• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Negara dengan Konsumsi Ikan Terbesar dan Faktor Pendorongnya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 26, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Negara dengan Konsumsi Ikan Terbesar dan Faktor Pendorongnya

JAKARTA, Cobisnis.com – China dan Islandia tercatat sebagai dua negara dengan konsumsi ikan tertinggi di dunia, namun keduanya memimpin di kategori berbeda. China unggul dalam total konsumsi, sementara Islandia menjadi juara konsumsi per kapita.

China berada di posisi teratas karena ukuran populasinya yang besar serta budaya makan ikan yang sudah mengakar sejak ribuan tahun. Banyak daerah di negara tersebut mengandalkan ikan air tawar sebagai protein utama. Situasi ini membuat volume konsumsi mereka jauh melampaui negara lain.

Produksi ikan China juga menjadi faktor pendongkrak. Sebagai produsen ikan terbesar di dunia, pasokan berlimpah membuat harga lebih stabil dan konsumsi semakin mudah tumbuh. Industri budidaya, terutama carp dan tilapia, membuat negeri itu mendominasi rantai pasok global.

Sementara itu, posisi Islandia mencolok bukan karena jumlah penduduknya, tetapi karena rasio konsumsi per orang yang sangat tinggi. Sebagai negara kepulauan dengan sektor maritim kuat, ikan menjadi bagian penting dari pola makan penduduknya. Cod, haddock, dan salmon menjadi menu harian yang umum.

Kecilnya jumlah penduduk Islandia membuat angka per kapita mereka melonjak jauh dibanding negara besar. Meski total konsumsinya tidak sebesar China, kebiasaan makan ikan setiap hari membuat rata-rata konsumsi penduduknya menjadi yang tertinggi di dunia.

Selain dua negara tersebut, beberapa wilayah pulau seperti Maladewa dan Jepang juga mencatat konsumsi tinggi. Faktor geografis dan budaya kuliner berperan besar dalam membentuk pola makan berbasis laut di negara-negara tersebut.

Globalisasi industri pangan juga ikut menggeser pola konsumsi ikan dunia. Produk praktis seperti tuna kaleng, fish fillet, dan surimi berbahan pollock membuat konsumsi ikan merata di berbagai kawasan, termasuk Eropa dan Amerika Utara.

Jenis ikan yang paling banyak dimakan pun sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan harga. Carp mendominasi Asia karena mudah dibudidayakan dan murah, sementara pollock dan tuna populer secara global berkat perannya dalam industri makanan olahan.

Di sisi lain, permintaan global yang meningkat terus mendorong negara produsen memperkuat sektor perikanan. Perubahan ini menjadi bagian dari dinamika ekonomi biru yang kian diperhatikan banyak negara.

Tren konsumsi ikan dunia tidak hanya mencerminkan pilihan kuliner, tetapi juga kondisi sosial dan ekonomi suatu negara. Ketersediaan pasokan, budaya, serta kebijakan pangan adalah faktor utama yang membentuk siapa pemimpin konsumsi ikan dunia hari ini.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download huawei firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: ChinaCobisnisEkonomi MaritimIslandiaKonsumsi Ikan DuniaPebisnismudaTren Pangan Global

Related Posts

Indonesia Tampilkan Budaya Nusantara di Pembukaan Asian Beach Games 2026

Indonesia Tampilkan Budaya Nusantara di Pembukaan Asian Beach Games 2026

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kontingen Indonesia menampilkan kekayaan budaya Nusantara saat pembukaan Asian Beach Games 2026 di Hainan, China, Rabu malam....

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Kasus Kue Mengecewakan Ungkap Jaringan Vendor Palsu di China

Kasus Kue Mengecewakan Ungkap Jaringan Vendor Palsu di China

by Zahra Zahwa
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah keluhan pelanggan soal kue ulang tahun memicu terbongkarnya skandal besar “ghost cake” di China. Kasus ini...

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti potensi kebocoran BBM subsidi ke luar negeri akibat perbedaan harga yang cukup signifikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi Konflik Timur Tengah

Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi Konflik Timur Tengah

April 22, 2026
XP+ Transformasi Brand, Pertegas Posisi sebagai Mitra Strategis

XP+ Transformasi Brand, Pertegas Posisi sebagai Mitra Strategis

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Indonesia Tampilkan Budaya Nusantara di Pembukaan Asian Beach Games 2026

Indonesia Tampilkan Budaya Nusantara di Pembukaan Asian Beach Games 2026

April 22, 2026
Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

April 22, 2026
LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

April 22, 2026
Mets Terpuruk 2026, Kekalahan Beruntun Capai 12 Laga

Mets Terpuruk 2026, Kekalahan Beruntun Capai 12 Laga

April 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved