• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Sukanto Tanoto, Konglomerat yang Kembali Terseret dalam Polemik PT TPL

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 6, 2025
in News
0
Sukanto Tanoto, Konglomerat yang Kembali Terseret dalam Polemik PT TPL

JAKARTA, Cobisnis.com – Sukanto Tanoto dikenal sebagai salah satu pengusaha Indonesia yang berhasil membangun bisnisnya hingga ke tingkat internasional. Ia merupakan pendiri Royal Golden Eagle (RGE), grup usaha berbasis sumber daya alam yang beroperasi secara berkelanjutan. Di balik kesuksesan besar yang diraih RGE, perjalanan yang dilalui Sukanto tidaklah mudah.

Perjalanan bisnisnya dimulai dari sebuah usaha kecil berupa toko suku cadang. Dari titik awal itulah ia kemudian berkembang hingga membawa RGE menjadi perusahaan kelas dunia. Mengutip informasi dari Tanoto Foundation, RGE saat ini memiliki aset lebih dari US$20 miliar dan mempekerjakan lebih dari 60.000 karyawan yang tersebar di berbagai negara.

Nama Sukanto kembali menjadi sorotan setelah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara. PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) yang sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama Tbk dan didirikan Sukanto pada 1983 disebut oleh sebagian masyarakat sebagai penyebab kerusakan lingkungan yang berujung pada bencana. Tuduhan tersebut telah dibantah pihak perusahaan, namun desakan masyarakat sekitar untuk menutup PT TPL tetap berlangsung sepanjang tahun 2025.

Lantas, siapa sebenarnya Sukanto Tanoto? Berikut profil lengkap dan perjalanan kariernya, dirangkum dari berbagai sumber pada Sabtu (6/12/2025).

Profil Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto lahir dengan nama Tan Kang Hoo di Medan, Sumatera Utara, pada 25 Desember 1949. Ia berasal dari keluarga keturunan Tionghoa dan merupakan anak dari pasangan Amin Tanoto dan Anisah Tanoto. Ia beragama Buddha dan memiliki zodiak Capricorn.

Sukanto menikah dengan Tinah Bingei Tanoto. Pasangan ini dikaruniai empat anak: Anderson Tanoto, Imelda Tanoto, Belinda Tanoto, dan Andre Tanoto.

Awal Karier dan Pendirian RGE

Sukanto tumbuh di keluarga perantauan Tionghoa di Medan dan sejak kecil sudah terbiasa membantu orang tuanya di usaha perdagangan suku cadang. Situasi berubah ketika ayahnya jatuh sakit, memaksa Sukanto mengambil alih bisnis keluarga di usia muda. Dari pengalaman itu, ia belajar memahami dunia usaha secara langsung.

Pada awal 1970-an, Sukanto melihat peluang besar di industri kayu lapis yang sedang berkembang. Dengan modal keberanian, pada tahun 1973 ia mendirikan perusahaan bernama Raja Garuda Mas, yang kemudian berevolusi menjadi Royal Golden Eagle (RGE). Pada masa awal, perusahaan bergerak di bidang produksi kayu lapis untuk pasar ekspor.

Kesuksesan bisnisnya berkembang pesat. Sekitar satu dekade kemudian, Sukanto mulai masuk ke industri pulp dan kertas melalui perusahaan Asia Pacific Resources International Holdings Ltd. (APRIL), yang kini menjadi salah satu produsen terbesar di Asia.

Tak berhenti di situ, Sukanto juga mengembangkan bisnis kelapa sawit melalui Asian Agri dan Apical, yang kini menjadi pemain penting dalam rantai pasok minyak sawit global.

Di bawah payung RGE, lini usaha terus bertambah mulai dari serat viscose untuk tekstil melalui Sateri, specialty cellulose di bawah Bracell Limited, hingga energi melalui Pacific Oil & Gas.

Saat ini, unit bisnis RGE telah beroperasi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Tiongkok, Malaysia, Brasil, Finlandia, Filipina, dan Kanada, dengan jaringan pemasaran yang menjangkau empat benua. Markas utama grup kini berada di Singapura.

Filosofi Bisnis dan Aktivitas Sosial

Dalam menjalankan bisnisnya, Sukanto Tanoto menerapkan filosofi 5C:

Good for Community, Good for Customer, Good for Country, Good for Climate, dan Good for Company.

Prinsip ini menegaskan bahwa usaha yang dijalankan harus memberikan manfaat luas, tidak hanya sekadar menghasilkan keuntungan.

Selain fokus pada bisnis, Sukanto juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Pada tahun 1981, ia mendirikan Tanoto Foundation, yayasan yang berfokus pada peningkatan mutu dan akses pendidikan di Indonesia. Program yang dijalankan meliputi pemberian beasiswa, pelatihan guru, pembangunan fasilitas pendidikan, hingga bantuan sosial dan kesehatan di daerah terpencil.

Sukanto juga terlibat dalam berbagai organisasi internasional, seperti INSEAD International Council, The Wharton Board of Overseers, dan The Wharton Executive Board for Asia. Atas kontribusinya, ia menerima Wharton School Dean’s Medal Award, salah satu penghargaan paling bergengsi dari institusi tersebut.

Bisnis dan Kekayaan Sukanto Tanoto

Di bawah kepemimpinan Sukanto, RGE berkembang di berbagai sektor, antara lain:

Industri pulp dan kertas melalui APRIL Group dan Asia Symbol.

PT Toba Pulp Lestari, sebelumnya PT Inti Indorayon Utama Tbk.

Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit melalui Asian Agri dan Apical.

Produksi serat viscose untuk tekstil melalui Sateri.

Specialty cellulose melalui Bracell Limited.

Sektor energi melalui Pacific Oil & Gas.

Menurut data Forbes 2024, kekayaan Sukanto Tanoto diperkirakan mencapai US$3,3 miliar, atau sekitar Rp53,8 triliun, menempatkannya sebagai orang terkaya ke-19 di Indonesia dan urutan ke-1.062 di dunia.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: cobisnis.comProfil Sukanto TanotoPT Toba Pulp LestariRGEsukanto tanoto

Related Posts

Dua saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji menyatakan tidak pernah menyerahkan uang atau menerima perintah pemberian fee kepada Yaqut Cholil Qoumas.

Saksi Kemenag Bantah Beri Fee ke Yaqut

by Rizki Meirino
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dua mantan pejabat Kementerian Agama (Kemenag), Rizky Fisa Abadi dan Muhammad Agus Syafii, memberikan keterangan terkait dugaan...

The Bimasena menggelar Energy Leaders’ Talk untuk membahas penguatan kerangka kebijakan dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

The Bimasena Bahas Ketahanan Energi Indonesia

by Rizki Meirino
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - The Bimasena kembali menggelar Energy Leaders’ Talk dengan tema “Memperkuat Kerangka Kebijakan untuk Ketahanan Energi” di Jakarta,...

ASABRI merealisasikan pembayaran empat program manfaat utama lebih dari Rp12,7 triliun hingga Semester I 2026 untuk peserta dan ahli waris.

ASABRI Bayarkan Hak Peserta Rp12,7 Triliun

by Rizki Meirino
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT ASABRI (Persero) terus menjalankan amanah dalam memberikan perlindungan sosial kepada peserta sebagai bentuk penghargaan negara atas...

Kemenhub menetapkan aturan keselamatan mobil listrik yang diangkut kapal, termasuk baterai 30-50 persen dan larangan mengisi daya.

Mobil Listrik Naik Kapal Wajib Ikuti Aturan

by Desti Dwi Natasya
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan sejumlah ketentuan keselamatan untuk kendaraan listrik yang diangkut menggunakan kapal dalam perjalanan antarpulau....

David Beckham menilai Lionel Messi layak memenangkan Ballon d'Or 2026 setelah melihat penampilan gemilangnya bersama Argentina di Piala Dunia.

Beckham Jagokan Messi Raih Ballon d’Or

by Desti Dwi Natasya
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - David Beckham mendukung Lionel Messi untuk memenangkan Ballon d'Or 2026 meski persaingan penghargaan individu tersebut turut diramaikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026, Novo Indonesia mengajak masyarakat aktif memastikan keamanan obat dan melaporkan efek samping.

Novo Dorong Masyarakat Aktif Jaga Keselamatan Obat

September 17, 2026
Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

September 18, 2026
ASABRI Bekali Peserta Hadapi Masa Purnabakti

ASABRI Bekali Peserta Hadapi Masa Purnabakti

September 18, 2026
Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

September 18, 2026
Dua saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji menyatakan tidak pernah menyerahkan uang atau menerima perintah pemberian fee kepada Yaqut Cholil Qoumas.

Saksi Kemenag Bantah Beri Fee ke Yaqut

September 18, 2026
Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

Diduga Buru dan Santap Penyu di Raja Ampat, WN China Diperiksa Imigrasi

September 18, 2026
17.288 Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi Akhir September

17.288 Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi Akhir September

September 18, 2026
Tarif PPN Tetap 11%, Dirjen Pajak Bantah Ada Rencana Kenaikan

Tarif PPN Tetap 11%, Dirjen Pajak Bantah Ada Rencana Kenaikan

September 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved