• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Perang Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN RI Tertekan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Perang Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN RI Tertekan

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan harga minyak dunia yang melampaui US$100 per barel mulai menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas ekonomi Indonesia pada 2026. Gejolak ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak langsung pada pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak global memberi tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah menghadapi dilema antara mempertahankan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat atau menahan beban fiskal yang terus meningkat akibat lonjakan harga energi.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri dapat memicu inflasi yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga energi hampir selalu diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok di berbagai sektor.

Menurut Fahmy, kondisi ini akan langsung berdampak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Penurunan daya beli dapat terjadi ketika biaya transportasi dan distribusi meningkat, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami kenaikan yang seimbang.

Situasi tersebut menjadi semakin sensitif karena terjadi menjelang periode mudik Lebaran. Jika harga BBM dinaikkan dalam waktu berdekatan dengan hari raya, potensi inflasi bisa meningkat lebih tajam karena permintaan barang dan jasa juga sedang tinggi.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi berpotensi membawa ekonomi Indonesia mendekati fase resesi. Ia memperkirakan inflasi tahunan bisa menembus kisaran 6 hingga 8 persen apabila harga BBM naik secara signifikan.

Kondisi tersebut berisiko memicu perlambatan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketika masyarakat menahan belanja, sektor industri dan perdagangan juga ikut terdampak karena permintaan pasar melemah.

Bhima juga mengingatkan potensi meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) jika industri mulai mengalami penurunan penjualan. Penurunan aktivitas ekonomi dapat mempersempit kelas menengah dan meningkatkan jumlah masyarakat yang kembali berada di bawah garis kemiskinan.

Untuk meredam tekanan tersebut, para ekonom mendorong pemerintah melakukan refocusing atau pengalihan anggaran dari beberapa program besar yang dinilai tidak mendesak. Langkah ini dianggap dapat memberikan ruang fiskal tambahan untuk menahan kenaikan harga BBM subsidi.

Bhima memperkirakan pemerintah memiliki potensi realokasi anggaran hingga sekitar Rp340 triliun dari sejumlah program besar dan belanja yang kurang produktif. Dana tersebut dapat digunakan sebagai penyangga fiskal untuk menjaga stabilitas harga energi dan mengendalikan inflasi.

Di sisi lain, Fahmy Radhi juga menilai relokasi anggaran menjadi pilihan yang lebih rasional dalam kondisi darurat ekonomi global. Menurutnya, menjaga stabilitas harga energi akan membantu mempertahankan daya beli masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Ia juga memproyeksikan harga minyak dunia masih berpotensi terus meningkat jika konflik di Timur Tengah semakin meluas. Bahkan, harga minyak bisa mencapai US$150 per barel jika jalur distribusi energi global seperti Selat Hormuz terganggu.

Situasi ini membuat pemerintah harus bergerak cepat menyiapkan strategi mitigasi, baik melalui kebijakan fiskal maupun penguatan cadangan energi nasional. Stabilitas harga energi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download huawei firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: apbnCobisnisEkonomi Indonesiaenergi globalHarga minyak duniaInflasi IndonesiaPebisnismuda

Related Posts

OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan atau...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Usai Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Minta Kemenkeu Tetap Solid

Usai Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Minta Kemenkeu Tetap Solid

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9). Suahasil...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OTT KPK di Bogor Berujung 8 Tersangka, Bos Summarecon Ikut Terseret

KPK Naikkan Kasus OTT Suap HGB Bogor ke Penyidikan

September 15, 2026
Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

Siap Siap Ambil Cuti, Ini 6 Long Weekend yang Ada di 2027

September 15, 2026
Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

Polisi Tangkap Wanita di Cilegon, Sita 3 Jenis Narkoba

September 15, 2026
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Rp23 Triliun untuk Gaji P3K

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Qualcomm Pertimbangkan Samsung Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kim Jong Un Tegaskan Dukungan untuk Putin

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Kementerian PU Buka Uji Coba Kelok 23

September 15, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Persib Siap Hadapi FC Seoul di ACL 2

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved