• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 1, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar keuangan global diguncang sell-off lintas aset secara serempak dalam 24 jam terakhir. Kejadian ini menjadi salah satu episode pelemahan pasar paling ekstrem dalam beberapa dekade.

Pada Jumat, 30 Januari 2026, hampir seluruh kelas aset utama mengalami tekanan bersamaan. Logam mulia rontok, saham melemah, dan aset kripto ikut tenggelam dalam satu sesi perdagangan.

Fenomena ini bukan koreksi biasa. Secara historis, pola sell-off serempak lintas aset biasanya muncul saat ekspektasi fundamental pasar berubah secara drastis dan kolektif.

Pemicu utamanya bukan kepanikan irasional, melainkan perubahan arah ekspektasi kebijakan moneter global. Pasar mulai mengantisipasi pengetatan likuiditas yang lebih lama dan lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

Emas menjadi sorotan utama setelah anjlok 10,9 persen dalam satu hari. Penurunan ini menghapus sekitar 4,1 triliun dolar AS nilai pasar global dan menjadi salah satu kejatuhan harian terdalam sejak era Paul Volcker di awal 1980-an.

Tekanan pada emas terjadi seiring lonjakan real yield dan penguatan dolar AS. Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga riil.

Perak mengalami nasib lebih buruk dengan kejatuhan 21,5 persen dalam satu sesi. Sekitar 1,4 triliun dolar AS nilai pasar perak global lenyap akibat aksi forced liquidation.

Sebagai aset hibrida antara safe haven dan komoditas industri, perak kerap menjadi korban pertama dalam fase risk-off ekstrem. Investor menjual aset yang paling likuid untuk mendapatkan dana tunai.

Di sektor komoditas industri, tembaga turun 10,3 persen dan menghapus sekitar 40 miliar dolar AS nilai pasar. Penurunan tajam ini memperkuat sinyal perlambatan ekonomi global.

Tembaga yang sering dijuluki “Dr. Copper” mencerminkan ekspektasi pertumbuhan dunia. Saat harganya jatuh sedalam ini, pasar sedang menurunkan proyeksi ekonomi global secara struktural.

Pasar saham juga ikut kehilangan pijakan. Indeks S&P 500 turun 0,6 persen, dengan sekitar 380 miliar dolar AS kapitalisasi pasar menguap dalam satu hari.

Meski terlihat kecil secara persentase, penurunan ini signifikan secara psikologis. Selama dua tahun terakhir, reli saham lebih banyak ditopang likuiditas longgar, bukan fundamental ekonomi yang kuat.

Nasdaq mencatat tekanan lebih dalam dengan penurunan 1,2 persen. Sekitar 480 miliar dolar AS nilai pasar hilang, mencerminkan kerentanan saham teknologi terhadap kenaikan suku bunga riil.

Saham growth sangat bergantung pada valuasi masa depan. Ketika real yield naik, nilai masa depan tersebut otomatis terdiskon lebih besar hari ini.

Aset kripto kembali membuktikan posisinya dalam krisis likuiditas. Bitcoin turun 6,6 persen dan menghapus sekitar 108 miliar dolar AS kapitalisasi pasar.

Dalam kondisi tekanan global, Bitcoin tidak berperilaku sebagai safe haven seperti emas. Ia bergerak menyerupai saham teknologi berisiko tinggi.

Ethereum juga terseret dengan penurunan 7,5 persen dan sekitar 25 miliar dolar AS nilai pasar menghilang. Dalam krisis likuiditas, kualitas teknologi tidak menjadi pertimbangan utama investor.

Fase ini menunjukkan bahwa pasar tidak menghukum kualitas aset, melainkan likuiditasnya. Aset yang paling mudah dijual menjadi korban utama.

Sell-off 30 Januari 2026 menandai potensi perubahan rezim pasar. Bukan sekadar volatilitas jangka pendek, tetapi sinyal awal pergeseran besar dalam likuiditas dan ekspektasi kebijakan global.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy course download free
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: CobisnisGlobal EconomyLikuiditasMarket CrashPebisnismudaRisk OffThe Fed

Related Posts

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Kesepian Bukan Selalu Soal Sendiri, Ini yang Terjadi pada Anak Muda

Kesepian Bukan Selalu Soal Sendiri, Ini yang Terjadi pada Anak Muda

September 15, 2026
Cuaca Tak Bersahabat, Tim Penyelam Tunda Pencarian Korban KM Virgo

Cuaca Tak Bersahabat, Tim Penyelam Tunda Pencarian Korban KM Virgo

September 15, 2026
Girl group K-Pop ILLIT

ILLIT Siapkan Comeback dengan Mini Album Kelima

September 15, 2026
Dorong Ekonomi Sirkular, XLSMART Bawa #BYEBYEBOX Untuk Kelola E-WASTE ke ITB

Dorong Ekonomi Sirkular, XLSMART Bawa #BYEBYEBOX Untuk Kelola E-WASTE ke ITB

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved