• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, July 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Startup Center

Riset: UMKM Mendominasi Pinjaman di Fintech P2P Lending

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 27, 2020
in Startup Center
0
Riset: UMKM Mendominasi Pinjaman di Fintech P2P Lending

Cobisnis.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat pelaku usaha kecil, mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendominasi sebagai peminjam (borrower) di fintech peer to peer (P2P) lending (fintech pendanaan).

Riset DailySocial bertajuk “Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia” menyatakan peminjam fintech pendanaan didominasi oleh pelaku UMKM online dan offline. Rinciannya, fintech pendanaan klaster Syariah sebesar 70% UMKM online, klaster Produktif sebesar 42% UMKM offline dan klaster Konsumtif sebesar 64,1% UMKM offline.

Riset dilakukan terhadap 146 anggota AFPI (total 156 anggota) berhasil memetakan landscape bisnis, model, dan fokus bisnis, serta strategi bisnis kedepannya untuk fintech pendanaan.

“Industri fintech pendanaan menjadi alternatif pendanaan bagi pelaku UMKM, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang,” kata Ketua Umum AFPI sekaligus Founder dan CEO Investree, Adrian Gunadi dalam webinar peluncuran hasil riset, Rabu (25 November 2020).

Sektor UMKM adalah penyangga utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi 57% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja di Tanah Air.

Mayoritas pembiayaan dari pelaku fintech pendanaan anggota AFPI tersalurkan ke sektor produktif yakni kepada pelaku UMKM, serta kepada masyarakat “underserved” dan “underbanked”.

Peranan fintech pendanaan untuk sektor UMKM terlihat dari hasil riset terhadap 146 anggota AFPI yang di-survei. Didominasi pembiayaan sektor produktif sebanyak 57 penyelenggara; disusul campuran pembiayaan sektor produktif dan konsumtif 48 penyelenggara; pembiayaan konsumtif 30 penyelenggara; Syariah 6 dan campuran produktif dan Syariah sebanyak 4 penyelenggara.

Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Teknologi Finansial Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Munawar Kasan menilai hasil riset terus sejalan dengan program OJK dalam upaya edukasi kepada publik terkait industri fintech pendanaan.

“Pengembangan ke depan kami setuju dengan adanya perluasan coverage, peningkatan credit scoring, dan meningkatkan kerja sama,” jelas Munawar Kasan.

Hingga saat ini total penyelenggara fintech lending yang terdaftar di OJK dan menjadi anggota AFPI berjumlah 156 perusahaan yang terbagi dalam tiga sektor pembiayaan, yakni produktif, multiguna (konsumtif) dan syariah.

Selama empat tahun beroperasi, industri fintech pendanaan di Tanah Air sukses mencatat pertumbuhan kredit yang fantastis tiap tahunnya, yakni di atas 100%. Per September 2020, industri fintech pendanaan Indonesia menyalurkan pinjaman hingga Rp128 triliun atau meroket 113% year-on-year (YoY).

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free download udemy course
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course

Related Posts

FMPSB-Sulteng Siap Kawal Implementasi Sawit Berkelanjutan di Sulawesi Tengah

FMPSB-Sulteng Siap Kawal Implementasi Sawit Berkelanjutan di Sulawesi Tengah

by Iwan Supriyatna
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Forum Multi Pihak Sawit Berkelanjutan Sulawesi Tengah (FMPSB-Sulteng) resmi dideklarasikan pada Selasa (21/7/2026). Forum ini merupakan wadah...

Korea Selatan Makin Kaya di Tengah Krisis Global, Ini Penyebabnya

Korea Selatan Makin Kaya di Tengah Krisis Global, Ini Penyebabnya

by Desti Dwi Natasya
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah individu dengan kekayaan tinggi di Korea Selatan terus bertambah meski dunia masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi....

Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp 2,635 Juta, Ini Rincian Harga hingga 1 Kg

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas Antam kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Kenaikan kali ini terbilang tipis, hanya Rp...

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang Mundur, Ungkap Alasan Sebenarnya

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang Mundur, Ungkap Alasan Sebenarnya

by Desti Dwi Natasya
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil...

Mazraoui Ungkap Rencana Pensiun Setelah Piala Dunia 2026, Ingin Jadi Imam Masjid

Mazraoui Ungkap Rencana Pensiun Setelah Piala Dunia 2026, Ingin Jadi Imam Masjid

by Hidayat Taufik
July 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bek Timnas Maroko sekaligus pemain Manchester United, Noussair Mazraoui, mengisyaratkan akan mengakhiri karier sepak bolanya setelah Piala...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Yogyakarta Naik Kelas Lewat #JualanNyaman

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Yogyakarta Naik Kelas Lewat #JualanNyaman

July 21, 2026
Harga Pertamax Berpotensi Turun, Bahlil Tunggu Pergerakan Minyak Dunia

Harga Pertamax Berpotensi Turun, Bahlil Tunggu Pergerakan Minyak Dunia

July 21, 2026
XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

XLSMART Gandeng Google, Beri Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan

July 21, 2026
BNI Dinobatkan Jadi Bank UMKM dan Trade Finance Terbaik Indonesia

BNI Dinobatkan Jadi Bank UMKM dan Trade Finance Terbaik Indonesia

July 21, 2026
FMPSB-Sulteng Siap Kawal Implementasi Sawit Berkelanjutan di Sulawesi Tengah

FMPSB-Sulteng Siap Kawal Implementasi Sawit Berkelanjutan di Sulawesi Tengah

July 22, 2026
Korea Selatan Makin Kaya di Tengah Krisis Global, Ini Penyebabnya

Korea Selatan Makin Kaya di Tengah Krisis Global, Ini Penyebabnya

July 22, 2026
Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp 2,635 Juta, Ini Rincian Harga hingga 1 Kg

July 22, 2026
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang Mundur, Ungkap Alasan Sebenarnya

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang Mundur, Ungkap Alasan Sebenarnya

July 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved