• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sejumlah Riset Ungkap Dampak Positif Program MBG bagi Siswa dan Keluarga

Dwi Natasya by Dwi Natasya
March 6, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan berbagai dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dan keluarga penerima manfaat. Hasil kajian yang dilakukan oleh Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia serta Research Institute of Socio-Economic Development menilai program ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Penelitian yang dirilis pada awal 2026 tersebut mengungkap bahwa program MBG membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa. Ketua LabSosio-LPPSP FISIP UI, Hari Nugroho, menyebut tingkat penerimaan masyarakat terhadap program ini tergolong tinggi, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Menurutnya, banyak orang tua siswa memberikan penilaian positif karena program ini membantu memastikan anak tetap mendapatkan makanan bergizi selama berada di sekolah. Selain itu, MBG juga dianggap mampu mengurangi pengeluaran keluarga untuk uang jajan anak.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hampir setengah dari siswa, yakni sekitar 48,5 persen, jarang atau bahkan tidak pernah sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Dengan adanya program MBG, sekitar 85,8 persen siswa tercatat selalu menghabiskan makanan yang disediakan di sekolah.

Temuan serupa juga diungkap dalam riset yang dilakukan oleh Research Institute of Socio-Economic Development. Peneliti RISED, M. Fajar Rakhmadi, menyatakan bahwa 81 persen orang tua dari rumah tangga rentan mendukung kelanjutan program tersebut.

Dukungan tersebut tidak hanya didorong oleh faktor penghematan biaya, tetapi juga karena adanya rasa aman bagi orang tua bahwa anak-anak mereka memperoleh makanan bergizi secara rutin selama berada di sekolah.

Penelitian RISED juga mencatat adanya perubahan pada kebiasaan makan anak. Sebanyak 72 persen orang tua melaporkan anak menjadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi, sementara 55 persen lainnya menyebut anak lebih mudah menerima variasi makanan.

Dampak program ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua siswa. Salah satunya disampaikan oleh Adriana Hedmunrewa, warga Desa Kalinawano, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Ia mengaku program MBG membuat anaknya yang duduk di kelas VI SD menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam belajar.

Menurutnya, anaknya kini lebih mandiri dalam belajar, termasuk dalam pelajaran matematika, serta mengalami peningkatan nilai rapor dengan rata-rata mencapai delapan. Selain itu, kondisi fisik anaknya juga terlihat lebih segar dan berenergi.

Meski demikian, para peneliti menilai pelaksanaan program berskala besar seperti MBG tetap memerlukan proses penyesuaian di lapangan. Beberapa tantangan dalam implementasinya masih perlu dibenahi agar program dapat berjalan lebih efektif.

Hari Nugroho merekomendasikan agar pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan melibatkan berbagai pihak sejak tahap perencanaan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan dinas kesehatan dalam melakukan pengawasan standar mutu dapur secara berkala.

Secara umum, program MBG dinilai telah memberikan dasar yang kuat dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak. Dengan penyempurnaan berkelanjutan serta kerja sama lintas sektor, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.

Tags: cobisnis.comdampak MBG bagi keluargagizi siswamakan bergizi gratismbgprogram sekolahRISEDriset LabSosio UI

Related Posts

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kampanye iklan terbaru yang menampilkan aktris Sydney Sweeney memicu kritik dari sejumlah atlet perempuan. Mereka menilai konsep...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Pegiat Lingkungan Dorong Penguatan Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla

Pegiat Lingkungan Dorong Penguatan Perlindungan Orangutan di Tengah Karhutla

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap habitat satwa liar mendorong pegiat lingkungan meminta pemerintah memperkuat upaya...

Donald Trump menuding serangan Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia ikut memicu kenaikan harga solar di Amerika Serikat hingga lebih dari 6 dolar AS per galon.

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai salah satu penyebab kenaikan harga solar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

September 15, 2026
Dr. Andreas: Topeng Bukan Kepalsuan, Tapi Peran yang Kita Mainkan

Dr. Andreas: Topeng Bukan Kepalsuan, Tapi Peran yang Kita Mainkan

September 15, 2026
Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Atlet Perempuan Kritik Kampanye Iklan Novig yang Menampilkan Sydney Sweeney

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved