• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Pertamina Berencana Kembangkan Nuklir Ramah Lingkungan

Indra Purnama by Indra Purnama
February 18, 2021
in Industri
0
Disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir, Pertamina Serahkan Bantuan 305 Ventilator

Cobisnis.com – PT Pertamina (Persero) tengah melakukan transformasi bisnis guna menjawab tantangan dunia dalam kemajuan teknologi dan energi bersih.Bahkan untuk ke sektor nuklir, Pertamina mengaku juga melakukan kajian kemungkinan pengembangan ini.

VP Downstream Research & Technology Innovation Pertamina Andianto Hidayat menuturkan saat ini memang terjadi disrupsi energi secara besar besaran. Perusahaan migas kelas dunia pun berbondong bondong melakukan shifting bisnis yang semula hanya energi fosil ke energi bersih.

Hal ini juga yang mendorong Pertamina untuk ketat melakukan kajian semua sektor energi bersih. “Kami juga menyesuaikan disrupsi energi ini. Untuk jangka pendek memang kita sudah kembangkan Geothermal. Namun kedepan kami juga sedang melakukan berbagai penelitian untuk hal-hal lain seperti ocean energy, liquidfuel coal bahkan ke nuklir,” ujar Andianto dalam keterangan resminya usai diskusi virtual, Rabu (17/2/2021)

Andianto menegaskan, Pertamina sudah mulai mengkaji kemungkinan pengembangan nuklir ini. Dari kajian yang sudah dilakukan, sebenarnya nuklir sangat potensi dikembangkan di Indonesia. Apalagi, nuklir bisa diterapkan dengan aspek safety yang tinggi.

“Ini sedang secara paralel kami kaji juga. Seperti apa model dan pengembangannya. Energi nuklir ini sangat ramah lingkungan dan memiliki aspek safety yang tinggi sebenarnya,” ujar Andianto.

Namun, tentu saja Pertamina tidak dapat serta merta mengeluarkan kebijakan tertentu terkait Nuklir. Andianto menjelaskan Pertamina bersiap dengan segudang kajian. Namun, apakah ini akan diimplementasikan hal tersebut bergantung pada kebijakan pemerintah. “Ini semua tergantung seperti apa kebijakan pemerintah nantinya,” ujar Andianto.

Energi Baru Terbarukan (EBT) memang jadi fokus Pertamina ke depan.Manajemen menjadikan EBT sebagai energi utama dalam kegiatan operasionalnya. Total ada sekitar 1,5 Gigawatt (GW) kebutuhan energi yang akan dipasok pembangkit listrik berbasis EBT.

Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan salah satu pembangkit EBT yang akan menjadi fokus untuk digunakan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pertamina akan membangun PLTS untuk memasok listrik ke fasilitas produksi di hulu maupun operasional di bisnis hilir.

“Kami bisa bangun panel surya di semua kilang untuk menjadi bauran energi di sana, dan juga di terminal bahan bakar minyak (BBM),” kata Nicke.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course

Related Posts

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

by Rizki Meirino
April 7, 2026
0

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat (tengah) didampingi Plt. Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation...

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

April 7, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved