• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, January 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Panel Surya Terbesar di Indonesia Ini Mampu Salurkan Listrik 15 MW per Hari

Fathi by Fathi
March 13, 2020
in Industri
0
Panel Surya Terbesar di Indonesia Ini Mampu Salurkan Listrik 15 MW per Hari

Cobisnis.com – Sebanyak 64.620 hamparan panel surya tersusun rapi di atas ladang seluas 29 hektare di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Sejak September 2019, kehadiran alat penangkap sinar matahari tersebut difungsikan oleh Vena Energy sebagai sumber energi listrik baru.

Per harinya, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Likupang rata-rata menyalurkan listrik mencapai 15 MW meskipun memiliki kapasitas terpasang 21 Mega Watt Peak (MWp).

“Jam beroperasi selama 12 jam, mulai dari jam 05.30 pagi sampai matahari terik bisa 15 MW, kalau enggak ya menurun. Kalau hujan bisa masuk 3 MW. Itu sampai jam 17.30,” kata Country Head Vena Energy Arisudono Soerono, ditemui di lokasi PLTS Likupang, seperti dikutip dari setkab.go.id, pada Kamis (12/3).

Dengan jumlah kapasitas terpasang tersebut, Ari menilai PLTS Likupang menjadi PLTS terbesar di Indonesia hingga saat ini dan sebagai penopang sistem kelistrikan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulutgo (Sulawesi Utara-Gorontalo) sebesar 15 MWp.

“Ini merupakan (PLTS) terbesar di Indonesia sebelum adanya PLTS Terapung di Cirata nanti,” jelas Ari.

Selanjutnya, Ari menjelaskan kemampuan konversi dari tegangan 800 Volt DC ke 380 Volt AC mengakibatkan adanya losses (susut) sebanyak 6 MW.

Setelah itu, sistem produksi listrik PLTS Likupang langsung terhubungan secara online dengan jaringan listrik milik PLN.

“Pembangkit ini online grid, setiap kWh kita produksi, kita langsung kirim ke PLN secara online tanpa (storage) baterai,” kata Ari.

Ia memastikan, meskipun tidak sepanjang hari listrik dihasilkan, tapi dari sisi harga jauh di bawah harga listrik yang menggunakan BBM atau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). “Yang jelas di bawah harga PLTD, jauh lebih murah,” tegasnya.

PLTS Likupang sendiri dibangun sejak Power Purchase Agreement (PPA) tahun 2017 akhir dan memakan waktu sekitar 1,5 tahun dengan total biaya investasi mencapai USD29,2 juta.

Pembangkit tersebut memiliki 120 arry box, 24 set inverter dan 6 PV box. “Kontrak jual beli listrik berlangsung selama 20 tahun dengan skema Built, Own, Operate, Transfer (BOOT),” ungkap Ari.

Selama puncak kegiatan konstruksi, PLTS Likupang mampu menyerap hingga 900 pekerja lokal. Sementara, saat beroperasi, 80% pekerjanya merupakan masyarakat sekitar.

Selama beroperasi, pembangkit ini mampu melistriki hingga 15.000 rumah tangga serta mengurangi efek gas rumah kaca hingga 20,01 kilo ton.

Sebagai informasi, Vena Energy merupakan perusahaan produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) yang fokus dalam pengembangan pembangkit listrik surya serta angin.

Selain PLTS Likupang, Vena juga merupakan produsen listrik swasta untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) Tolo di Jeneponto yang memiliki kapasitas 72 MW serta 3 PLTS di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan kapasitas masing-masing 7 MWp.

Peluang Ekspansi Keberhasilan mengoperasikan PLTS Likupang mendorong Vena Energy membuka opsi untuk melakukan ekspansi pada sejumlah proyeknya di Tanah Air, sambil menunggu keputusan PLN.

“Tergantung pada kesiapan dan kesediaan PLN sebab harus ikuti Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tapi kalau kami sangat siap,” ungkap Ari.

Vena Energy, sambung Ari, saat ini telah diundang oleh PLN untuk mengikuti tender PLTS di 3 lokasi di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur).

“Kita diundang oleh PLN dan telah memasuki Request for Proposal (RFP) di Pulau Jawa dengan kapasitas 150 MWp,” papar Ari.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi pengembangan PLTS mencapai 207,8 GWp dengan realisasi mencapai 0,15 GWp. Khusus wilayah Sulawesi Utara, potensi tenaga surya yang ada mencapai 2,1 GWp.

Tags: Cobisniscobisnis & bisnisPanel suryaTenaga surya

Related Posts

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Emas mencatatkan kinerja paling moncer sepanjang tahun 2025 dan meninggalkan seluruh kelas aset investasi lain. Logam mulia...

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Eropa hingga kini belum mampu mempertahankan diri tanpa dukungan Amerika...

Wall Street Naik Jelang Rilis Laporan Keuangan Emiten Besar

Wall Street Naik Jelang Rilis Laporan Keuangan Emiten Besar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/1/2026) waktu setempat, di tengah perhatian investor terhadap...

Pasca Banjir, Risiko Penyakit Meningkat dan Tak Bisa Dianggap Sepele

Pasca Banjir, Risiko Penyakit Meningkat dan Tak Bisa Dianggap Sepele

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga memicu ancaman kesehatan serius bagi...

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Media sosial ramai membahas video pemeriksaan seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diduga menjual...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Korban Berbalik Meminta Maaf, Istri Hogi Temui Keluarga Jambret

Korban Berbalik Meminta Maaf, Istri Hogi Temui Keluarga Jambret

January 25, 2026
Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun

Foto Jenazah Lula Lahfah Beredar, Polisi Benarkan Penemuan di Apartemen Jaksel

January 24, 2026
Di Persidangan, Ahok Ungkap Kendala Pengadaan Minyak di Pertamina

Di Persidangan, Ahok Ungkap Kendala Pengadaan Minyak di Pertamina

January 27, 2026
Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

January 27, 2026
Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

January 27, 2026
Wall Street Naik Jelang Rilis Laporan Keuangan Emiten Besar

Wall Street Naik Jelang Rilis Laporan Keuangan Emiten Besar

January 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved