• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Strategi OPEC+ Kendalikan Pasar, Produksi Minyak Akan Naik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 29, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Jika Perdagangan Internasional Dihentikan, Dunia Akan Hadapi Krisis Besar

JAKARTA, Cobisnis.com – OPEC+ berencana menaikkan produksi minyak sebesar 137 ribu barel per hari mulai November 2025. Rencana ini akan difinalkan pada pertemuan resmi tanggal 5 Oktober, sebagai strategi memperluas pangsa pasar di tengah tren kenaikan harga minyak dunia.

Kebijakan ini dipandang sebagai upaya menjaga keseimbangan antara harga dan permintaan global. Dengan harga minyak yang terus menanjak, OPEC+ khawatir konsumsi energi bisa menurun dan memicu perlambatan permintaan jangka panjang.

Tambahan pasokan 137 ribu barel per hari bukan angka kecil. Meski proporsinya hanya sebagian kecil dari konsumsi global sekitar 100 juta barel per hari, langkah ini memberi sinyal kuat bahwa OPEC+ tidak ingin harga melambung tanpa kendali.

Keputusan ini juga sarat kepentingan geopolitik. Sebagai aliansi antara negara OPEC dan produsen besar seperti Rusia, OPEC+ ingin mempertahankan kendali atas pasar minyak dan menghalangi produsen non-OPEC seperti Amerika Serikat mengambil keuntungan.

Bagi negara-negara importir minyak, kebijakan OPEC+ bisa membawa angin segar. Tambahan suplai berpotensi menahan harga minyak Brent dan WTI, yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tren kenaikan akibat ketatnya pasokan dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

Indonesia termasuk negara yang berpotensi diuntungkan dari langkah ini. Sebagai net importir minyak, harga yang lebih terkendali dapat meringankan beban impor dan menahan tekanan subsidi energi yang membengkak saat harga minyak dunia tinggi.

Namun, bagi penerimaan negara dari ekspor minyak mentah, potensi penurunan harga bisa sedikit mengurangi nilai ekspor. Dampak ganda ini membuat kebijakan energi nasional harus tetap fleksibel agar bisa menyesuaikan dinamika pasar internasional.

Pasar saham global juga akan mencermati keputusan OPEC+. Saham sektor energi biasanya bergerak fluktuatif ketika pasokan minyak berubah. Investor akan menunggu apakah kebijakan ini cukup menekan harga atau justru memicu spekulasi baru.

Di sisi lain, konsumen global kemungkinan mendapat keuntungan. Jika harga BBM turun, inflasi energi bisa ditekan, yang pada akhirnya menjaga daya beli masyarakat dan menurunkan tekanan biaya hidup.

OPEC+ sendiri sudah beberapa kali menyesuaikan produksi sepanjang 2025. Langkah terbaru ini menunjukkan konsistensi mereka menjaga keseimbangan pasar, dengan tujuan menjaga stabilitas ekonomi global tanpa mengorbankan pendapatan anggota.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomi globalEnergiHarga minyakMinyak duniaOPECPebisnismuda

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved