• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Sanksi AS untuk Afrika Selatan Sangat Berlebihan hingga buat Ketegangan Meningkat Akibat Isu Tanah dan Arah Diplomasi Global

Saeful Imam by Saeful Imam
April 7, 2025
in News
0
Sanksi AS untuk Afrika Selatan Sangat Berlebihan hingga buat Ketegangan Meningkat Akibat Isu Tanah dan Arah Diplomasi Global

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa kecam sanksi US terhadap negaranya

JAKARTA, COBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan sanksi terhadap Afrika Selatan sebagai tanggapan atas diberlakukannya undang-undang kontroversial mengenai penyitaan tanah tanpa kompensasi. Kebijakan tersebut langsung memicu ketegangan diplomatik antara Washington dan Pretoria, terlebih karena sanksi ini juga menyoroti arah kebijakan luar negeri Afrika Selatan yang dinilai bertolak belakang dengan kepentingan strategis Amerika Serikat.

Dalam perintah tersebut, pemerintah AS menyampaikan kecaman tajam terhadap Undang-Undang Ekspropriasi 13/2024 yang dianggap memungkinkan negara menyita properti milik warga keturunan Afrikaner tanpa memberikan ganti rugi. Trump menegaskan bahwa selama peraturan ini tetap berlaku, AS tidak akan menyalurkan bantuan kepada Afrika Selatan. Selain itu, pemerintah AS juga menyatakan kesiapan membantu proses relokasi bagi warga Afrikaner yang ingin meninggalkan negara tersebut karena merasa mengalami diskriminasi rasial.

Pemerintah Afrika Selatan merespons langkah ini dengan tegas. Juru bicara Departemen Hubungan Internasional, Chrispin Phiri, menyampaikan bahwa kebijakan Trump dianggap dibangun atas informasi yang keliru dan tidak mempertimbangkan konteks sejarah panjang kolonialisme serta sistem apartheid yang pernah mencengkeram negaranya. Ia juga menuduh adanya upaya sistematis untuk menyebarkan disinformasi yang bertujuan merusak citra Afrika Selatan di mata internasional.

Ketegangan semakin meningkat karena sanksi tersebut juga menyinggung kebijakan luar negeri Afrika Selatan yang belakangan ini semakin condong ke Rusia, China, dan Iran. Selain itu, sikap Pretoria yang menggugat Israel atas dugaan genosida di Mahkamah Internasional turut memperburuk hubungan dengan Washington. Julius Malema, tokoh oposisi sekaligus pemimpin partai Economic Freedom Fighters, menyerukan agar Afrika Selatan mempererat hubungan dengan aliansi negara-negara BRICS sebagai bentuk perlawanan terhadap apa yang ia sebut sebagai tekanan agresif dari AS.

Namun, tidak semua pihak di dalam negeri menyambut baik kebijakan pemerintah terkait ekspropriasi tanah. Partai oposisi Democratic Alliance (DA) menilai bahwa langkah tersebut justru mengancam relasi diplomatik strategis dengan AS. DA bahkan berencana mengirim delegasi ke Washington guna membuka dialog dan meredakan ketegangan, sembari menyuarakan pentingnya perlindungan atas hak kepemilikan tanah di Afrika Selatan.

Sementara itu, organisasi sipil AfriForum yang mewakili kepentingan komunitas Afrikaner menyambut baik langkah yang diambil oleh Trump. Mereka menyalahkan pemerintahan Presiden Cyril Ramaphosa atas kebijakan agraria yang dianggap tidak adil dan diskriminatif terhadap kelompok etnis mereka.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan memburuknya hubungan bilateral antara AS dan Afrika Selatan, sekaligus membuka peluang bagi Pretoria untuk semakin menjauh dari pengaruh diplomatik Barat dan memperkuat kemitraan dengan kekuatan global yang menjadi rival utama Amerika Serikat.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: Amerikaisu tanahsanksi as untuk afsel

Related Posts

Teluk Oman Memanas Lagi! AS dan Iran Saling Gempur Meski Gencatan Senjata Berlaku

Teluk Oman Memanas Lagi! AS dan Iran Saling Gempur Meski Gencatan Senjata Berlaku

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat. Meski begitu, gencatan senjata masih berlaku. Kedua negara dilaporkan...

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

Sejarah Baru! Dua Wasit Perempuan Pimpin Laga Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
April 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tori Penso dan Katia García akan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026. Keduanya masuk dalam daftar...

Perang Iran Picu Anggaran Fantastis, AS Siap Gelontorkan Dana hingga Rp 25 Kuadriliun

Perang Iran Picu Anggaran Fantastis, AS Siap Gelontorkan Dana hingga Rp 25 Kuadriliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mengajukan lonjakan besar anggaran pertahanan hingga 1,5 triliun dollar AS atau sekitar Rp 25,5 kuadriliun...

“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

“Isu Penolakan Kapal Perang Iran oleh Prabowo, Diduga Dipicu Tekanan AS”

by Hidayat Taufik
March 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan penolakan kapal perang Iran dalam ajang latihan maritim internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025 di...

Malaysia Putus Hubungan Dagang dengan AS, Ekspor Terancam!

Malaysia Putus Hubungan Dagang dengan AS, Ekspor Terancam!

by Hidayat Taufik
March 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesepakatan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART) antara Malaysia dan Amerika Serikat resmi berakhir dan tidak lagi berlaku....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

RI Desak Investigasi Usai Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon 2026

April 25, 2026
Kenali Agnes Aditya Rahajeng, Juara Baru Puteri Indonesia 2026

Kenali Agnes Aditya Rahajeng, Juara Baru Puteri Indonesia 2026

April 25, 2026
Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

April 25, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

Pelaku Penembakan di Acara Trump Terungkap, Presiden AS Sempat Dievakuasi

April 26, 2026
Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved