bulan, Dipicu 54 Juta Peserta Tak Aktif

Defisit BPJS Kesehatan Rp2 Triliun per Bulan, Dipicu 54 Juta Peserta Tak Aktif

by Hidayat Taufik
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BPJS Kesehatan mencatat sekitar 54 juta peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berstatus tidak aktif karena belum...

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Jadi 0 Persen, KKP Perkuat Tata Kelola Perikanan

by Desti Dwi Natasya
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Indonesia mulai memanfaatkan tarif ekspor 0 persen untuk produk olahan tuna dan cakalang ke Jepang melalui...

Timnas Indonesia

Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026 Malam Ini

by Desti Dwi Natasya
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 dalam laga yang berlangsung di...

Sidang Banding Nadiem Makarim

Sidang Banding Nadiem Makarim Diminta Uji Ulang Fakta dan Bukti Persidangan

by Rizki Meirino
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sidang banding perkara Nadiem Makarim yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026 diminta menjadi momentum untuk menguji...

Piala Presiden 2026 Makin Bergengsi, Hadiah Juara Kini Rp8 Miliar

Piala Presiden 2026 Makin Bergengsi, Hadiah Juara Kini Rp8 Miliar

by Hidayat Taufik
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Panitia penyelenggara Piala Presiden 2026 resmi menaikkan total hadiah bagi tim juara menjadi Rp8 miliar, dari sebelumnya...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

Pengamat Beberkan 4 Tanda Hubungan Jokowi dan Prabowo Mulai Berjarak

August 2, 2026
Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

Pupuk Kaltim Usung Kiprah Konservasi Terumbu Karang di Forum ICRS 2026

August 2, 2026
Meditasi 7 Menit Bisa Tingkatkan Kualitas Otak

Meditasi 7 Menit Bisa Tingkatkan Kualitas Otak

August 3, 2026
Cara Mudah Bersihkan Bekas Cokelat yang Menempel di Baju

Cara Mudah Bersihkan Bekas Cokelat yang Menempel di Baju

August 3, 2026
Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

Selebrasi XL Raih Predikat Jaringan Terbaik

August 3, 2026
KSSK Laporkan Sistem Keuangan Indonesia Kuartal II Tahun 2026 Terjaga

KSSK Laporkan Sistem Keuangan Indonesia Kuartal II Tahun 2026 Terjaga

August 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved