• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, April 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Polisi Gerebek Daycare di Yogyakarta, Fakta Kekerasan Anak Muncul dari Whistleblower

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
in News
0
Polisi Gerebek Daycare di Yogyakarta, Fakta Kekerasan Anak Muncul dari Whistleblower

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, terungkap setelah mantan pengasuh melapor sebagai whistleblower dan menyerahkan bukti ke pihak berwenang.

Kasus ini mencuat usai polisi menggerebek lokasi di Sorosutan, Umbulharjo, pada Jumat (24/4/2026). Dari hasil awal, ditemukan indikasi perlakuan tidak layak terhadap anak-anak yang dititipkan.

Laporan pertama masuk pada Senin (20/4/2026) dari eks pengasuh yang bekerja sejak awal tahun. Ia mengaku tidak tahan melihat dugaan kekerasan yang terjadi berulang.

Sebelum keluar dari pekerjaannya, pelapor sempat mengumpulkan bukti untuk memperkuat laporan. Langkah ini menjadi pintu awal terbongkarnya praktik yang sebelumnya tertutup.

KPAID Kota Yogyakarta lalu berkoordinasi dengan Unit PPA Polresta untuk melakukan penelusuran. Dari situ diketahui daycare tersebut ternyata tidak memiliki izin resmi.

Selain dugaan kekerasan, temuan ini memperlihatkan adanya pelanggaran administratif yang cukup serius. Pengawasan terhadap daycare pun ikut dipertanyakan.

Polisi menyebut motif pelapor murni karena faktor kemanusiaan. Ia merasa perlakuan terhadap anak-anak sudah melewati batas dan perlu dihentikan.

Di sisi lain, pengelola diduga menahan ijazah karyawan yang ingin keluar. Kondisi ini membuat tekanan internal semakin besar dan memicu laporan ke aparat.

Sejumlah orang tua korban mulai bersuara setelah kasus mencuat. Mereka mengaku baru menyadari tanda-tanda janggal pada kondisi anak.

Ada yang menemukan lebam, ada pula yang mengaku anaknya demam tanpa pemberitahuan. Dugaan perlakuan kasar di dalam daycare pun semakin menguat.

Pemerintah daerah kini bergerak melakukan pendataan ulang daycare. Sementara posko pengaduan dibuka untuk menampung laporan dan pendampingan korban.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
online free course
download karbonn firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisDaycareJogjaKasus DaycareKekerasan AnakPebisnismudaPerlindungan AnakYogyakarta

Related Posts

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas diproyeksikan kembali menguat pada pekan depan setelah sebelumnya mengalami pelemahan cukup dalam dalam beberapa waktu...

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat hasil positif dengan finis di posisi keenam pada Moto3 Spanyol...

Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

Terungkap! 103 Anak di Daycare Jogja, Sebagian Diduga Jadi Korban Kekerasan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Polisi menetapkan 13 tersangka dalam kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, dengan...

Target Ambisius Perkeretaapian 2045, Pemerintah Cari Dana di Luar APBN

Target Ambisius Perkeretaapian 2045, Pemerintah Cari Dana di Luar APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mengungkap kebutuhan investasi hingga Rp 1.100–1.200 triliun untuk membangun dan mengembangkan jaringan kereta api nasional sampai...

Sari Yuliati Minta Kasus Daycare Yogyakarta Diungkap Transparan

Sari Yuliati Minta Kasus Daycare Yogyakarta Diungkap Transparan

by Hidayat Taufik
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyatakan prihatin atas dugaan kekerasan anak di sebuah daycare di Yogyakarta....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kenali Agnes Aditya Rahajeng, Juara Baru Puteri Indonesia 2026

Kenali Agnes Aditya Rahajeng, Juara Baru Puteri Indonesia 2026

April 25, 2026
Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

Proliga Putri 2026: Jakarta Pertamina Enduro Menang, Megawati Cetak Sejarah

April 25, 2026
Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

Indonesia Tumbangkan Kanada, Tiwi/Fadia Jadi Penentu di Uber Cup 2026

April 25, 2026
XLSMART Rayakan Satu Tahun, Perkuat Jaringan dan Ekosistem Digital

XLSMART Rayakan Satu Tahun, Perkuat Jaringan dan Ekosistem Digital

April 25, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

BSI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox

April 26, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved