• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 12, 2026
in Teknologi
0
Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Rusia mulai membatasi akses terhadap Telegram, salah satu aplikasi pesan paling populer di negara itu, sebagai bagian dari upaya mendorong warga beralih ke platform digital yang dikendalikan negara.

Pada Selasa waktu setempat, otoritas Rusia menyatakan pembatasan dilakukan demi “perlindungan warga Rusia,” dengan menuduh Telegram menolak memblokir konten yang dianggap “kriminal dan teroris.” Regulator telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor, menyatakan pembatasan akan terus diberlakukan hingga “pelanggaran hukum Rusia dihapuskan.”

Roskomnadzor juga menuduh Telegram gagal melindungi data pribadi pengguna dan tidak memiliki langkah efektif untuk mencegah penipuan maupun penggunaan aplikasi untuk aktivitas kriminal dan terorisme. Telegram membantah klaim tersebut dan menyatakan pihaknya aktif memerangi penyalahgunaan platform.

Menurut kantor berita negara TASS, Telegram menghadapi denda sebesar 64 juta rubel (sekitar US$828.000) karena diduga menolak menghapus konten terlarang dan gagal melakukan pengawasan mandiri.

Sejak pembatasan mulai berlaku, ribuan pengguna di Rusia melaporkan gangguan akses. Situs pemantau layanan digital Downdetector mencatat lebih dari 11.000 keluhan dalam 24 jam terakhir, dengan banyak pengguna menyebut aplikasi berjalan lambat atau tidak bisa diakses.

Target sensor yang tak biasa

Telegram merupakan aplikasi yang digunakan luas di Rusia, termasuk oleh militer, pejabat tinggi pemerintah, media negara, hingga lembaga resmi seperti Kremlin dan Roskomnadzor sendiri. Karena itu, pembatasan ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam kebijakan sensor digital Rusia.

Pendiri Telegram yang kelahiran Rusia, Pavel Durov, menyatakan pembatasan tersebut tidak akan berhasil. Ia menuduh pemerintah Rusia berupaya memaksa warga beralih ke aplikasi yang dikontrol negara untuk tujuan pengawasan dan sensor politik.

Sebagai alternatif, pemerintah Rusia mendorong penggunaan aplikasi Max, yang kini wajib dipra-instal pada semua ponsel dan tablet baru yang dijual di Rusia. Aplikasi Max memungkinkan pengguna berkirim pesan, melakukan panggilan suara dan video, serta transfer uang.

Menariknya, Max dikembangkan oleh VKontakte (VK), perusahaan yang dulu didirikan Durov sebelum ia menjual sahamnya dan meninggalkan Rusia pada 2014 setelah berselisih dengan Kremlin terkait permintaan data pengguna Ukraina. Saat ini, VK dimiliki negara.

Upaya lama membangun “internet tertutup”

Langkah terhadap Telegram bukan yang pertama. Rusia pernah mencoba memblokir Telegram pada 2018. Pada Agustus lalu, Roskomnadzor juga mengumumkan pembatasan sebagian panggilan di Telegram dan WhatsApp dengan alasan keamanan.

Pakar kebijakan siber Adam Segal dari Council on Foreign Relations menyebut Rusia telah lama berupaya membatasi akses warganya terhadap aplikasi global, bahkan mempelajari sistem “Great Firewall” China untuk mengontrol internet domestik. Namun, ia menilai Rusia belum mencapai tingkat pengawasan seperti China.

Meski mendapat kritik, termasuk dari blogger militer pro-perang yang mengandalkan Telegram untuk pelaporan dari garis depan Ukraina, pemerintah Rusia tampaknya menilai pembatasan tersebut sepadan dengan kepentingan keamanan dalam negeri.

Segal memperkirakan warga Rusia yang melek teknologi tetap akan mengakses Telegram melalui VPN dan metode lain untuk menghindari pembatasan.

Dengan kebijakan ini, Rusia semakin mempertegas langkahnya menuju ekosistem digital yang lebih tertutup dan terkontrol negara, sekaligus memperlebar jarak dari platform teknologi global.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comRusiaSensorInternettelegram

Related Posts

Trump Diam-diam Minta Militer AS Siapkan Serangan ke Iran

Trump Diam-diam Minta Militer AS Siapkan Serangan ke Iran

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com  - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan telah meminta Komando Pusat AS (CENTCOM) menuntaskan persiapan untuk kemungkinan...

Tiga Tersangka Baru Kecelakaan Maut Kapal Virgo Ditetapkan Polisi

Tiga Tersangka Baru Kecelakaan Maut Kapal Virgo Ditetapkan Polisi

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penyidik Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka baru dalam kasus kecelakaan maut KM Virgo Transport 8. Penambahan...

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menanggapi ketidakhadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)...

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kondisi kecemasan tidak hanya berkaitan dengan faktor psikologis. Asupan nutrisi juga menjadi salah satu hal yang mulai...

Mikel Arteta resmi memperpanjang kontrak bersama Arsenal hingga 2030 setelah membawa The Gunners meraih gelar Premier League musim lalu.

Mikel Arteta Bertahan di Arsenal hingga 2030

by Desti Dwi Natasya
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Mikel Arteta resmi memperpanjang kontraknya bersama Arsenal hingga 2030 setelah sebelumnya kesepakatannya bersama klub akan berakhir pada...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Hilirisasi Tembaga Menguat

October 8, 2026
Panasonic Gobel dan UNSADA Perkuat Kompetensi SDM Industri Tata Udara

Panasonic Gobel dan UNSADA Perkuat Kompetensi SDM Industri Tata Udara

October 8, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Pembinaan Atlet Muda Mulai Berbuah, BNI Dorong Bulu Tangkis Naik Kelas

Pembinaan Atlet Muda Mulai Berbuah, BNI Dorong Bulu Tangkis Naik Kelas

October 8, 2026
Jamkrindo Raih Penghargaan atas Keunggulan Keamanan Siber di Sektor Keuangan

Jamkrindo Raih Penghargaan atas Keunggulan Keamanan Siber di Sektor Keuangan

October 8, 2026
Edamame - pexels/khezez

Ahli Gizi: Edamame Camilan Tinggi Protein untuk Turunkan Kolesterol

October 8, 2026
Presiden AS Donald Trump

Sebut Negosiasi Menunjukkan Kemajuan, Trump Tetap Enggan Capai Kesepakatan dengan Iran

October 8, 2026
Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan penghormatan kepada Lionel Messi setelah sang megabintang mengakhiri karier internasional bersama Argentina.

Presiden FIFA Kirim Pesan untuk Messi

October 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved