• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 1, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar keuangan global diguncang sell-off lintas aset secara serempak dalam 24 jam terakhir. Kejadian ini menjadi salah satu episode pelemahan pasar paling ekstrem dalam beberapa dekade.

Pada Jumat, 30 Januari 2026, hampir seluruh kelas aset utama mengalami tekanan bersamaan. Logam mulia rontok, saham melemah, dan aset kripto ikut tenggelam dalam satu sesi perdagangan.

Fenomena ini bukan koreksi biasa. Secara historis, pola sell-off serempak lintas aset biasanya muncul saat ekspektasi fundamental pasar berubah secara drastis dan kolektif.

Pemicu utamanya bukan kepanikan irasional, melainkan perubahan arah ekspektasi kebijakan moneter global. Pasar mulai mengantisipasi pengetatan likuiditas yang lebih lama dan lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

Emas menjadi sorotan utama setelah anjlok 10,9 persen dalam satu hari. Penurunan ini menghapus sekitar 4,1 triliun dolar AS nilai pasar global dan menjadi salah satu kejatuhan harian terdalam sejak era Paul Volcker di awal 1980-an.

Tekanan pada emas terjadi seiring lonjakan real yield dan penguatan dolar AS. Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga riil.

Perak mengalami nasib lebih buruk dengan kejatuhan 21,5 persen dalam satu sesi. Sekitar 1,4 triliun dolar AS nilai pasar perak global lenyap akibat aksi forced liquidation.

Sebagai aset hibrida antara safe haven dan komoditas industri, perak kerap menjadi korban pertama dalam fase risk-off ekstrem. Investor menjual aset yang paling likuid untuk mendapatkan dana tunai.

Di sektor komoditas industri, tembaga turun 10,3 persen dan menghapus sekitar 40 miliar dolar AS nilai pasar. Penurunan tajam ini memperkuat sinyal perlambatan ekonomi global.

Tembaga yang sering dijuluki “Dr. Copper” mencerminkan ekspektasi pertumbuhan dunia. Saat harganya jatuh sedalam ini, pasar sedang menurunkan proyeksi ekonomi global secara struktural.

Pasar saham juga ikut kehilangan pijakan. Indeks S&P 500 turun 0,6 persen, dengan sekitar 380 miliar dolar AS kapitalisasi pasar menguap dalam satu hari.

Meski terlihat kecil secara persentase, penurunan ini signifikan secara psikologis. Selama dua tahun terakhir, reli saham lebih banyak ditopang likuiditas longgar, bukan fundamental ekonomi yang kuat.

Nasdaq mencatat tekanan lebih dalam dengan penurunan 1,2 persen. Sekitar 480 miliar dolar AS nilai pasar hilang, mencerminkan kerentanan saham teknologi terhadap kenaikan suku bunga riil.

Saham growth sangat bergantung pada valuasi masa depan. Ketika real yield naik, nilai masa depan tersebut otomatis terdiskon lebih besar hari ini.

Aset kripto kembali membuktikan posisinya dalam krisis likuiditas. Bitcoin turun 6,6 persen dan menghapus sekitar 108 miliar dolar AS kapitalisasi pasar.

Dalam kondisi tekanan global, Bitcoin tidak berperilaku sebagai safe haven seperti emas. Ia bergerak menyerupai saham teknologi berisiko tinggi.

Ethereum juga terseret dengan penurunan 7,5 persen dan sekitar 25 miliar dolar AS nilai pasar menghilang. Dalam krisis likuiditas, kualitas teknologi tidak menjadi pertimbangan utama investor.

Fase ini menunjukkan bahwa pasar tidak menghukum kualitas aset, melainkan likuiditasnya. Aset yang paling mudah dijual menjadi korban utama.

Sell-off 30 Januari 2026 menandai potensi perubahan rezim pasar. Bukan sekadar volatilitas jangka pendek, tetapi sinyal awal pergeseran besar dalam likuiditas dan ekspektasi kebijakan global.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: CobisnisGlobal EconomyLikuiditasMarket CrashPebisnismudaRisk OffThe Fed

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

OpenAI

OpenAI Hentikan Pengujian AI di Internet Terbuka

by Desti Dwi Natasya
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI memutuskan menghentikan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) dengan akses langsung ke internet terbuka setelah serangkaian insiden...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

Pasokan Gas RI Dipangkas Selama 18 Hari, Ini Respons Singapura

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved