• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 12, 2026
in Teknologi
0
Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Rusia mulai membatasi akses terhadap Telegram, salah satu aplikasi pesan paling populer di negara itu, sebagai bagian dari upaya mendorong warga beralih ke platform digital yang dikendalikan negara.

Pada Selasa waktu setempat, otoritas Rusia menyatakan pembatasan dilakukan demi “perlindungan warga Rusia,” dengan menuduh Telegram menolak memblokir konten yang dianggap “kriminal dan teroris.” Regulator telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor, menyatakan pembatasan akan terus diberlakukan hingga “pelanggaran hukum Rusia dihapuskan.”

Roskomnadzor juga menuduh Telegram gagal melindungi data pribadi pengguna dan tidak memiliki langkah efektif untuk mencegah penipuan maupun penggunaan aplikasi untuk aktivitas kriminal dan terorisme. Telegram membantah klaim tersebut dan menyatakan pihaknya aktif memerangi penyalahgunaan platform.

Menurut kantor berita negara TASS, Telegram menghadapi denda sebesar 64 juta rubel (sekitar US$828.000) karena diduga menolak menghapus konten terlarang dan gagal melakukan pengawasan mandiri.

Sejak pembatasan mulai berlaku, ribuan pengguna di Rusia melaporkan gangguan akses. Situs pemantau layanan digital Downdetector mencatat lebih dari 11.000 keluhan dalam 24 jam terakhir, dengan banyak pengguna menyebut aplikasi berjalan lambat atau tidak bisa diakses.

Target sensor yang tak biasa

Telegram merupakan aplikasi yang digunakan luas di Rusia, termasuk oleh militer, pejabat tinggi pemerintah, media negara, hingga lembaga resmi seperti Kremlin dan Roskomnadzor sendiri. Karena itu, pembatasan ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam kebijakan sensor digital Rusia.

Pendiri Telegram yang kelahiran Rusia, Pavel Durov, menyatakan pembatasan tersebut tidak akan berhasil. Ia menuduh pemerintah Rusia berupaya memaksa warga beralih ke aplikasi yang dikontrol negara untuk tujuan pengawasan dan sensor politik.

Sebagai alternatif, pemerintah Rusia mendorong penggunaan aplikasi Max, yang kini wajib dipra-instal pada semua ponsel dan tablet baru yang dijual di Rusia. Aplikasi Max memungkinkan pengguna berkirim pesan, melakukan panggilan suara dan video, serta transfer uang.

Menariknya, Max dikembangkan oleh VKontakte (VK), perusahaan yang dulu didirikan Durov sebelum ia menjual sahamnya dan meninggalkan Rusia pada 2014 setelah berselisih dengan Kremlin terkait permintaan data pengguna Ukraina. Saat ini, VK dimiliki negara.

Upaya lama membangun “internet tertutup”

Langkah terhadap Telegram bukan yang pertama. Rusia pernah mencoba memblokir Telegram pada 2018. Pada Agustus lalu, Roskomnadzor juga mengumumkan pembatasan sebagian panggilan di Telegram dan WhatsApp dengan alasan keamanan.

Pakar kebijakan siber Adam Segal dari Council on Foreign Relations menyebut Rusia telah lama berupaya membatasi akses warganya terhadap aplikasi global, bahkan mempelajari sistem “Great Firewall” China untuk mengontrol internet domestik. Namun, ia menilai Rusia belum mencapai tingkat pengawasan seperti China.

Meski mendapat kritik, termasuk dari blogger militer pro-perang yang mengandalkan Telegram untuk pelaporan dari garis depan Ukraina, pemerintah Rusia tampaknya menilai pembatasan tersebut sepadan dengan kepentingan keamanan dalam negeri.

Segal memperkirakan warga Rusia yang melek teknologi tetap akan mengakses Telegram melalui VPN dan metode lain untuk menghindari pembatasan.

Dengan kebijakan ini, Rusia semakin mempertegas langkahnya menuju ekosistem digital yang lebih tertutup dan terkontrol negara, sekaligus memperlebar jarak dari platform teknologi global.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: cobisnis.comRusiaSensorInternettelegram

Related Posts

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia dipastikan akan menghadapi persaingan berat di Grup F Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab...

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Stok Energi Nasional Aman

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta,...

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca akhirnya buka suara terkait masa depannya setelah lima bulan menepi dari dunia...

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Konstitusi menolak seluruh gugatan uji materi Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN). Karena itu, Jakarta masih...

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI bersiap menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Raya

Bank Raya Tegaskan Komitmen ESG, Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional

May 12, 2026
Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

May 12, 2026
IPA Convex 2026

IPA Convex 2026: Perkuat Kolaborasi Sektor Hulu Migas Hadapi Tantangan Geopolitik dan Ketahanan Energi Nasional

May 12, 2026
Lionel Messi Masuk Daftar Sementara Argentina untuk Piala Dunia 2026

Polri Sebut Syekh Ahmad Al Misry Diduga Miliki Dua Kewarganegaraan

May 12, 2026
Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Lengkap! Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

May 12, 2026
Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal untuk Tentukan Idul Adha 1447 H

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Stok Energi Nasional Aman

May 12, 2026
Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

Enzo Maresca Buka Suara soal Masa Depan, Dikaitkan dengan Manchester City

May 12, 2026
MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

MK Tolak Gugatan UU IKN, Jakarta Masih Jadi Ibu Kota Negara

May 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved