• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Program Water Credit Membuka Akses Warga Terhadap Air Minum dan Sanitasi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
December 14, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Program Water Credit Membuka Akses Warga Terhadap Air Minum dan Sanitasi

JAKARTA,Cobisnis.com – Salah satu program prioritas pemerintah hingga 2024 yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 adalah untuk mewujudkan 90% akses sanitasi layak, termasuk di dalamnya 15% rumah tangga memiliki akses sanitasi aman, serta
penurunan angka BABS hingga 0%. Target pemerintah ini sejalan dengan salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu penyediaan akses air minum dan sanitasi aman serta berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu solusi yang efektif dan mulai diterapkan di berbagai daerah di Indonesia dalam mencapai target ini adalah water credit.

Water credit merupakan inisiatif pembiayaan oleh lembaga keuangan kepada Kelompok Pengelola Sistem
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) untuk meningkatkan cakupan dan kualitas layanan akses air minum dan sanitasi di wilayah pelayanan. Selain kelompok pengelola bentukan pemerintah melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), terdapat juga kelompok
serupa yang dibentuk melalui CSR, swadaya masyarakat, atau sumber dana pihak ketiga lainnya yang turut mendapatkan pembiayaan serupa. Inisiatif water credit ini diharapkan tidak hanya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat untuk mendapatkan akses air minum dan sanitasi, tetapi juga
dapat secara langsung memberdayakan penerimanya dan menjaga keberlanjutan fasilitas terbangun.

“Skema water credit dapat lebih menjamin keberlanjutan program akses air minum dan sanitasi dibandingkan bantuan langsung yang dapat terhenti apabila donasinya tidak berlanjut. Program ini
memang menekankan kontribusi masyarakat secara langsung dalam penyediaan akses air minum dan
sanitasi, agar muncul rasa kepemilikan dan tanggung jawab. Melalui skema water credit ini, terbuka peluang bagi lembaga keuangan mikro untuk mengembangkan dan meluncurkan produk keuangan di
sektor air dan sanitasi,” Rachmad Hidayad, Team Lead Partnership Account Water.org
Indonesia.

Salah satu contoh keberhasilan water credit terjadi di Jawa Timur. Difasilitasi Danone-AQUA dan Water.org Indonesia, Bank UMKM Jawa Timur menjadi lembaga yang turut mengembangkan inisiatif
water credit. Sejak tahun 2018, program ini telah menyalurkan 123 pinjaman kepada lebih dari 100 KSPAMS di Jawa Timur, dan hingga tahun 2023, total dana yang disalurkan mencapai 5,5 milyar rupiah.
Pendanaan tersebut berhasil menambah sekitar 1.500 Sambungan Rumah (SR) yang dapat memenuhi kebutuhan air setidaknya bagi 6.000 jiwa.

“Waktu baru dibentuk pada tahun 2015, kami hanya memiliki 80 Sambungan Rumah (SR), sekarang kami sudah mampu melayani lebih dari 533 rumah tangga. Salah satu faktor pendorong adalah water credit dari Bank UMKM Jawa Timur. Melalui kucuran dana tersebut, kami berhasil melakukan penambahan
sekitar 150-an SR,” terang Kasio, Pengurus KSPAMS Handarbeni, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Inisiatif water credit terbukti memberikan manfaat langsung ke masyarakat, terutama dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. “Warga jadi terbiasa mandi dua kali sehari, cuci tangan,
dan membuat jamban sehingga tidak lagi buang air besar sembarangan,” papar Mardi, warga Desa Puhkerep.

Dampak tidak langsung adalah meningkatnya produktivitas dan penghasilan. Banyak warga yang
membuka jasa usaha laundry, bengkel, atau pabrik batako. Pemilik warung juga lebih produktif karena tidak perlu menutup warung dikarenakan harus mengambil air dari lokasi yang terlalu jauh.

Perluasan cakupan layanan ini juga menambah jumlah petani dan peternak, antara lain ternak kambing dan ayam,
maupun sekadar memanfaatkan halaman rumah untuk menanam sayuran.

Dengan semua kemudahan tersebut, pelanggan kini hanya membayar Rp 1.000/m3 atau hanya Rp 15.000-Rp 20.000 per bulan. Jika dibandingkan warga yang tidak menggunakan layanan SPAM, dimana mereka mengeluarkan biaya Rp 100.000 per bulan untuk membeli air galon, maka ada penghematan yang signifikan.

Danone-AQUA terlibat aktif sebagai mitra strategis Water.org dalam menjalankan program water credit.Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia, menyatakan “Program ini sejalan dengan strategi keberlanjutan kami yang tertuang dalam Danone Impact Journey. Kami berkomitmen untuk senantiasa menyediakan air minum berkualitas untuk mendukung kesehatan
sekaligus memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia.

Untuk itu, kami percaya bahwa ketersediaan akses air minum dan sanitasi dapat meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat sehingga mampu memiliki kualitas hidup yang baik. Upaya Danone-AQUA dalam meningkatkan akses air minum, sanitasi dan penyehatan lingkungan diterjemahkan melalui program WASH (Water Access, Sanitation and Hygiene).”

Program water credit dan kolaborasi bersama Water.org telah berkontribusi secara signifikan terhadap
keseluruhan program WASH Danone-AQUA di Indonesia. “Hingga saat ini, program kolaborasi Danone-AQUA dan Water.org melalui skema water credit telah memberikan manfaat baik secara langsung
maupun tidak langsung hingga lebih dari 230 ribu penerima manfaat. Sementara total penerima manfaat yang kami perkirakan untuk program WASH kami di seluruh Indonesia hingga saat ini telah mencapai 520 ribu orang,” tambah Karyanto.

Karyanto juga mengungkapkan skema Water Credit juga sedang dikembangkan untuk lembaga pendidikan Pesantren. “Saat ini kami pun tengah berupaya mengembangkan akses air minum dan
sanitasi di sejumlah pesantren yang masih memiliki keterbatasan fasilitas,” tutup Karyanto.

Melalui program ini Pondok Pesantren yang memerlukan biaya untuk membangun sarana air minum dan sanitasi dapat mengajukan pembiayaan ke BPRS HIK Parahyangan dengan beberapa kemudahan. Program water credit untuk pesantren ini telah diawali dengan pencairan pembiayaan air dan sanitasi bagi 4 pesantren di Jawa Barat dengan total jumlah santri sebanyak 486 orang.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: Air minumcobisnis.comProgram water credit

Related Posts

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini yang Perlu Diwaspadai

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pergantian musim atau pancaroba dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Perubahan suhu yang terjadi secara...

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

BKSDA Selidiki Kematian Anak Gajah di Konsesi Jambi

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kematian seekor anak gajah sumatra terjadi di area konsesi PT Lestari Asri Jaya (LAJ), Kabupaten Tebo, Jambi....

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

by Rizki Meirino
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia Resources Studies (IRESS) mendorong pemerintah menjadikan kewajiban pasok dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) batu...

Kakak Adik Berselisih, Begini Sikap yang Tepat bagi Orang Tua

Kakak Adik Berselisih, Begini Sikap yang Tepat bagi Orang Tua

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perselisihan antara kakak dan adik merupakan hal yang cukup umum terjadi dalam kehidupan keluarga. Penyebabnya beragam, mulai...

Tak Harus Berhenti Kerja, Begini Cara Cairkan Saldo JHT

Tak Harus Berhenti Kerja, Begini Cara Cairkan Saldo JHT

by Hidayat Taufik
October 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak harus menunggu memasuki masa pensiun untuk menggunakan saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Dalam...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
Keadaan Gaza, Palestina

Kemenkes Gaza Kekurangan Obat hingga Radioterapi untuk Pasien Kanker Payudara

October 3, 2026
Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

December 17, 2025
OpenAI menghentikan akses model AI ke Cursor setelah SpaceX mengakuisisi Anysphere. OpenAI menuding perusahaan Elon Musk melanggar kontrak.

Eks Pejabat Keamanan OpenAI Kritik Budaya Perusahaan

October 4, 2026
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Polisi Evakuasi 4 ABK Kapal Cumi

October 4, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Spanyol Sempurna, Inggris Hancurkan Kroasia 7-0

October 4, 2026
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Jepang

Hong Kong Naikkan Upah Minimum ART Asing

October 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved