• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, January 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Petani Karet Masih Jadi Penopang Ekonomi di Banyak Daerah Indonesia

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 10, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Petani Karet Masih Jadi Penopang Ekonomi di Banyak Daerah Indonesia

JAKARTA, Cobisnis.com – Di balik industri besar dan hiruk pikuk kota, jutaan petani karet di Indonesia masih setia menoreh pohon di pagi hari. Mereka bukan sekadar penyadap getah, tapi penopang ekonomi daerah yang tak tergantikan, terutama di Sumatera dan Kalimantan.

Meski sering luput dari sorotan, karet tetap jadi komoditas penting di pasar global. Nilai ekspor karet dan produk olahannya mencapai USD 5–6 miliar per tahun, setara sekitar Rp 80–95 triliun. Angka ini menempatkan karet sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di luar sektor migas.

Kontribusi karet terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional memang tidak setinggi dulu, tapi masih stabil di kisaran 1–1,5 persen. Di sektor pertanian perkebunan, porsinya bahkan mencapai 7–8 persen, menandakan peran vitalnya dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

Daerah seperti Sumatera Selatan, Jambi, dan Kalimantan Barat masih menggantungkan hidup pada karet. Di wilayah-wilayah itu, sektor karet bisa menyumbang 20–40 persen terhadap ekonomi lokal. Uang dari hasil jual getah berputar di desa-desa, jadi penggerak utama ekonomi rakyat.

Menurut data Kementerian Pertanian, ada sekitar 2,5 hingga 3 juta petani karet di Indonesia. Jika dihitung dengan keluarganya, lebih dari 10 juta orang menggantungkan hidup dari sektor ini. Artinya, setiap fluktuasi harga karet dunia bisa langsung terasa di dapur rumah mereka.

Namun, perjalanan sektor karet tidak selalu mulus. Dalam sepuluh tahun terakhir, harga karet dunia cenderung menurun akibat permintaan global yang melambat dan persaingan dari karet sintetis. Banyak petani terpaksa beralih ke sawit karena dinilai lebih menguntungkan.

Pemerintah kini tengah mendorong hilirisasi untuk menambah nilai tambah. Produk-produk seperti ban kendaraan, sarung tangan medis, dan lateks olahan mulai dipacu agar ekspor tidak hanya dalam bentuk bahan mentah. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani dan daya saing nasional.

Di sisi lain, sektor karet juga berperan menjaga lingkungan. Kebun karet rakyat yang terawat baik membantu menyerap karbon, menahan erosi, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Ini menjadikan petani karet bukan hanya penggerak ekonomi, tapi juga penjaga alam.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski tak sebesar sawit atau nikel, karet tetap punya tempat penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Ketahanan sektor ini akan sangat bergantung pada inovasi, teknologi, dan dukungan pemerintah dalam memperkuat posisi petani di pasar global.

Di tengah tantangan global dan perubahan iklim, petani karet Indonesia tetap berdiri tegak. Mereka adalah wajah nyata dari ketahanan ekonomi lokal yang terus berdenyut meski sering kali tidak terlihat dari pusat kota.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisEkonomi daerahEkspor KaretPebisnismudaPetani Karet

Related Posts

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang lebih tinggi, termasuk target 8 persen, dinilai sulit...

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) resmi meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya...

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

Aksi Jual Besar-besaran, IHSG Anjlok hingga Trading Halt

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dihentikan sementara setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun...

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

Ketegangan Memanas, Trump Sebut AS Kirim Armada ke Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terkait Iran dengan mengklaim bahwa armada tempur besar...

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI, Tekanan Pasar Meningkat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank investasi global Goldman Sachs resmi menurunkan peringkat saham Indonesia setelah muncul peringatan risiko investabilitas dari penyedia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

Longsor Cisarua Bandung Barat: 55 Korban Berhasil Dievakuasi, Pencarian Masih Berlanjut

January 30, 2026
Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

Rakernas PSI Digelar Hari Ini di Makassar, Ini Alasan Prabowo Tak Diundang

January 29, 2026
Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

January 29, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS dan Campaign Melangkah Pasti

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved