• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Polisi Gerebek Daycare di Yogyakarta, Fakta Kekerasan Anak Muncul dari Whistleblower

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
in News
0
Polisi Gerebek Daycare di Yogyakarta, Fakta Kekerasan Anak Muncul dari Whistleblower

JAKARTA, Cobisnis.com – Dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, terungkap setelah mantan pengasuh melapor sebagai whistleblower dan menyerahkan bukti ke pihak berwenang.

Kasus ini mencuat usai polisi menggerebek lokasi di Sorosutan, Umbulharjo, pada Jumat (24/4/2026). Dari hasil awal, ditemukan indikasi perlakuan tidak layak terhadap anak-anak yang dititipkan.

Laporan pertama masuk pada Senin (20/4/2026) dari eks pengasuh yang bekerja sejak awal tahun. Ia mengaku tidak tahan melihat dugaan kekerasan yang terjadi berulang.

Sebelum keluar dari pekerjaannya, pelapor sempat mengumpulkan bukti untuk memperkuat laporan. Langkah ini menjadi pintu awal terbongkarnya praktik yang sebelumnya tertutup.

KPAID Kota Yogyakarta lalu berkoordinasi dengan Unit PPA Polresta untuk melakukan penelusuran. Dari situ diketahui daycare tersebut ternyata tidak memiliki izin resmi.

Selain dugaan kekerasan, temuan ini memperlihatkan adanya pelanggaran administratif yang cukup serius. Pengawasan terhadap daycare pun ikut dipertanyakan.

Polisi menyebut motif pelapor murni karena faktor kemanusiaan. Ia merasa perlakuan terhadap anak-anak sudah melewati batas dan perlu dihentikan.

Di sisi lain, pengelola diduga menahan ijazah karyawan yang ingin keluar. Kondisi ini membuat tekanan internal semakin besar dan memicu laporan ke aparat.

Sejumlah orang tua korban mulai bersuara setelah kasus mencuat. Mereka mengaku baru menyadari tanda-tanda janggal pada kondisi anak.

Ada yang menemukan lebam, ada pula yang mengaku anaknya demam tanpa pemberitahuan. Dugaan perlakuan kasar di dalam daycare pun semakin menguat.

Pemerintah daerah kini bergerak melakukan pendataan ulang daycare. Sementara posko pengaduan dibuka untuk menampung laporan dan pendampingan korban.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: CobisnisDaycareJogjaKasus DaycareKekerasan AnakPebisnismudaPerlindungan AnakYogyakarta

Related Posts

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Arab Saudi memangkas harga jual minyak mentah untuk pembeli di Asia pada November 2026. Keputusan ini berlawanan...

Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Desa Maju Prudential Dorong Sanitasi dan Lingkungan Sehat di Bogor

by Rizki Meirino
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi kualitas tempat tinggal, sanitasi,...

Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

by Rizki Meirino
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menutup 18 depot air minum isi ulang (DAMIU)...

Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pertandingan matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 kembali berlangsung pada Senin (5/10/2026) dini hari WIB dengan...

Houthi mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh dan Khurais dengan rudal serta drone hingga memicu kebakaran.

Houthi Klaim Serang Aramco di Riyadh

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelompok Houthi di Yaman mengklaim melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan drone terhadap fasilitas energi Saudi Aramco...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buruh Bersiap Demo Lagi, 11 Tuntutan Belum Terjawab DPR

Buruh Bersiap Demo Lagi, 11 Tuntutan Belum Terjawab DPR

September 30, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

September 28, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

FBI Tangkap Perempuan yang Diduga Menguntit Keluarga Presiden Taiwan

October 5, 2026
Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

Saudi Turunkan Harga Jual Minyak bagi Pembeli dari Asia

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Desa Maju Prudential Dorong Sanitasi dan Lingkungan Sehat di Bogor

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved