• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sistem Bayar Sampah di Swiss Bikin Hidup Lebih Teratur

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 9, 2025
in Nasional
0
Sistem Bayar Sampah di Swiss Bikin Hidup Lebih Teratur

JAKARTA, Cobisnis.com – Di Swiss, membuang sampah rumah tangga tidak semudah di negara lain. Setiap kantong sampah harus dibeli dengan harga 2–5 franc, sistem yang dikenal dengan Pay-As-You-Throw (PAYT).

Tujuan sistem ini jelas: mendorong warga mengurangi sampah, memilah limbah, dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Semakin sedikit sampah yang dibuang, semakin hemat biaya yang harus dikeluarkan.

Warga Swiss jadi terbiasa memilah sampah dengan rapi. Botol plastik, kertas, kaleng, dan sampah organik dipisahkan supaya tidak perlu menambah kantong ekstra. Bahkan sampah organik sering dikompos sendiri di rumah.

Sistem ini berdampak langsung pada tingkat daur ulang, yang di Swiss mencapai sekitar 50–60% dari total limbah rumah tangga. Kota-kota tetap bersih dan tertata rapi meski penduduk padat.

Ekonomi juga terdampak positif. Kantong sampah yang berbayar menciptakan insentif bagi masyarakat untuk mendaur ulang dan mengurangi konsumsi berlebih. Ini sekaligus menekan biaya operasional TPA dan pengolahan limbah.

Secara sosial, sistem ini menumbuhkan tanggung jawab individu atas limbah yang dihasilkan. Warga lebih sadar memilih produk dengan kemasan minim, dan lebih hati-hati dalam penggunaan barang sekali pakai.

Secara politik, kebijakan ini menunjukkan kepedulian pemerintah Swiss terhadap lingkungan. Regulasi yang jelas membuat warga dan bisnis mematuhi aturan, sekaligus menjaga citra Swiss sebagai negara bersih.

Swiss juga menjadi contoh bagi negara lain soal manajemen sampah rumah tangga. Banyak kota di dunia kini mencontoh sistem PAYT untuk mengurangi limbah dan meningkatkan kesadaran lingkungan.

Penerapan sistem ini tidak hanya menjaga kebersihan kota, tapi juga mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih peduli dan bertanggung jawab. Lingkungan yang bersih sekaligus efisien secara ekonomi menjadi hasil nyata dari kebijakan ini.

Dengan sistem bayar per kantong ini, Swiss membuktikan bahwa kesadaran lingkungan bisa berjalan seiring dengan kehidupan sehari-hari, tanpa perlu hukuman berat atau prosedur rumit.

Tags: Cobisnisdaur ulanglingkunganPAYTPebisnismudaSampahswiss

Related Posts

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

MPR Buka Suara Soal Kontroversi Lomba Cerdas Cermat, Juri Tak Perlu Klarifikasi Pribadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MPR RI menegaskan bahwa dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat tidak perlu...

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

Permintaan Emas di China Naik Gila-Gilaan, Produksi Turun dan Harga Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi emas China menurun pada kuartal pertama 2026 di tengah lonjakan permintaan masyarakat terhadap logam mulia. Data...

Impor Energi dari AS Senilai Rp 253 Triliun Tetap Lanjut Meski Tarif Dicoret

Perang Timur Tengah Bikin Harga Energi Global Meledak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Konflik di Timur Tengah mulai menekan pasar energi global. Harga minyak, LPG, hingga LNG naik di banyak...

OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

OJK Siapkan Pengumuman Bos Baru BEI, Nama Dirut Baru Muncul 22 Juni

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengumumkan paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) terpilih pada 22 Juni...

Mau Bisa Pull-Up? Ini Cara Latihan Bertahap agar Tubuh Lebih Kuat dan Stabil

Mau Bisa Pull-Up? Ini Cara Latihan Bertahap agar Tubuh Lebih Kuat dan Stabil

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pull-up dikenal sebagai salah satu latihan paling sulit di gym. Meski begitu, gerakan ini dinilai efektif melatih...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

Pramono: Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota hingga Ada Keppres

May 13, 2026
Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

Google Luncurkan Googlebook dengan Integrasi Gemini dan Android

May 13, 2026
PLN Indonesia Power Hadirkan EV Charging Initiative, Dukung Gaya Hidup Rendah Emisi

PLN Indonesia Power Hadirkan EV Charging Initiative, Dukung Gaya Hidup Rendah Emisi

May 13, 2026
Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

Kasus Chromebook 2026: Nadiem Makarim Kecewa atas Tuntutan 18 Tahun Penjara

May 13, 2026
Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang 2026, Sentimen Global Masih Tekan Pasar

May 13, 2026
Ketahui Kriteria Hewan Kurban yang Tidak Sah untuk Idul Adha

Ketahui Kriteria Hewan Kurban yang Tidak Sah untuk Idul Adha

May 13, 2026
Chef Hillary Sterling Bagikan Resep Pasta 15 Menit untuk Makan Sendirian

Chef Hillary Sterling Bagikan Resep Pasta 15 Menit untuk Makan Sendirian

May 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved