• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Bangka Barat, Cetak Pakai Printer dari Palembang

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 28, 2025
in Nasional
0
Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Bangka Barat, Cetak Pakai Printer dari Palembang

JAKARTA, Cobisnis.com – Polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial RDH alias AD (24) yang diduga mengedarkan uang palsu di wilayah Jebus, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Penangkapan ini dilakukan hanya beberapa jam setelah laporan masyarakat mengenai transaksi mencurigakan masuk ke pihak kepolisian.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menyebut, pelaku mencetak uang palsu menggunakan printer di Palembang, Sumatera Selatan, sebelum membawanya ke Bangka untuk diedarkan. Modus ini menunjukkan bahwa peredaran uang palsu tidak hanya mengandalkan jaringan besar, tetapi juga bisa dilakukan dengan teknologi sederhana.

Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat terkait transaksi menggunakan uang palsu di sebuah toko ayam goreng di Kecamatan Parittiga. Laporan cepat ini menjadi pintu masuk aparat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Respons masyarakat menjadi kunci penting dalam menekan potensi kerugian ekonomi akibat peredaran uang tidak sah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Jebus bergerak cepat dan menemukan keberadaan pelaku di Dusun Bukit Rantau (PTL), Desa Kelabat. Pada pukul 22.00 WIB, aparat berhasil mengamankan RDH tanpa perlawanan. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Jebus bersama sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan.

Dari tangan RDH, polisi menyita delapan lembar uang palsu pecahan Rp100.000. Selain itu, ditemukan pula uang asli dari berbagai pecahan dengan total Rp3,5 juta. Uang asli ini diduga merupakan hasil dari transaksi menggunakan uang palsu yang sudah berhasil dilakukan pelaku.

Kasus peredaran uang palsu semacam ini memiliki implikasi langsung terhadap stabilitas pasar. Jika uang palsu beredar luas, daya beli masyarakat bisa terdistorsi, pedagang dirugikan, dan kepercayaan terhadap transaksi tunai menurun. Dampaknya bisa meluas hingga ke sektor perbankan yang harus meningkatkan kewaspadaan.

Kapolres Bangka Barat menegaskan bahwa penyelidikan masih berlanjut untuk mengetahui jumlah pasti uang palsu yang sudah beredar di masyarakat. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini. Penegakan hukum yang cepat diharapkan mampu memutus rantai distribusi uang palsu.

Dalam konteks ekonomi daerah, kasus ini memberi sinyal pentingnya penguatan literasi keuangan di tingkat masyarakat. Pedagang kecil, terutama UMKM, perlu lebih waspada dalam memeriksa keaslian uang karena mereka kerap menjadi sasaran pertama peredaran uang palsu.

Peredaran uang palsu tidak hanya melanggar hukum pidana, tetapi juga merugikan perekonomian daerah. Jika tidak ditangani serius, kasus ini bisa mengganggu aktivitas perdagangan harian, terutama di pasar tradisional yang masih banyak menggunakan uang tunai sebagai alat transaksi utama.

Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika menemukan uang yang dicurigai palsu. Kesigapan masyarakat menjadi faktor kunci agar peredaran uang ilegal tidak semakin meluas dan menekan stabilitas ekonomi lokal. Kasus RDH menjadi contoh nyata bahwa kerja sama masyarakat dan aparat mampu mempersempit ruang gerak tindak kejahatan ekonomi.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisPebisnismudapenipuanRupiahuang palsu

Related Posts

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru....

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil per 1 April 2026, sementara harga BBM nonsubsidi masih dalam...

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan ke fasilitas nuklir Iran di Isfahan yang diduga dilakukan Amerika Serikat memicu eskalasi konflik. Iran langsung...

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Fokus utama diarahkan pada keamanan...

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebutnya tidak pernah memberi nafkah. Ia menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

March 31, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved