• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Strategi OPEC+ Kendalikan Pasar, Produksi Minyak Akan Naik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 29, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Jika Perdagangan Internasional Dihentikan, Dunia Akan Hadapi Krisis Besar

JAKARTA, Cobisnis.com – OPEC+ berencana menaikkan produksi minyak sebesar 137 ribu barel per hari mulai November 2025. Rencana ini akan difinalkan pada pertemuan resmi tanggal 5 Oktober, sebagai strategi memperluas pangsa pasar di tengah tren kenaikan harga minyak dunia.

Kebijakan ini dipandang sebagai upaya menjaga keseimbangan antara harga dan permintaan global. Dengan harga minyak yang terus menanjak, OPEC+ khawatir konsumsi energi bisa menurun dan memicu perlambatan permintaan jangka panjang.

Tambahan pasokan 137 ribu barel per hari bukan angka kecil. Meski proporsinya hanya sebagian kecil dari konsumsi global sekitar 100 juta barel per hari, langkah ini memberi sinyal kuat bahwa OPEC+ tidak ingin harga melambung tanpa kendali.

Keputusan ini juga sarat kepentingan geopolitik. Sebagai aliansi antara negara OPEC dan produsen besar seperti Rusia, OPEC+ ingin mempertahankan kendali atas pasar minyak dan menghalangi produsen non-OPEC seperti Amerika Serikat mengambil keuntungan.

Bagi negara-negara importir minyak, kebijakan OPEC+ bisa membawa angin segar. Tambahan suplai berpotensi menahan harga minyak Brent dan WTI, yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tren kenaikan akibat ketatnya pasokan dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

Indonesia termasuk negara yang berpotensi diuntungkan dari langkah ini. Sebagai net importir minyak, harga yang lebih terkendali dapat meringankan beban impor dan menahan tekanan subsidi energi yang membengkak saat harga minyak dunia tinggi.

Namun, bagi penerimaan negara dari ekspor minyak mentah, potensi penurunan harga bisa sedikit mengurangi nilai ekspor. Dampak ganda ini membuat kebijakan energi nasional harus tetap fleksibel agar bisa menyesuaikan dinamika pasar internasional.

Pasar saham global juga akan mencermati keputusan OPEC+. Saham sektor energi biasanya bergerak fluktuatif ketika pasokan minyak berubah. Investor akan menunggu apakah kebijakan ini cukup menekan harga atau justru memicu spekulasi baru.

Di sisi lain, konsumen global kemungkinan mendapat keuntungan. Jika harga BBM turun, inflasi energi bisa ditekan, yang pada akhirnya menjaga daya beli masyarakat dan menurunkan tekanan biaya hidup.

OPEC+ sendiri sudah beberapa kali menyesuaikan produksi sepanjang 2025. Langkah terbaru ini menunjukkan konsistensi mereka menjaga keseimbangan pasar, dengan tujuan menjaga stabilitas ekonomi global tanpa mengorbankan pendapatan anggota.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: CobisnisEkonomi globalEnergiHarga minyakMinyak duniaOPECPebisnismuda

Related Posts

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump menunda rencana kunjungannya ke China untuk bertemu Xi Jinping. Keputusan ini diambil karena fokus...

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Indonesia memastikan tidak ada opsi penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil untuk...

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal China mengungkap situasi mencekam di perairan Selat Hormuz setelah jalur pelayaran...

Trump Klaim Menang Lawan Iran, Tapi Minta Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Trump Klaim Menang Lawan Iran, Tapi Minta Sekutu Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta sejumlah negara sekutu mengirim kapal perang ke kawasan Selat Hormuz untuk...

Ribuan Penerbangan di Amerika Serikat Dibatalkan, Bandara Chicago hingga Minneapolis Lumpuh

Ribuan Penerbangan di Amerika Serikat Dibatalkan, Bandara Chicago hingga Minneapolis Lumpuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ribuan penerbangan di Amerika Serikat dibatalkan akibat badai musim dingin yang melanda sejumlah wilayah. Dampaknya, beberapa bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

March 17, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026

Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026

March 17, 2026
Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

March 17, 2026
Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

March 17, 2026
Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Group Proyeksikan 2026 Sebagai Fase Turnaround

March 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved