• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Rangking Korupsi 2025 Indonesia Merosot Turun Peringkat Ke 109 Dunia

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
February 11, 2026
in Nasional
0
Rangking Korupsi 2025 Indonesia Merosot Turun Peringkat Ke 109 Dunia

JAKARTA, Cobisnis.com — Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada tahun 2025 kembali mengalami penurunan. Skor Indonesia tercatat 34, turun 3 poi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 37.

Penurunan ini berdampak langsung pada peringkat global Indonesia yang melorot 10 tingkat, dari posisi 99 menjadi 109 dari total 180 negara yang dinilai.

Penurunan tersebut disampaikan oleh Manajer Program Transparency International Indonesia (TII), Ferdian Yazid, dalam peluncuran CPI 2025 yang digelar secara virtual, Selasa (10/2/2026).

Ia menegaskan bahwa merosotnya skor dan peringkat Indonesia mencerminkan kemunduran serius dalam kualitas tata kelola pemerintahan serta efektivitas pemberantasan korupsi di Tanah Air.

Posisi Indonesia di ASEAN

Di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), Indonesia menempati peringkat kelima dengan skor 34. Posisi ini berada di bawah sejumlah negara tetangga, dengan komposisi peringkat sebagai berikut:

1. Singapura – 84

2. Malaysia – 52

3. Timor Leste – 44

4. Vietnam – 41

5. Indonesia – 34

Di bawah Indonesia terdapat
Laos (34) Thailand (33)
Filipina (32)
Kamboja (20), dan Myanmar (16)

Selain itu, Indonesia juga memiliki skor yang sama dengan beberapa negara lain di dunia, yaitu Aljazair, Malawi, Nepal, Sierra Leone, Bosnia & Herzegovina, serta
Laos.

Negara dengan Skor CPI Tertinggi dan Terendah

Pada level global, sepuluh negara dengan skor CPI tertinggi tahun 2025 didominasi negara-negara dengan tata kelola pemerintahan yang kuat dan sistem integritas yang mapan, yakni:

– Denmark (89)

– Finlandia (88)

– Singapura (84)

– Selandia Baru (81)

– Norwegia (81)

– Swedia (80)

– Swiss (80)

– Luksemburg (78)

– Belanda (78)

– Jerman (77)

Sementara itu, negara dengan skor terendah umumnya merupakan negara konflik dan fragile state, seperti Venezuela, Somalia, dan Sudan Selatan, yang secara struktural rentan terhadap korupsi sistemik.

Sumber Data Penyusun CPI Indonesia

Skor CPI Indonesia 2025 disusun berdasarkan sembilan sumber data internasional, yaitu:

– World Economic Forum EOS (65)

– IMD World Competitiveness Yearbook (26, turun 19 poin)

– Bertelsmann Foundation Transform Index (30, turun 9 poin)

– PERC Asia Risk Guide (34, turun 4 poin)

– Economist Intelligence Unit Country Ratings (34, turun 1 poin)

– PRS International Country Risk Guide (33, stagnan)

– Global Insight Country Risk Ratings (32, stagnan)

– World Justice Project – Rule of Law Index (27, naik 1 poin)

– Varieties of Democracy Project (23, naik 1 poin)

Dari keseluruhan sumber tersebut, empat indikator mengalami penurunan skor, yang menunjukkan tren melemahnya integritas tata kelola dan kualitas institusi publik.

Aspek yang Diukur dalam IPK

Indeks Persepsi Korupsi mengukur berbagai dimensi tata kelola, antara lain:

– Praktik penyuapan

– Pengalihan anggaran publik

– Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi

– Efektivitas pemerintah dalam pemberantasan korupsi

– Penegakan integritas dan hukum

– Perlindungan hukum bagi pelapor, jurnalis, dan penyelidik

– Akses masyarakat terhadap informasi publik

Namun, IPK tidak mengukur pengalaman langsung masyarakat terhadap korupsi, praktik penghindaran pajak, aliran dana ilegal, pencucian uang, maupun ekonomi informal.

Tanggapan Masyarakat Sipil

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid , menyatakan keprihatinan mendalam atas penurunan skor IPK Indonesia. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan kemunduran demokrasi yang berdampak langsung pada melemahnya mekanisme kontrol terhadap kekuasaan dan praktik korupsi.

Ia menegaskan bahwa demokrasi yang kuat seharusnya menjadi fondasi utama dalam pengendalian korupsi. Namun, tren yang terjadi justru menunjukkan melemahnya fungsi pengawasan, akuntabilitas, dan transparansi dalam sistem pemerintahan.

Penurunan skor IPK Indonesia tahun 2025 bukan sekadar persoalan peringkat internasional, tetapi menjadi indikator serius melemahnya kualitas demokrasi, tata kelola pemerintahan, serta efektivitas sistem pemberantasan korupsi di Indonesia.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: akuntabilitascobisnis.comCPIFerdian YazidIntegritasIPKKorupsipenurunanperingkat globalTransparansi

Related Posts

Enea Bastianini Trackhouse MotoGP

Enea Bastianini Resmi Gabung Trackhouse MotoGP 2027

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Enea Bastianini resmi bergabung dengan Trackhouse MotoGP untuk mengarungi Kejuaraan Dunia MotoGP mulai musim 2027. Pembalap asal...

Gugatan Demon Hunter terhadap Netflix

Ini 7 Alasan Demon Hunter Gugat Netflix

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Band metal Kristen asal Amerika Serikat, Demon Hunter, menggugat Netflix dan promotor konser AEG Presents terkait penggunaan...

Samsung smartphone Asia Tenggara

Samsung Jadi Raja Smartphone Asia Tenggara, Ini Datanya

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasar smartphone di Asia Tenggara mengalami penurunan pengiriman sebesar 15 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II...

Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Kembali Diamankan Polisi Terkait Dugaan Narkoba

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat...

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

by Hidayat Taufik
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bertahan hingga 2029...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Enea Bastianini Trackhouse MotoGP

Enea Bastianini Resmi Gabung Trackhouse MotoGP 2027

August 26, 2026
Gugatan Demon Hunter terhadap Netflix

Ini 7 Alasan Demon Hunter Gugat Netflix

August 26, 2026
Kecap Oishii Ekspor Perdana ke Belanda

Kecap Oishii Ekspor Perdana ke Belanda

August 26, 2026
Persib Bandung meluncurkan jersey baru untuk musim 2026/2027 dengan konsep Lives Inside Us, teknologi Kelme, serta harga Rp1.191.919.

Persib Rilis Jersey Baru untuk Musim 2026/2027

August 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved