• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, June 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

PP TUNAS Dinilai Perlu Parameter Jelas Agar Perlindungan Anak di Ruang Digital Tidak Multitafsir

Dwi Natasya by Dwi Natasya
March 13, 2026
in Nasional
0
PP TUNAS Dinilai Perlu Parameter Jelas Agar Perlindungan Anak di Ruang Digital Tidak Multitafsir

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebijakan perlindungan anak di ruang digital dinilai perlu disertai kejelasan parameter serta transparansi dalam implementasinya agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi ekosistem digital maupun pihak yang terlibat di dalamnya.

Direktur Eksekutif ICT Watch Indriyatno Banyumurti menilai pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS akan berjalan efektif jika didukung ekosistem yang memadai.

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah penentuan parameter risiko pada platform digital. Menurut Indriyatno, transparansi dan objektivitas dalam proses penilaian risiko menjadi faktor krusial agar implementasi regulasi dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan perbedaan interpretasi di antara pemangku kepentingan.

Ia menjelaskan bahwa Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 tentang tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak masih memerlukan penjabaran lebih lanjut melalui keputusan menteri, khususnya terkait indikator risiko platform digital.

“Tantangan bagi penyelenggara sistem elektronik karena mereka diminta menyerahkan hasil self assessment tiga bulan lagi sesuai Pasal 62 Permen Komdigi, sementara indikatornya belum sepenuhnya siap,” ujar Indriyatno dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia menilai peraturan tersebut perlu memuat parameter yang objektif serta membuka ruang bagi penyelenggara platform digital untuk memberikan masukan. Tanpa kejelasan indikator, pengklasifikasian risiko berpotensi menimbulkan distorsi dan ketidaksinkronan antarplatform yang justru dapat menghambat upaya perlindungan anak.

Selain aspek regulasi, Indriyatno menekankan pentingnya menyiapkan ekosistem pendukung, salah satunya melalui penguatan literasi digital secara luas.

Menurutnya, edukasi digital perlu menjangkau orang tua, pengasuh di lingkungan keluarga, serta guru di sekolah agar mereka dapat mendampingi anak-anak saat berinteraksi di ruang digital.

“Penyelenggara sistem elektronik juga wajib menjalankan edukasi ini dengan konten-konten yang diselipkan di platformnya,” kata Indriyatno.

Pandangan serupa disampaikan pakar kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah. Ia menilai penyusunan kebijakan perlindungan anak di ruang digital perlu melibatkan lebih banyak pihak, termasuk anak-anak, orang tua, dan pendidik sebagai kelompok yang terdampak langsung.

Menurut Trubus, pendekatan kebijakan saat ini masih cenderung bersifat top-down dan belum sepenuhnya membuka ruang dialog dengan para pemangku kepentingan utama.

“Anak-anak sebagai sasaran kebijakan seharusnya juga didengar suaranya. Perlu ada dialog dengan mereka, orang tua, dan para pendidik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa media sosial tidak selalu berdampak negatif bagi anak. Banyak konten digital yang bersifat edukatif dan dapat membantu perkembangan pengetahuan serta kreativitas mereka.

Karena itu, Trubus menilai kebijakan perlindungan anak sebaiknya tidak hanya berfokus pada pembatasan, tetapi juga pada edukasi dan pendampingan dari keluarga maupun sekolah.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengingatkan agar implementasi PP TUNAS tidak sampai membatasi hak anak muda untuk mengakses ruang digital, termasuk ruang diskusi di media sosial.

Menurutnya, media sosial telah menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk menyampaikan pendapat, berkomunikasi, serta mengembangkan kreativitas.

“Pelarangan menyeluruh terhadap media sosial ini akan merampas hak puluhan juta anak muda di Indonesia atas saluran penting untuk berkomunikasi, mengakses informasi, dan mengekspresikan diri mereka,” ujar Usman.

Ia menilai kebijakan yang terlalu restriktif justru dapat mendorong anak-anak mengakses platform digital secara sembunyi-sembunyi tanpa pengawasan yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar.

Karena itu, Usman menekankan bahwa akses digital saat ini telah menjadi bagian penting dari pendidikan, kesejahteraan, dan partisipasi anak dalam ruang publik.

“Pelarangan ini sama artinya dengan mengabaikan anak agar didengar dalam setiap keputusan yang memengaruhi hidup mereka,” tandasnya.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comICT WatchIndriyatno Banyumurtiperlindungan anak di ruang digitalPP TUNASTrubus RahardiansahUsman Hamid

Related Posts

Kasus MBG 2026, Sony Sonjaya Siap Bantu Penyidik sebagai Justice Collaborator

Kasus MBG 2026, Sony Sonjaya Siap Bantu Penyidik sebagai Justice Collaborator

by Hidayat Taufik
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tersangka dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sony Sonjaya, menyatakan kesiapannya menjadi Justice Collaborator (JC). Kuasa...

Obama Presidential Center Resmi Dibuka, Proyek US$850 Juta Jadi yang Termahal dalam Sejarah

Obama Presidential Center Resmi Dibuka, Proyek US$850 Juta Jadi yang Termahal dalam Sejarah

by Zahra Zahwa
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pusat Kepresidenan Barack Obama atau Obama Presidential Center akan resmi dibuka untuk publik pada 19 Juni 2026....

Jadwal CFD Jakarta Resmi Berubah Mulai 7 Juni 2026, Ini Rinciannya

Jadwal CFD Jakarta Resmi Berubah Mulai 7 Juni 2026, Ini Rinciannya

by Hidayat Taufik
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengubah jadwal pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day...

Harta Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Melonjak 14 Kali Lipat dalam Setahun

KPK Dalami Dugaan Penghilangan Barang Bukti oleh Silmy Karim

by Desti Dwi Natasya
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kemungkinan adanya upaya penghilangan barang bukti dalam kasus yang menjerat Wakil...

Harta Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Melonjak 14 Kali Lipat dalam Setahun

Harta Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Melonjak 14 Kali Lipat dalam Setahun

by Desti Dwi Natasya
June 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harta kekayaan Sony Sonjaya menjadi sorotan setelah tercatat mengalami lonjakan signifikan dalam kurun waktu satu tahun. Eks...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

June 5, 2026
Silmy Karim

Silmy Karim OTT KPK, Telkom Klaim Posisi Komisaris Tak Berdampak ke Perseroan

June 5, 2026
Topan Jangmi Hantam Jepang 2026, 23 Orang Terluka dan 5.378 Sekolah Ditutup

Topan Jangmi Hantam Jepang 2026, 23 Orang Terluka dan 5.378 Sekolah Ditutup

June 4, 2026
“Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya” Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia

“Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya” Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah, Rangkul 4.850 Pendonor di Seluruh Indonesia

June 4, 2026
Kasus MBG 2026, Sony Sonjaya Siap Bantu Penyidik sebagai Justice Collaborator

Kasus MBG 2026, Sony Sonjaya Siap Bantu Penyidik sebagai Justice Collaborator

June 5, 2026
Obama Presidential Center Resmi Dibuka, Proyek US$850 Juta Jadi yang Termahal dalam Sejarah

Obama Presidential Center Resmi Dibuka, Proyek US$850 Juta Jadi yang Termahal dalam Sejarah

June 5, 2026
Jadwal CFD Jakarta Resmi Berubah Mulai 7 Juni 2026, Ini Rinciannya

Jadwal CFD Jakarta Resmi Berubah Mulai 7 Juni 2026, Ini Rinciannya

June 5, 2026
Harta Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Melonjak 14 Kali Lipat dalam Setahun

KPK Dalami Dugaan Penghilangan Barang Bukti oleh Silmy Karim

June 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved