JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang juru parkir bernama Deni memberikan kesaksian terkait penemuan jenazah pria bernama Sutrimo di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan kepolisian.
Deni mengaku tidak mengenal korban dan tidak pernah melihat maupun berbincang dengannya sebelum peristiwa tersebut terjadi. Ia baru mengetahui adanya penemuan jenazah setelah bangun sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat tiba di lokasi, Deni melihat sudah banyak warga berkumpul di sekitar klinik. Jenazah korban berada di pelataran bagian dalam pagar klinik dan telah ditutupi selembar sprei.
Tak lama kemudian, ambulans datang untuk mengevakuasi jenazah. Deni mengaku tidak mengetahui siapa yang pertama kali menemukan korban maupun pihak yang menghubungi petugas medis.
Menurut Deni, bangunan klinik tersebut sudah tidak beroperasi sekitar satu tahun. Selama itu, tidak terlihat aktivitas pengunjung maupun kendaraan yang keluar masuk ke lokasi.
Ia juga menyebut hanya sesekali ada sepeda motor yang melintas di sekitar area tersebut. Kondisi bangunan disebut sudah lama kosong sehingga terlihat tidak lagi digunakan.
Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan penyelidikan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan.
Tim Pusat Laboratorium Forensik juga diterjunkan ke lokasi. Sejumlah barang bukti dibawa untuk dianalisis, termasuk beberapa benda yang ditemukan di dalam area klinik.
Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap kronologi sebelum korban ditemukan.
Hingga saat ini, kepolisian belum menyampaikan penyebab pasti kematian Sutrimo. Proses penyelidikan masih berlangsung sambil menunggu hasil pemeriksaan forensik dan analisis seluruh barang bukti yang telah diamankan.













