• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sistem Bayar Sampah di Swiss Bikin Hidup Lebih Teratur

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 9, 2025
in Nasional
0
Sistem Bayar Sampah di Swiss Bikin Hidup Lebih Teratur

JAKARTA, Cobisnis.com – Di Swiss, membuang sampah rumah tangga tidak semudah di negara lain. Setiap kantong sampah harus dibeli dengan harga 2–5 franc, sistem yang dikenal dengan Pay-As-You-Throw (PAYT).

Tujuan sistem ini jelas: mendorong warga mengurangi sampah, memilah limbah, dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Semakin sedikit sampah yang dibuang, semakin hemat biaya yang harus dikeluarkan.

Warga Swiss jadi terbiasa memilah sampah dengan rapi. Botol plastik, kertas, kaleng, dan sampah organik dipisahkan supaya tidak perlu menambah kantong ekstra. Bahkan sampah organik sering dikompos sendiri di rumah.

Sistem ini berdampak langsung pada tingkat daur ulang, yang di Swiss mencapai sekitar 50–60% dari total limbah rumah tangga. Kota-kota tetap bersih dan tertata rapi meski penduduk padat.

Ekonomi juga terdampak positif. Kantong sampah yang berbayar menciptakan insentif bagi masyarakat untuk mendaur ulang dan mengurangi konsumsi berlebih. Ini sekaligus menekan biaya operasional TPA dan pengolahan limbah.

Secara sosial, sistem ini menumbuhkan tanggung jawab individu atas limbah yang dihasilkan. Warga lebih sadar memilih produk dengan kemasan minim, dan lebih hati-hati dalam penggunaan barang sekali pakai.

Secara politik, kebijakan ini menunjukkan kepedulian pemerintah Swiss terhadap lingkungan. Regulasi yang jelas membuat warga dan bisnis mematuhi aturan, sekaligus menjaga citra Swiss sebagai negara bersih.

Swiss juga menjadi contoh bagi negara lain soal manajemen sampah rumah tangga. Banyak kota di dunia kini mencontoh sistem PAYT untuk mengurangi limbah dan meningkatkan kesadaran lingkungan.

Penerapan sistem ini tidak hanya menjaga kebersihan kota, tapi juga mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih peduli dan bertanggung jawab. Lingkungan yang bersih sekaligus efisien secara ekonomi menjadi hasil nyata dari kebijakan ini.

Dengan sistem bayar per kantong ini, Swiss membuktikan bahwa kesadaran lingkungan bisa berjalan seiring dengan kehidupan sehari-hari, tanpa perlu hukuman berat atau prosedur rumit.

Tags: Cobisnisdaur ulanglingkunganPAYTPebisnismudaSampahswiss

Related Posts

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitsubishi membuka peluang mengekspor Mitsubishi XForce HEV atau XForce Hybrid yang kini diproduksi secara lokal di Indonesia....

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Islam menempatkan utang sebagai amanah yang wajib ditunaikan. Kewajiban tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi...

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Buka Peluang Kesepakatan pada 2026

Kisah Dokter Satwa Uganda Lindungi Gorila Gunung dari Penyakit Menular

by Zahra Zahwa
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dokter satwa asal Uganda, Dr. Gladys Kalema-Zikusoka, menjadi sosok penting dalam upaya melindungi gorila gunung yang terancam...

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Baru Dipisah Mulai APBN 2028

Purbaya Pastikan Anggaran MBG Baru Dipisah Mulai APBN 2028

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan anggaran Program Makan...

700 Karyawan BP Kena PHK saat Perusahaan Putar Haluan ke Migas

700 Karyawan BP Kena PHK saat Perusahaan Putar Haluan ke Migas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan migas asal Inggris, BP, berencana memangkas sekitar 700 pekerja non frontline di berbagai negara sebagai bagian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Masa Depan Ferran Torres di Barcelona Menggantung, Bertahan atau Hengkang?

Masa Depan Ferran Torres di Barcelona Menggantung, Bertahan atau Hengkang?

August 1, 2026
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Usai Gelombang Penolakan

AS Jadi Sorotan Usai AI Salah Tempatkan Enam Negara Afrika di Peta

August 1, 2026
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia Usai Gelombang Penolakan

Kejagung Raup Rp129,15 Miliar dari Lelang Aset Rampasan Benny Tjokro

August 1, 2026
Asal-usul Orang Betawi Tak Mengenal Marga, Begini Sejarahnya

Asal-usul Orang Betawi Tak Mengenal Marga, Begini Sejarahnya

August 1, 2026
MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

MK Sarankan Mulai 2027, Pemerintah Tetap Pisahkan Anggaran MBG pada APBN 2028

August 2, 2026
Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

Mitsubishi Buka Peluang Ekspor XForce Hybrid Rakitan Indonesia

August 2, 2026
Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

Mampu Tapi Menunda Bayar Utang, Benarkah Termasuk Dosa Besar Menurut Islam?

August 2, 2026
Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

Bukan Bau Kucing, Ini Rahasia Parfum Aroma ‘Bulu Anak Kucing’ yang Sedang Tren

August 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved