• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ruteng Diguncang Gempa Susulan M6,0, Satu Warga Tewas

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
August 20, 2026
in News
0
Ruteng Diguncang Gempa Susulan M6,0, Satu Warga Tewas

JAKARTA, Cobisnis.com – Gempa bumi susulan dengan magnitudo (M) 6,0 kembali mengguncang Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026) siang.

Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan melalui akun X, gempa terjadi pada pukul 09.46 WIB atau 10.46 Wita.

Pusat gempa berada sekitar 43 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG memastikan gempa susulan tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa ini merupakan rangkaian gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan M 7,7 yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026).

Di tengah kepanikan warga, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Korban bernama Servolus Jebarus (56), warga RT 15/RW 005, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Korban disebut meninggal akibat serangan jantung yang dipicu kepanikan saat gempa terjadi. Korban tidak meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Kerabat korban, Hiro, mengatakan kepanikan terjadi sesaat setelah gempa dirasakan warga. Teriakan warga membuat suasana semakin panik di dalam rumah.

“Tadi terdengar teriakan warga saat gempa pertama dan terjadi kepanikan di dalam rumah. Korban kemudian jatuh lemas,” ujar Hiro di kutip dari berbagai sumber, Kamis (20/08/26).

Servolus diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Setelah jatuh lemas, korban langsung dibawa ke RSUD Ben Mboi Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Kelurahan Tenda.

Servolus meninggalkan istri dan lima anak. Peristiwa tersebut menambah duka warga di tengah kondisi NTT yang masih menghadapi dampak gempa utama.

Pemerintah daerah bersama tim medis mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Warga juga diminta tidak mudah panik ketika terjadi gempa susulan.

Sejak gempa utama pada 15 Agustus 2026 yang sempat memicu tsunami kecil, BMKG mencatat lebih dari 3.400 gempa susulan hingga pukul 06.00 WIB, Kamis (20/8/2026).

Gempa susulan tersebut tercatat memiliki kekuatan mulai dari M 1,0 hingga M 6,2.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto sebelumnya mengatakan gempa susulan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah NTT selama dua hingga tiga pekan ke depan.

Ia meminta masyarakat tetap waspada tanpa berlebihan dalam menyikapi informasi mengenai gempa susulan maupun potensi tsunami.

“Jangan panik, tetapi tetap waspada. Selama 2-3 minggu ke depan menurut B MKG gempa susulan itu mungkin masih terjadi.

Tetapi gempa-gempa itu tidak sebesar gempa utama. Bahkan jika ada isu akan terjadi tsunami menurut BMKG itu tidak mungkin.

Ini menurut riset ilmu pengetahuan,” kata Suharyanto saat menemui penyintas di Desa Peozaka Ramba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Rabu (19/8), seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Sementara itu, BNPB mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 72 orang hingga pukul 09.00 WIB, Kamis.

Selain korban meninggal, sebanyak 900 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Sebanyak 82.691 orang juga masih mengungsi, sementara 18.019 kepala keluarga terdampak bencana.

Dari sisi kerusakan, BNPB mencatat 29.001 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 11.699 rumah rusak berat, 6.542 rumah rusak sedang, dan 10.760 rumah rusak ringan.

Gempa juga berdampak pada berbagai fasilitas publik. Tercatat 804 fasilitas pendidikan, 237 fasilitas kesehatan, 195 rumah ibadah, 257 kantor, dan satu gudang Bulog terdampak.

Selain itu, sembilan fasilitas irigasi, 116 fasilitas umum, 45 titik jalan, satu pasar, dan 16 jembatan turut mengalami dampak akibat bencana.

Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 14 hari. Status tersebut berlaku mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: Bmkgbnpbcobisnis.comgempa NTTgempa RutengGempa SusulanManggarai

Related Posts

Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

Trump Siapkan “Operasi Ekonomi Terbesar” untuk Menghancurkan Iran

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengubah strategi menghadapi Iran. Kali ini, Trump mengandalkan tekanan ekonomi untuk...

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 108 sekolah di Serian, Sarawak, Malaysia, terpaksa menghentikan kegiatan belajar tatap muka sementara waktu akibat kabut...

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Columbia House Akan Tutup Setelah Tujuh Dekade di Industri Musik

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Columbia House, perusahaan pelopor layanan langganan musik, akan menghentikan operasionalnya setelah tujuh dekade. Situs perusahaan sempat memuat...

BSI menghadirkan promo umrah dalam Garuda Umrah Travel Fair 2026 berupa diskon hingga Rp3 juta dan cicilan 0% hingga 24 bulan.

BSI Tebar Promo Umrah di Garuda Umrah Travel Fair 2026

by Rizki Meirino
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat penetrasi layanan perjalanan ibadah halal melalui sinergi dalam Garuda Umrah...

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Muncul fenomena tak biasa di internet China. Sejumlah pengguna mempertanyakan keberadaan Dinasti Tang dalam sejarah China. Dinasti...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

August 19, 2026
Polisi Ungkap Pria Bugil di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

Polisi Ungkap Pria Bugil di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

August 19, 2026
Wanita Bekerja Depan Laptop - pexels/Jenius Resume

Studi: Kebiasaan Ini Tanpa disadari Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

August 20, 2026
Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

Trump Siapkan “Operasi Ekonomi Terbesar” untuk Menghancurkan Iran

August 20, 2026
Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

August 20, 2026
Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Columbia House Akan Tutup Setelah Tujuh Dekade di Industri Musik

August 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved