• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Perang Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN RI Tertekan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Perang Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN RI Tertekan

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan harga minyak dunia yang melampaui US$100 per barel mulai menimbulkan kekhawatiran serius terhadap stabilitas ekonomi Indonesia pada 2026. Gejolak ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berdampak langsung pada pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak global memberi tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah menghadapi dilema antara mempertahankan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat atau menahan beban fiskal yang terus meningkat akibat lonjakan harga energi.

Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri dapat memicu inflasi yang signifikan. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga energi hampir selalu diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok di berbagai sektor.

Menurut Fahmy, kondisi ini akan langsung berdampak pada masyarakat berpenghasilan rendah. Penurunan daya beli dapat terjadi ketika biaya transportasi dan distribusi meningkat, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami kenaikan yang seimbang.

Situasi tersebut menjadi semakin sensitif karena terjadi menjelang periode mudik Lebaran. Jika harga BBM dinaikkan dalam waktu berdekatan dengan hari raya, potensi inflasi bisa meningkat lebih tajam karena permintaan barang dan jasa juga sedang tinggi.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi berpotensi membawa ekonomi Indonesia mendekati fase resesi. Ia memperkirakan inflasi tahunan bisa menembus kisaran 6 hingga 8 persen apabila harga BBM naik secara signifikan.

Kondisi tersebut berisiko memicu perlambatan konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketika masyarakat menahan belanja, sektor industri dan perdagangan juga ikut terdampak karena permintaan pasar melemah.

Bhima juga mengingatkan potensi meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) jika industri mulai mengalami penurunan penjualan. Penurunan aktivitas ekonomi dapat mempersempit kelas menengah dan meningkatkan jumlah masyarakat yang kembali berada di bawah garis kemiskinan.

Untuk meredam tekanan tersebut, para ekonom mendorong pemerintah melakukan refocusing atau pengalihan anggaran dari beberapa program besar yang dinilai tidak mendesak. Langkah ini dianggap dapat memberikan ruang fiskal tambahan untuk menahan kenaikan harga BBM subsidi.

Bhima memperkirakan pemerintah memiliki potensi realokasi anggaran hingga sekitar Rp340 triliun dari sejumlah program besar dan belanja yang kurang produktif. Dana tersebut dapat digunakan sebagai penyangga fiskal untuk menjaga stabilitas harga energi dan mengendalikan inflasi.

Di sisi lain, Fahmy Radhi juga menilai relokasi anggaran menjadi pilihan yang lebih rasional dalam kondisi darurat ekonomi global. Menurutnya, menjaga stabilitas harga energi akan membantu mempertahankan daya beli masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Ia juga memproyeksikan harga minyak dunia masih berpotensi terus meningkat jika konflik di Timur Tengah semakin meluas. Bahkan, harga minyak bisa mencapai US$150 per barel jika jalur distribusi energi global seperti Selat Hormuz terganggu.

Situasi ini membuat pemerintah harus bergerak cepat menyiapkan strategi mitigasi, baik melalui kebijakan fiskal maupun penguatan cadangan energi nasional. Stabilitas harga energi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah gejolak global.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: apbnCobisnisEkonomi Indonesiaenergi globalHarga minyak duniaInflasi IndonesiaPebisnismuda

Related Posts

ASABRI dan OJK Malang memperkuat literasi keuangan peserta melalui Program PUNDI, termasuk edukasi investasi dan perlindungan data di era digital.

ASABRI dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Peserta

by Rizki Meirino
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT ASABRI (Persero) melalui Kantor Cabang Malang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang untuk meningkatkan pemahaman...

Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand. Berapa hadiah uang yang diterima Garuda?

Timnas Indonesia Raih Trofi dan Hadiah Juara

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia bukan cuma membawa pulang trofi setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga berhak atas...

RS Kemang Medical Care resmi bertransformasi menjadi RSU dengan menghadirkan layanan Healthy Aging, Brain and Spine, serta Pain Management untuk kebutuhan kesehatan lintas

RS Kemang Medical Care Resmi Jadi RSU

by Rizki Meirino
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - RS Kemang Medical Care (KMC) resmi bertransformasi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) menjadi Rumah Sakit...

Tottenham mendapat kabar positif terkait kondisi Micky van de Ven dan Jan Paul van Hecke jelang menghadapi Manchester United.

Tottenham Lega Jelang Hadapi Manchester United

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tottenham Hotspur mendapat kabar positif mengenai kondisi Micky van de Ven dan Jan Paul van Hecke yang...

Komandan senior IRGC Ali Fadavi mengklaim kapal perang AS telah mundur lebih dari 1.000 kilometer dari perbatasan Iran.

IRGC Klaim Armada AS Mundur dari Hormuz

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komandan senior Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ali Fadavi, mengklaim kapal perang Amerika Serikat telah mundur lebih...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

October 6, 2026
Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

October 6, 2026
Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

October 6, 2026
MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

October 6, 2026
Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
ASABRI dan OJK Malang memperkuat literasi keuangan peserta melalui Program PUNDI, termasuk edukasi investasi dan perlindungan data di era digital.

ASABRI dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Peserta

October 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved