• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani Karet Masih Jadi Penopang Ekonomi di Banyak Daerah Indonesia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Petani Karet Masih Jadi Penopang Ekonomi di Banyak Daerah Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com – Di balik industri besar dan hiruk pikuk kota, jutaan petani karet di Indonesia masih setia menoreh pohon di pagi hari. Mereka bukan sekadar penyadap getah, tapi penopang ekonomi daerah yang tak tergantikan, terutama di Sumatera dan Kalimantan.

Meski sering luput dari sorotan, karet tetap jadi komoditas penting di pasar global. Nilai ekspor karet dan produk olahannya mencapai USD 5–6 miliar per tahun, setara sekitar Rp 80–95 triliun. Angka ini menempatkan karet sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di luar sektor migas.

Kontribusi karet terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional memang tidak setinggi dulu, tapi masih stabil di kisaran 1–1,5 persen. Di sektor pertanian perkebunan, porsinya bahkan mencapai 7–8 persen, menandakan peran vitalnya dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

Daerah seperti Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat masih menggantungkan hidup pada karet. Di wilayah-wilayah itu, sektor karet bisa menyumbang 20–40 persen terhadap ekonomi lokal. Uang dari hasil jual getah berputar di desa-desa, jadi penggerak utama ekonomi rakyat.

Menurut data Kementerian Pertanian, ada sekitar 2,5 hingga 3 juta petani karet di Indonesia. Jika dihitung dengan keluarganya, lebih dari 10 juta orang menggantungkan hidup dari sektor ini. Artinya, setiap fluktuasi harga karet dunia bisa langsung terasa di dapur rumah mereka.

Namun, perjalanan sektor karet tidak selalu mulus. Dalam sepuluh tahun terakhir, harga karet dunia cenderung menurun akibat permintaan global yang melambat dan persaingan dari karet sintetis. Banyak petani terpaksa beralih ke sawit karena dinilai lebih menguntungkan.

Pemerintah kini tengah mendorong hilirisasi untuk menambah nilai tambah. Produk-produk seperti ban kendaraan, sarung tangan medis, dan lateks olahan mulai dipacu agar ekspor tidak hanya dalam bentuk bahan mentah. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani dan daya saing nasional.

Di sisi lain, sektor karet juga berperan menjaga lingkungan. Kebun karet rakyat yang terawat baik membantu menyerap karbon, menahan erosi, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Ini menjadikan petani karet bukan hanya penggerak ekonomi, tapi juga penjaga alam.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski tak sebesar sawit atau nikel, karet tetap punya tempat penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Ketahanan sektor ini akan sangat bergantung pada inovasi, teknologi, dan dukungan pemerintah dalam memperkuat posisi petani di pasar global.

Di tengah tantangan global dan perubahan iklim, petani karet Indonesia tetap berdiri tegak. Mereka adalah wajah nyata dari ketahanan ekonomi lokal yang terus berdenyut meski sering kali tidak terlihat dari pusat kota.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: CobisnisEkonomi daerahEkspor KaretPebisnismudaPetani Karet

Related Posts

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara AS-Israel dan Iran terus menunjukkan intensitas tinggi sejak hari pertama. Setiap serangan melibatkan ribuan amunisi,...

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melakukan mutasi besar-besaran terhadap 2.043 pegawai. Kebijakan ini diambil setelah rotasi...

Catat Jadwalnya, Diskon Tarif Tol Mudik 2026 Berlaku 15–16 Maret dan 26–27 Maret

Catat Jadwalnya, Diskon Tarif Tol Mudik 2026 Berlaku 15–16 Maret dan 26–27 Maret

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk mendukung kelancaran arus mudik...

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait...

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus hilangnya dana perusahaan Rp4,3 miliar dari rekening di PT Bank CIMB Niaga Tbk di Batam menyoroti...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

March 11, 2026
Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

March 11, 2026
Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

March 11, 2026
Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

March 11, 2026
Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

March 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved