• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Perlambatan Ekonomi China Berdampak Terbatas bagi RI

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 14, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

JAKARTA,Cobisnis.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan terus mengikuti perkembangan ekonomi China yang menunjukan tanda perlambatan serta dampaknya bagi Indonesia.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengungkapkan bahwa China merupakan salah satu mitra perdagangan strategis RI dan gejala slowdown diyakini bakal memberi efek rambatan ke ekonomi nasional. Meski begitu, Febrio menegaskan bahwa ekses yang ditimbulkan kali ini masih cukup terbatas.

“Kita lihat memang ada risiko dari perambatan ekonomi China walaupun (mereka) sudah me-reopening ekonominya,” ujar dia dalam konferensi pers APBN belum lama ini.

Febrio menjelaskan pasca dibukanya kembali aktivitas produktif di negara Asia Timur itu, tingkat produksi yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan.

“Ini juga terlihat dari Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur China yang masih di zona kontraksi,” tutur dia.

Sebagai informasi, reopening ekonomi China di awal tahun membawa harapan besar bagi kebangkitan ekonomi dunia. Pasalnya, China merupakan negara basis produksi global yang terhubung dengan rantai pasok dari banyak negara.

Perlambatan ekonomi China bisa berarti tekanan bagi para negara penyuplai bahan baku. Begitupun sebaliknya, saat perekonomian mereka bergerak kencang maka demand untuk raw material cukup tinggi.

Mengutip informasi yang dirilis Kementerian Keuangan, diketahui bahwa PMI manufaktur China berada di level 49,2. Angka tersebut berada di bawah kategori ekspansi karena tidak mencapai level 50.

Sementara itu, Indonesia masih terus menunjukan laju positif dengan menorehkan PMI manufaktur sebesar 53,3 atau melanjutkan rekor ekspansif selama 23 bulan berturut-turut.

Adapun, pertumbuhan ekonomi China pada akhir kuartal II/2023 adalah sebesar 6,3 persen year on year (yoy) dan Indonesia tercatat sebesar 5,17 persen.

Tags: cobisnis.comEkonomi Chinakementerian keuangan

Related Posts

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mencatat adanya penurunan jumlah warga Indonesia yang berangkat menunaikan ibadah umrah dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi...

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Korea Utara menyatakan dukungannya atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Pada saat yang sama,...

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah video yang menampilkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi ikan lele mentah, bahkan disebut masih...

Polri Tegaskan Akan Menindak Ormas yang Memaksa Pengusaha Memberi THR

Polri Tegaskan Akan Menindak Ormas yang Memaksa Pengusaha Memberi THR

by Hidayat Taufik
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang...

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

Bersih-bersih, Ribuan Pegawai Pajak Dimutasi dan Posisi Strategis Diisi Profesional

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melakukan mutasi besar-besaran terhadap 2.043 pegawai. Kebijakan ini diambil setelah rotasi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

Purbaya Tegaskan Utang Kereta Cepat Whoosh Rp 120 Triliun Tak Akan Bebani APBN

March 11, 2026
Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

Kolaborasi BSN dan KCI Hadirkan Co-Branding Kartu Multi Trip

March 11, 2026
Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

Konflik di Timur Tengah Sebabkan Jumlah Jemaah Umrah Indonesia Menurun

March 11, 2026
Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

Makin Panas! Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS–Israel

March 11, 2026
Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

Heboh Menu MBG Lele Mentah Ditolak Sekolah di Pamekasan, BGN Angkat Bicara

March 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved