• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Perang Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN RI Tertekan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Perang Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN RI Tertekan

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan harga minyak dunia yang melampaui US$100 per barel mulai menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas ekonomi Indonesia pada 2026. Gejolak ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak langsung pada pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak global memberi tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah menghadapi dilema antara mempertahankan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat atau menahan beban fiskal yang terus meningkat akibat lonjakan harga energi.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri dapat memicu inflasi yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga energi hampir selalu diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok di berbagai sektor.

Menurut Fahmy, kondisi ini akan langsung berdampak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Penurunan daya beli dapat terjadi ketika biaya transportasi dan distribusi meningkat, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami kenaikan yang seimbang.

Situasi tersebut menjadi semakin sensitif karena terjadi menjelang periode mudik Lebaran. Jika harga BBM dinaikkan dalam waktu berdekatan dengan hari raya, potensi inflasi bisa meningkat lebih tajam karena permintaan barang dan jasa juga sedang tinggi.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi berpotensi membawa ekonomi Indonesia mendekati fase resesi. Ia memperkirakan inflasi tahunan bisa menembus kisaran 6 hingga 8 persen apabila harga BBM naik secara signifikan.

Kondisi tersebut berisiko memicu perlambatan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketika masyarakat menahan belanja, sektor industri dan perdagangan juga ikut terdampak karena permintaan pasar melemah.

Bhima juga mengingatkan potensi meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) jika industri mulai mengalami penurunan penjualan. Penurunan aktivitas ekonomi dapat mempersempit kelas menengah dan meningkatkan jumlah masyarakat yang kembali berada di bawah garis kemiskinan.

Untuk meredam tekanan tersebut, para ekonom mendorong pemerintah melakukan refocusing atau pengalihan anggaran dari beberapa program besar yang dinilai tidak mendesak. Langkah ini dianggap dapat memberikan ruang fiskal tambahan untuk menahan kenaikan harga BBM subsidi.

Bhima memperkirakan pemerintah memiliki potensi realokasi anggaran hingga sekitar Rp340 triliun dari sejumlah program besar dan belanja yang kurang produktif. Dana tersebut dapat digunakan sebagai penyangga fiskal untuk menjaga stabilitas harga energi dan mengendalikan inflasi.

Di sisi lain, Fahmy Radhi juga menilai relokasi anggaran menjadi pilihan yang lebih rasional dalam kondisi darurat ekonomi global. Menurutnya, menjaga stabilitas harga energi akan membantu mempertahankan daya beli masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Ia juga memproyeksikan harga minyak dunia masih berpotensi terus meningkat jika konflik di Timur Tengah semakin meluas. Bahkan, harga minyak bisa mencapai US$150 per barel jika jalur distribusi energi global seperti Selat Hormuz terganggu.

Situasi ini membuat pemerintah harus bergerak cepat menyiapkan strategi mitigasi, baik melalui kebijakan fiskal maupun penguatan cadangan energi nasional. Stabilitas harga energi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: apbnCobisnisEkonomi Indonesiaenergi globalHarga minyak duniaInflasi IndonesiaPebisnismuda

Related Posts

Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pekerja dan buruh yang menantikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 diimbau untuk mewaspadai pesan berantai dan tautan...

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

by Rachman
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI bersama anak perusahaannya, PT Inti Konten Indonesia (PT INTENS), merampungkan...

JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - JKT48 resmi merilis video musik terbaru berjudul Ayo Senyumlah pada Sabtu (24/10/2026). Video musik tersebut memadukan unsur...

Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Investasi besar-besaran dan meluasnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di dunia usaha dinilai belum memberikan...

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

by Rizki Meirino
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – AXIS Nation Cup 2026 menetapkan 16 tim finalis yang akan memperebutkan gelar juara nasional dalam babak Grand Final...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

October 26, 2026
Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

October 26, 2026
Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

Persija Bungkam Persik 2-1, Macan Kemayoran Makin Kokoh di Puncak

October 26, 2026
Ilustrasi uang

Cek BSU 2026 Lewat Link Resmi Kemnaker

October 26, 2026
INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

INTI Group Rampungkan Pilkades e-Voting di 21 Desa Sumbawa Barat

October 26, 2026
JKT48 resmi merilis video musik Ayo Senyumlah dengan memadukan budaya Jepang, motif kain Nusantara, dan enam lagu daerah Indonesia.

JKT48 Rilis MV Ayo Senyumlah Sarat Makna Nusantara

October 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved