• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Perlambatan Ekonomi China Berdampak Terbatas bagi RI

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
August 14, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Begini Ramalan Terbaru Ekonomi Global Versi Sri Mulyani

JAKARTA,Cobisnis.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan terus mengikuti perkembangan ekonomi China yang menunjukan tanda perlambatan serta dampaknya bagi Indonesia.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu mengungkapkan bahwa China merupakan salah satu mitra perdagangan strategis RI dan gejala slowdown diyakini bakal memberi efek rambatan ke ekonomi nasional. Meski begitu, Febrio menegaskan bahwa ekses yang ditimbulkan kali ini masih cukup terbatas.

“Kita lihat memang ada risiko dari perambatan ekonomi China walaupun (mereka) sudah me-reopening ekonominya,” ujar dia dalam konferensi pers APBN belum lama ini.

Febrio menjelaskan pasca dibukanya kembali aktivitas produktif di negara Asia Timur itu, tingkat produksi yang dihasilkan tidak sesuai dengan harapan.

“Ini juga terlihat dari Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur China yang masih di zona kontraksi,” tutur dia.

Sebagai informasi, reopening ekonomi China di awal tahun membawa harapan besar bagi kebangkitan ekonomi dunia. Pasalnya, China merupakan negara basis produksi global yang terhubung dengan rantai pasok dari banyak negara.

Perlambatan ekonomi China bisa berarti tekanan bagi para negara penyuplai bahan baku. Begitupun sebaliknya, saat perekonomian mereka bergerak kencang maka demand untuk raw material cukup tinggi.

Mengutip informasi yang dirilis Kementerian Keuangan, diketahui bahwa PMI manufaktur China berada di level 49,2. Angka tersebut berada di bawah kategori ekspansi karena tidak mencapai level 50.

Sementara itu, Indonesia masih terus menunjukan laju positif dengan menorehkan PMI manufaktur sebesar 53,3 atau melanjutkan rekor ekspansif selama 23 bulan berturut-turut.

Adapun, pertumbuhan ekonomi China pada akhir kuartal II/2023 adalah sebesar 6,3 persen year on year (yoy) dan Indonesia tercatat sebesar 5,17 persen.

Tags: cobisnis.comEkonomi Chinakementerian keuangan

Related Posts

Jon Ossoff Serang Natalie Harp, Ajudan Trump yang Jadi Sorotan

Ferrari Luce Terjual Rp600 Miliar, Pecahkan Rekor Mobil Baru Termahal

by Zahra Zahwa
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ferrari Luce mencetak rekor baru dalam lelang mobil mewah. Model khusus Ferrari Luce “Chassis 0” terjual seharga...

TOTM Technologies dan KORIKA Jalin Kolaborasi untuk Perkuat Adopsi Teknologi di ASEAN

TOTM Technologies dan KORIKA Jalin Kolaborasi untuk Perkuat Adopsi Teknologi di ASEAN

by Rizki Meirino
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TOTM Technologies Limited (SGX: 42F) dan Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) menjalin kerja sama...

Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

Pasca Gempa NTT, XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

by Rizki Meirino
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi setelah gempa berdampak pada sejumlah wilayah...

Update Gempa NTT: BNPB Sebut Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

Update Gempa NTT: BNPB Sebut Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

by Hidayat Taufik
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak ada lagi laporan warga yang hilang setelah gempa bumi berkekuatan...

Wabah Ebola di Kongo

Wabah Ebola di Kongo Makin Ganas, 2.325 Orang Tewas dan 101 Kasus Baru

by Desti Dwi Natasya
August 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kini menjadi wabah paling mematikan dalam sejarah negara tersebut. Berdasarkan data...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

August 8, 2026
6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

August 7, 2026
Kolonel Priyo Pimpin Upacara HUT RI dengan Khidmat, Prabowo Beri Apresiasi

Kolonel Priyo Pimpin Upacara HUT RI dengan Khidmat, Prabowo Beri Apresiasi

August 17, 2026
Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

August 17, 2026
DPR Minta Kemenkes Kerahkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT

DPR Minta Kemenkes Kerahkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT

August 18, 2026
Jon Ossoff Serang Natalie Harp, Ajudan Trump yang Jadi Sorotan

Ferrari Luce Terjual Rp600 Miliar, Pecahkan Rekor Mobil Baru Termahal

August 18, 2026
Kebiasaan Duduk di Toilet - Pexels/Miriam Alonso

Kebiasaan Duduk di Toilet Terlalu Lama Bisa Bikin Wasir

August 18, 2026
3 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi di NTT Segera Jalani Persidangan

3 Tersangka Penyalahgunaan BBM Subsidi di NTT Segera Jalani Persidangan

August 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved