JAKARTA, Cobisnis.com – Era turtleneck Steve Jobs tampaknya mulai mendapat pesaing baru di industri teknologi. Sejumlah perusahaan AI kini meluncurkan pakaian yang dirancang khusus untuk karyawan dan komunitas mereka.
OpenAI, Perplexity, Anthropic, dan Cohere termasuk perusahaan yang mengikuti tren tersebut. Perplexity, misalnya, menjual jaket padded berwarna ecru dengan kerah korduroi. Jaket itu memiliki label kain bertuliskan “Curious” dan dibanderol US$135.
Sementara itu, Cohere menawarkan kaus “Stacking Stones” seharga US$41. Bagian belakangnya memuat tulisan “The Material of Now”. OpenAI juga menjual sweatshirt half-zip bertema “Research” dengan harga US$175.
Selain itu, Palantir menawarkan chore coat berwarna biru royal seharga US$239. Sejumlah produk tersebut bahkan sudah habis terjual. Kondisi itu menunjukkan tingginya minat terhadap merchandise bergaya fashion dari perusahaan teknologi.
Tren tersebut juga mendapat respons positif dari kalangan pekerja industri teknologi. Rachel Tobac, CEO perusahaan keamanan siber SocialProof Security, menyebut koleksi terbaru OpenAI sangat menarik.
Developer advocate DigitalOcean Haimantika Mitra juga menilai merchandise teknologi kini tidak lagi membosankan. Namun, perusahaan teknologi tidak sekadar ingin menjual pakaian. Mereka juga ingin membangun identitas di sekitar produk dan komunitasnya.
Ben King, direktur desain OpenAI, mengatakan timnya mencari inspirasi dari komunitas pengguna dan pendukung perusahaan. Tim tersebut melihat pakaian yang umum digunakan pekerja teknologi. Kaos, sweatshirt, dan topi menjadi pilihan utama.
Karena itu, King dan timnya mencoba menciptakan versi yang lebih menarik dari pakaian tersebut. OpenAI awalnya membuat koleksi itu khusus untuk karyawan melalui situs internal perusahaan.
Setelah melihat antusiasme yang tinggi, perusahaan kemudian menawarkan sebagian koleksi kepada publik. Hasilnya, koleksi kapsul tersebut habis terjual hanya dalam beberapa hari.
Tren ini menunjukkan perubahan cara perusahaan teknologi membangun identitas. Kini, pakaian ikut menjadi bagian dari budaya dan citra perusahaan AI.













