• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Startup Center

Riset: UMKM Mendominasi Pinjaman di Fintech P2P Lending

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 27, 2020
in Startup Center
0
Riset: UMKM Mendominasi Pinjaman di Fintech P2P Lending

Cobisnis.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat pelaku usaha kecil, mikro, kecil dan menengah (UMKM) mendominasi sebagai peminjam (borrower) di fintech peer to peer (P2P) lending (fintech pendanaan).

Riset DailySocial bertajuk “Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia” menyatakan peminjam fintech pendanaan didominasi oleh pelaku UMKM online dan offline. Rinciannya, fintech pendanaan klaster Syariah sebesar 70% UMKM online, klaster Produktif sebesar 42% UMKM offline dan klaster Konsumtif sebesar 64,1% UMKM offline.

Riset dilakukan terhadap 146 anggota AFPI (total 156 anggota) berhasil memetakan landscape bisnis, model, dan fokus bisnis, serta strategi bisnis kedepannya untuk fintech pendanaan.

“Industri fintech pendanaan menjadi alternatif pendanaan bagi pelaku UMKM, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang,” kata Ketua Umum AFPI sekaligus Founder dan CEO Investree, Adrian Gunadi dalam webinar peluncuran hasil riset, Rabu (25 November 2020).

Sektor UMKM adalah penyangga utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi 57% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97% tenaga kerja di Tanah Air.

Mayoritas pembiayaan dari pelaku fintech pendanaan anggota AFPI tersalurkan ke sektor produktif yakni kepada pelaku UMKM, serta kepada masyarakat “underserved” dan “underbanked”.

Peranan fintech pendanaan untuk sektor UMKM terlihat dari hasil riset terhadap 146 anggota AFPI yang di-survei. Didominasi pembiayaan sektor produktif sebanyak 57 penyelenggara; disusul campuran pembiayaan sektor produktif dan konsumtif 48 penyelenggara; pembiayaan konsumtif 30 penyelenggara; Syariah 6 dan campuran produktif dan Syariah sebanyak 4 penyelenggara.

Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Teknologi Finansial Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Munawar Kasan menilai hasil riset terus sejalan dengan program OJK dalam upaya edukasi kepada publik terkait industri fintech pendanaan.

“Pengembangan ke depan kami setuju dengan adanya perluasan coverage, peningkatan credit scoring, dan meningkatkan kerja sama,” jelas Munawar Kasan.

Hingga saat ini total penyelenggara fintech lending yang terdaftar di OJK dan menjadi anggota AFPI berjumlah 156 perusahaan yang terbagi dalam tiga sektor pembiayaan, yakni produktif, multiguna (konsumtif) dan syariah.

Selama empat tahun beroperasi, industri fintech pendanaan di Tanah Air sukses mencatat pertumbuhan kredit yang fantastis tiap tahunnya, yakni di atas 100%. Per September 2020, industri fintech pendanaan Indonesia menyalurkan pinjaman hingga Rp128 triliun atau meroket 113% year-on-year (YoY).

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course

Related Posts

Antisipasi Puncak Kemarau, DKI Siagakan 1.027 Personel dan 29 Mobil Tangki

Antisipasi Puncak Kemarau, DKI Siagakan 1.027 Personel dan 29 Mobil Tangki

by Hidayat Taufik
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kesiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga September...

APBD DKI 2026 Menurun, Pramono Pastikan Kualitas Pembangunan Terjaga

APBD DKI 2026 Menurun, Pramono Pastikan Kualitas Pembangunan Terjaga

by Hidayat Taufik
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan berkurangnya APBD DKI Jakarta untuk 2026 tidak akan mengganggu mutu pembangunan...

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai sebuah barang ternyata tidak selalu ditentukan oleh harga yang tertera di label. Menurut dr. Tirta, sosok...

Gangguan kelistrikan di IPA Citayam membuat distribusi air PDAM Depok sementara dihentikan di 10 wilayah. Normalisasi dilakukan bertahap.

PDAM Depok Gangguan, Air di 10 Wilayah Mati

by Desti Dwi Natasya
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Distribusi air PDAM di sejumlah wilayah Kota Depok, Jawa Barat, mengalami gangguan akibat kendala pada kabel power...

Cara Mengatasi Stres Berubah Mengikuti Musim dan Jam Biologis Tubuh

Militer AS Lancarkan Serangan Baru ke Target IRGC di Iran

by Zahra Zahwa
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – terhadap sejumlah target Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC. Komando Pusat AS atau CENTCOM mengonfirmasi serangan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

August 21, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Pembenahan BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG

September 1, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Antisipasi Puncak Kemarau, DKI Siagakan 1.027 Personel dan 29 Mobil Tangki

Antisipasi Puncak Kemarau, DKI Siagakan 1.027 Personel dan 29 Mobil Tangki

September 2, 2026
APBD DKI 2026 Menurun, Pramono Pastikan Kualitas Pembangunan Terjaga

APBD DKI 2026 Menurun, Pramono Pastikan Kualitas Pembangunan Terjaga

September 2, 2026
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Gangguan kelistrikan di IPA Citayam membuat distribusi air PDAM Depok sementara dihentikan di 10 wilayah. Normalisasi dilakukan bertahap.

PDAM Depok Gangguan, Air di 10 Wilayah Mati

September 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved