• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Neraca Perdagangan Indonesia Cetak Surplus Selama 53 Bulan Berturut-turut

Saeful Imam by Saeful Imam
October 15, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Neraca Perdagangan Indonesia Cetak Surplus Selama 53 Bulan Berturut-turut

Surplus perdagangan

JAKARTA, COBISNIS.COM – Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada September 2024, yang berarti Indonesia telah mencatatkan surplus selama 53 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), surplus neraca perdagangan barang pada bulan tersebut mencapai US$ 3,26 miliar, meningkat sebesar US$ 0,48 miliar dibandingkan dengan surplus bulan sebelumnya yang mencapai US$ 2,78 miliar.

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa tiga negara yang memberikan kontribusi terbesar terhadap surplus neraca perdagangan Indonesia pada September 2024 adalah Amerika Serikat (AS), India, dan Filipina.

Ia menjelaskan bahwa nilai surplus perdagangan dengan AS mencapai US$ 1,39 miliar, sementara dengan India mencapai US$ 942 juta, dan Filipina sebesar US$ 783,9 juta.

Surplus perdagangan dengan Amerika Serikat didorong oleh ekspor komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85) senilai US$ 277,8 juta, pakaian dan aksesoris rajutan (HS 61) senilai US$ 214,3 juta, serta alas kaki (HS 64) yang mencapai US$ 213,2 juta. Sedangkan, surplus perdagangan dengan India didorong oleh ekspor bahan bakar mineral (HS 27) senilai US$ 506,4 juta, lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$ 196,6 juta, serta besi dan baja yang mencapai US$ 175,7 juta.

Amalia juga menambahkan bahwa surplus perdagangan dengan Filipina didukung oleh ekspor kendaraan dan bagiannya (HS 87) sebesar US$ 285,4 juta, bahan bakar mineral (HS 27) sebesar US$ 238,3 juta, serta lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) yang mencapai US$ 51,2 juta.

Di sisi lain, tiga negara penyumbang defisit neraca perdagangan terbesar pada September 2024 adalah China, Australia, dan Thailand. Defisit dengan China tercatat sebesar US$ 630,7 juta, didorong oleh impor mesin dan peralatan mekanis (HS 84) senilai US$ 1.437,1 juta, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya (HS 85) senilai US$ 1.007,2 juta, serta kendaraan dan bagiannya yang menyebabkan defisit sebesar US$ 314,8 juta.

Australia mencatat defisit sebesar US$ 369,4 juta, dengan kontribusi terbesar berasal dari logam mulia dan perhiasan/permata (HS 71) senilai US$ 188 juta, serelia (HS 10) sebesar US$ 63,5 juta, dan bahan bakar mineral (HS 27) dengan defisit sebesar US$ 61,3 juta. Sementara itu, defisit neraca perdagangan dengan Thailand mencapai US$ 317,9 juta, yang didorong oleh impor plastik dan barang dari plastik (HS 39) senilai US$ 97,5 juta, kendaraan dan bagiannya (HS 87) sebesar US$ 94,2 juta, serta mesin dan peralatan mekanis (HS 84) senilai US$ 83,7 juta.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: neraca perdagangan indonesiaselama 53 bulanSurplus

Related Posts

Realisasi APBD DKI Jakarta 2025 Tembus Rp 91,86 Triliun, Pemprov Catat Surplus Rp 3,89 Triliun

Realisasi APBD DKI Jakarta 2025 Tembus Rp 91,86 Triliun, Pemprov Catat Surplus Rp 3,89 Triliun

by Hidayat Taufik
January 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun 2025. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Mantap! PMI Manufaktur Indonesia di Mei 2021 Lebih Tinggi dari Korsel

Menko Airlangga Senang karena Surplus Perdagangan Raih Rekor Tertinggi

by Indra Purnama
January 18, 2022
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menilai kinerja ekspor dan impor Indonesia 2021 telah meraih pencapaian positif...

Surplus Perdagangan 2021 Sebesar 35 Miliar Dolar AS jadi yang Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

Surplus Perdagangan 2021 Sebesar 35 Miliar Dolar AS jadi yang Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

by Indra Purnama
January 17, 2022
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengklaim bahwa neraca perdagangan Indonesia yang surplus 35,34 miliar dolar AS pada sepanjang...

Kuartal III Diperkirakan Minus 3,13 Persen, RI Siap Resesi

Kuartal III Diperkirakan Minus 3,13 Persen, RI Siap Resesi

by Gilang Praditya
November 5, 2020
0

Cobisnis.com - Jelang laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini, Ekonomi Indonesia kuartal III 2020 diperkirakan minus 3,13 persen...

Aktivitas Bongkar Muat IPCC Normal di Tengah Penyebaran Wabah Corona

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD2,3 Miliar pada Agustus 2020

by Gilang Praditya
September 18, 2020
0

Cobisnis.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto menjelaskan, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 mengalami surplus USD2,3 miliar yang merupakan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

UMKM Lokal Raup Cuan di Ramadan, TikTok Jadi Kunci Promosi Efektif

March 17, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026

Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026

March 17, 2026
Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

Konflik Iran Ganggu Agenda Global, Pertemuan Trump dan Xi Jinping Mundur

March 17, 2026
Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

Konflik Global Memanas, BI Pastikan Tak Ada Opsi Turunkan Suku Bunga

March 17, 2026
Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Group Proyeksikan 2026 Sebagai Fase Turnaround

March 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved