• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sistem Bayar Sampah di Swiss Bikin Hidup Lebih Teratur

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 9, 2025
in Nasional
0
Sistem Bayar Sampah di Swiss Bikin Hidup Lebih Teratur

JAKARTA, Cobisnis.com – Di Swiss, membuang sampah rumah tangga tidak semudah di negara lain. Setiap kantong sampah harus dibeli dengan harga 2–5 franc, sistem yang dikenal dengan Pay-As-You-Throw (PAYT).

Tujuan sistem ini jelas: mendorong warga mengurangi sampah, memilah limbah, dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Semakin sedikit sampah yang dibuang, semakin hemat biaya yang harus dikeluarkan.

Warga Swiss jadi terbiasa memilah sampah dengan rapi. Botol plastik, kertas, kaleng, dan sampah organik dipisahkan supaya tidak perlu menambah kantong ekstra. Bahkan sampah organik sering dikompos sendiri di rumah.

Sistem ini berdampak langsung pada tingkat daur ulang, yang di Swiss mencapai sekitar 50–60% dari total limbah rumah tangga. Kota-kota tetap bersih dan tertata rapi meski penduduk padat.

Ekonomi juga terdampak positif. Kantong sampah yang berbayar menciptakan insentif bagi masyarakat untuk mendaur ulang dan mengurangi konsumsi berlebih. Ini sekaligus menekan biaya operasional TPA dan pengolahan limbah.

Secara sosial, sistem ini menumbuhkan tanggung jawab individu atas limbah yang dihasilkan. Warga lebih sadar memilih produk dengan kemasan minim, dan lebih hati-hati dalam penggunaan barang sekali pakai.

Secara politik, kebijakan ini menunjukkan kepedulian pemerintah Swiss terhadap lingkungan. Regulasi yang jelas membuat warga dan bisnis mematuhi aturan, sekaligus menjaga citra Swiss sebagai negara bersih.

Swiss juga menjadi contoh bagi negara lain soal manajemen sampah rumah tangga. Banyak kota di dunia kini mencontoh sistem PAYT untuk mengurangi limbah dan meningkatkan kesadaran lingkungan.

Penerapan sistem ini tidak hanya menjaga kebersihan kota, tapi juga mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih peduli dan bertanggung jawab. Lingkungan yang bersih sekaligus efisien secara ekonomi menjadi hasil nyata dari kebijakan ini.

Dengan sistem bayar per kantong ini, Swiss membuktikan bahwa kesadaran lingkungan bisa berjalan seiring dengan kehidupan sehari-hari, tanpa perlu hukuman berat atau prosedur rumit.

Tags: Cobisnisdaur ulanglingkunganPAYTPebisnismudaSampahswiss

Related Posts

ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

by Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan manfaat berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan...

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

Deadline di Depan Mata, AS Sebut Gencatan Senjata Iran Akan Usai Akhir Pekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat memberi sinyal bahwa masa gencatan senjata antara Iran dan Israel akan berakhir pada Minggu,...

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

Ini Penyebab Utama Kapal Pertamina Tertahan di Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Negosiasi pemerintah Indonesia untuk meloloskan dua kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz masih berjalan alot akibat faktor...

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
Tim Hukum Nadiem Protes Jadwal Sidang Dipercepat, Dinilai Tak Proporsional

Tim Hukum Nadiem Protes Jadwal Sidang Dipercepat, Dinilai Tak Proporsional

April 22, 2026
UU PPRT Resmi Berlaku, Istilah Pembantu dan Majikan Kini Diganti

UU PPRT Resmi Berlaku, Istilah Pembantu dan Majikan Kini Diganti

April 22, 2026
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
RUPST BTN 2026: Perkuat Permodalan, Akselerasi Kredit dan Siapkan Akuisisi Portofolio

RUPST BTN 2026: Perkuat Permodalan, Akselerasi Kredit dan Siapkan Akuisisi Portofolio

April 23, 2026
Prudential dan UOB Luncurkan PRUFortune Dollar Berbasis USD

Prudential dan UOB Luncurkan PRUFortune Dollar Berbasis USD

April 23, 2026
Transaksi Ramadan-Lebaran Meningkat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Transaksi Ramadan-Lebaran Meningkat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

April 23, 2026
ASABRI Perkuat Dampak Sosial Lewat Program TJSL Berkelanjutan

Negara Hadir, ASABRI Jamin Hak Ahli Waris Prajurit TNI

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved