• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, May 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sejumlah Riset Ungkap Dampak Positif Program MBG bagi Siswa dan Keluarga

Dwi Natasya by Dwi Natasya
March 6, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan berbagai dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dan keluarga penerima manfaat. Hasil kajian yang dilakukan oleh Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia serta Research Institute of Socio-Economic Development menilai program ini tidak hanya berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Penelitian yang dirilis pada awal 2026 tersebut mengungkap bahwa program MBG membantu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa. Ketua LabSosio-LPPSP FISIP UI, Hari Nugroho, menyebut tingkat penerimaan masyarakat terhadap program ini tergolong tinggi, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Menurutnya, banyak orang tua siswa memberikan penilaian positif karena program ini membantu memastikan anak tetap mendapatkan makanan bergizi selama berada di sekolah. Selain itu, MBG juga dianggap mampu mengurangi pengeluaran keluarga untuk uang jajan anak.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hampir setengah dari siswa, yakni sekitar 48,5 persen, jarang atau bahkan tidak pernah sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Dengan adanya program MBG, sekitar 85,8 persen siswa tercatat selalu menghabiskan makanan yang disediakan di sekolah.

Temuan serupa juga diungkap dalam riset yang dilakukan oleh Research Institute of Socio-Economic Development. Peneliti RISED, M. Fajar Rakhmadi, menyatakan bahwa 81 persen orang tua dari rumah tangga rentan mendukung kelanjutan program tersebut.

Dukungan tersebut tidak hanya didorong oleh faktor penghematan biaya, tetapi juga karena adanya rasa aman bagi orang tua bahwa anak-anak mereka memperoleh makanan bergizi secara rutin selama berada di sekolah.

Penelitian RISED juga mencatat adanya perubahan pada kebiasaan makan anak. Sebanyak 72 persen orang tua melaporkan anak menjadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi, sementara 55 persen lainnya menyebut anak lebih mudah menerima variasi makanan.

Dampak program ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua siswa. Salah satunya disampaikan oleh Adriana Hedmunrewa, warga Desa Kalinawano, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Ia mengaku program MBG membuat anaknya yang duduk di kelas VI SD menjadi lebih aktif dan bersemangat dalam belajar.

Menurutnya, anaknya kini lebih mandiri dalam belajar, termasuk dalam pelajaran matematika, serta mengalami peningkatan nilai rapor dengan rata-rata mencapai delapan. Selain itu, kondisi fisik anaknya juga terlihat lebih segar dan berenergi.

Meski demikian, para peneliti menilai pelaksanaan program berskala besar seperti MBG tetap memerlukan proses penyesuaian di lapangan. Beberapa tantangan dalam implementasinya masih perlu dibenahi agar program dapat berjalan lebih efektif.

Hari Nugroho merekomendasikan agar pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan melibatkan berbagai pihak sejak tahap perencanaan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan dinas kesehatan dalam melakukan pengawasan standar mutu dapur secara berkala.

Secara umum, program MBG dinilai telah memberikan dasar yang kuat dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan anak-anak. Dengan penyempurnaan berkelanjutan serta kerja sama lintas sektor, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.

Tags: cobisnis.comdampak MBG bagi keluargagizi siswamakan bergizi gratismbgprogram sekolahRISEDriset LabSosio UI

Related Posts

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah Armuzna 2026. Kementerian Agama Republik Indonesia...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Pastor Katolik Sebut Alien Identik dengan Aktivitas Setan

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misteri tentang alien dan UFO atau Unidentified Flying Object hingga kini masih menjadi perdebatan. Fenomena tersebut memunculkan...

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

by Hidayat Taufik
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Konstitusi memastikan Jakarta masih menjadi ibu kota Indonesia hingga saat ini. MK menyampaikan keputusan itu dalam...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Permainan trading card atau kartu Pokemon kembali menjadi tren di berbagai kalangan. Popularitasnya bahkan membuat banyak artis...

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Honda Motor Co melaporkan kerugian besar pada tahun fiskal 2025. Produsen otomotif asal Jepang itu mencatat rugi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

May 14, 2026
Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Menjelang Idul Adha 2026

Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman Menjelang Idul Adha 2026

May 14, 2026
Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

Mengapa Babi Hilang dari Jazirah Arab? Ini Penjelasan Sejarah dan Ekologi

May 14, 2026
Tren Makanan Kukus Makin Populer 2026, Aman atau Tidak Dikonsumsi Setiap Hari?

Tren Makanan Kukus Makin Populer 2026, Aman atau Tidak Dikonsumsi Setiap Hari?

May 14, 2026
Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

Kemenhaj Tetapkan Tiga Larangan bagi Jemaah Sebelum Puncak Haji

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Pastor Katolik Sebut Alien Identik dengan Aktivitas Setan

May 14, 2026
MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

MK Tegaskan Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Indonesia pada 2026

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved