• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Thailand Terendah 30 Tahun, Dunia Usaha Cemas

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pertumbuhan Thailand Terendah 30 Tahun, Dunia Usaha Cemas

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekonomi Thailand diproyeksikan mengalami perlambatan serius pada 2026 dengan tingkat pertumbuhan terendah dalam hampir tiga dekade terakhir. Pelaku usaha mulai menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi resesi jika tidak ada langkah cepat dari pemerintah.

Komite Tetap Gabungan Bidang Perdagangan, Industri, dan Perbankan (JSCCIB) memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Thailand pada 2026 hanya berada di bawah 2 persen, atau sekitar 1,6–2 persen.

Proyeksi ini menjadi yang terlemah dalam 30 tahun terakhir di luar masa krisis besar, seperti pandemi Covid-19 pada 2020 ketika ekonomi Thailand terkontraksi hingga 6,1 persen.

Lemahnya pertumbuhan ekonomi terutama dipicu oleh kinerja ekspor yang lesu, tingginya utang rumah tangga, serta menurunnya daya saing industri Thailand di pasar global.

JSCCIB mencatat, ekspor Thailand pada 2026 diperkirakan menyusut antara 0,5 persen hingga 1,5 persen. Di sisi lain, inflasi relatif terkendali di kisaran minus 0,2 persen hingga 0,7 persen.

Ketua Federasi Industri Thailand sekaligus anggota JSCCIB, Kriengkrai Thiennukul, menyebut kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan pelaku usaha. Menurutnya, risiko resesi semakin nyata jika tidak ada reformasi struktural.

Ia menekankan pentingnya transformasi industri lama ke sektor berbasis teknologi dan inovasi. Tanpa pembaruan tersebut, ekonomi Thailand dinilai akan semakin tertinggal dalam persaingan global.

Tekanan eksternal juga datang dari penguatan nilai tukar baht yang meningkat lebih dari 8 persen terhadap dolar AS sepanjang tahun lalu. Kondisi ini dinilai menggerus daya saing ekspor Thailand.

Ketua Kamar Dagang Thailand, Poj Aramwattananont, menilai apresiasi baht memberi tekanan ganda bagi ekonomi, terutama pada sektor ekspor dan pariwisata yang menjadi motor utama pertumbuhan.

Dari dalam negeri, tingginya utang rumah tangga turut membebani ekonomi. Pada kuartal II 2025, rasio utang rumah tangga terhadap PDB mencapai 86,8 persen, membatasi konsumsi dan akses kredit.

Selain itu, ketidakpastian global dan meningkatnya tensi geopolitik turut membayangi prospek ekonomi Thailand. Meski dampak langsung konflik global dinilai terbatas, pelaku usaha tetap waspada terhadap gangguan rantai pasok dan arus investasi.

Di tengah tekanan tersebut, dunia usaha mendorong pemerintah Thailand untuk bertindak cepat menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat daya saing, serta merespons dinamika global yang terus berubah.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: Cobisnisekonomi thailandEkspor AsiaNilai Tukar BahtPebisnismudaPertumbuhan AseanRisiko Resesi

Related Posts

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara AS-Israel dan Iran terus menunjukkan intensitas tinggi sejak hari pertama. Setiap serangan melibatkan ribuan amunisi,...

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melakukan mutasi besar-besaran terhadap 2.043 pegawai. Kebijakan ini diambil setelah rotasi...

Catat Jadwalnya, Diskon Tarif Tol Mudik 2026 Berlaku 15–16 Maret dan 26–27 Maret

Catat Jadwalnya, Diskon Tarif Tol Mudik 2026 Berlaku 15–16 Maret dan 26–27 Maret

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk mendukung kelancaran arus mudik...

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

Yaqut Cholil Qoumas Tak Bisa Berkutik Lagi, KPK Pegang Bukti Kuat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait...

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus hilangnya dana perusahaan Rp4,3 miliar dari rekening di PT Bank CIMB Niaga Tbk di Batam menyoroti...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

March 11, 2026
Penyerahan UDW & BPPP kepada Ahli Waris Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno

Penyerahan UDW & BPPP kepada Ahli Waris Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno

March 11, 2026
Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

March 11, 2026
Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

March 11, 2026
Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

March 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved